This Author published in this journals
All Journal Imbaya
Fauziyyah, Nurul Hanna Fauziyyah
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

GAYA BAHASA NETIZEN DALAM KOLOM KOMENTAR PADA UNGGAHAN AKUN INSTAGRAM @GUSMIFTAH (KAJIAN STILISTIKA) Sarifah Oktaviani; Fauziyyah, Nurul Hanna Fauziyyah; Dwi Cahyono Aji
Jurnal Imbaya Vol. 7 No. 2 (2025): IMBAYA
Publisher : Pendidikan Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bentuk-bentuk gaya bahasa yang digunakan oleh netizen dalam kolom komentar akun instagram pribadi milik Gus Miftah. Fokus penelitian diarahkan pada identifikasi dan analisis penggunaan gaya bahasa kiasan yang meliputi persamaan (simile), metafora, alegori, alusi, personifikasi, eponim, sinekdoke, metonimia, antonomasia, hipalase, antifrasis, epitet, ironi, sinisme, sarkasme, satire, inuendo, dan paronamasia. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan metode agih sebagai teknik analisis data. Tahapan analisis meliputi proses mengidentifikasi data, mengklasifikasi data berdasarkan jenis gaya bahasa, menganalisis makna kiasan yang terkandung di dalamnya, serta menarik kesimpulan. Data penelitian berupa komentar netizen yang diambil dari kolom komentar unggahan akun instagram @gusmiftah. Berdasarkan hasil analisis terhadap 71 data yang ditemukan, terdapat 10 jenis gaya bahasa kiasan yang teridentifikasi, yaitu: simile (1 data), metafora (3 data), alusi (3 data), epitet (3 data), ironi (9 data), sinisme (18 data), satire (5 data), sarkasme (23 data), inuendo (5 data), dan paronamasia (1 data). Gaya bahasa yang paling dominan digunakan adalah gaya bahasa sarkasme, hal ini menunjukkan kecenderungan netizen untuk menyampaikan kritik dan ketidaksukaan secara tajam serta bernada sindiran kasar terhadap topik yang dibicarakan. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa kolom komentar media sosial dapat menjadi cerminan ekspresi bahasa masyarakat yang bersifat spontan, emosional, dan penuh kreativitas linguistik.