Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

LOKAKARYA KOMUNITAS BELAJAR SEBAGAI UPAYA MENGUATKAN KERJA SAMA GURU YANG BERPUSAT PADA PESERTA DIDIK DI WILAYAH KALIMANTAN UTARA Ilham, Muhammad Ilham; Iva Ani Wijiati; Dwi Cahyono Aji
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Vol. 3 No. 4 (2024): ABDIMAS PATIKALA
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/patikala.v3i4.1538

Abstract

The transformation of education in Indonesia continues with various efforts to improve the quality of learning. One important initiative is the implementation of learning community workshops which aim to strengthen collaboration between teachers with a focus on students. This community service aims to carry out learning community workshops to improve teacher collaboration and the quality of learning. Activities were carried out in North Kalimantan with teachers from Tunas Rimba Kindergarten, Nurul Jadid Kindergarten, Hidayatullah IT Kindergarten, and Amustaqim IT Kindergarten. Implementation of activities generally consists of three stages: pre-activity, activity time, and post-activity. The results of the activities showed that the learning community workshop succeeded in creating a collaborative environment that supported the exchange of ideas and best practices between teachers. Participating teachers reported improvements in teaching skills, a better understanding of student needs, and the ability to design more interactive and effective lessons. Apart from that, this workshop also facilitated the formation of a strong working network between teachers, which contributed to improving the quality of education in North Kalimantan.
LOKAKARYA KOMUNITAS BELAJAR SEBAGAI UPAYA MENGUATKAN KERJA SAMA GURU YANG BERPUSAT PADA PESERTA DIDIK DI WILAYAH KALIMANTAN UTARA Ilham, Muhammad Ilham; Iva Ani Wijiati; Dwi Cahyono Aji
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Vol. 3 No. 4 (2024): Jurnal PkM PATIKALA
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/patikala.v3i4.1538

Abstract

The transformation of education in Indonesia continues with various efforts to improve the quality of learning. One important initiative is the implementation of learning community workshops which aim to strengthen collaboration between teachers with a focus on students. This community service aims to carry out learning community workshops to improve teacher collaboration and the quality of learning. Activities were carried out in North Kalimantan with teachers from Tunas Rimba Kindergarten, Nurul Jadid Kindergarten, Hidayatullah IT Kindergarten, and Amustaqim IT Kindergarten. Implementation of activities generally consists of three stages: pre-activity, activity time, and post-activity. The results of the activities showed that the learning community workshop succeeded in creating a collaborative environment that supported the exchange of ideas and best practices between teachers. Participating teachers reported improvements in teaching skills, a better understanding of student needs, and the ability to design more interactive and effective lessons. Apart from that, this workshop also facilitated the formation of a strong working network between teachers, which contributed to improving the quality of education in North Kalimantan.
PELATIHAN PENYUSUNAN BAHAN AJAR BERBASIS MUATAN LOKAL "SUTI" SEBAGAI UPAYA PENGENALAN BUDAYA DAERAH BAGI GURU SEKOLAH DASAR DI KALIMANTAN UTARA Alien Kurnia Warya Selia; Sari, Rita Kumala; Dwi Cahyono Aji
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal PkM PATIKALA
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/patikala.v4i4.2978

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru sekolah dasar dalam menyusun bahan ajar berbasis muatan lokal, khususnya dengan mengangkat kearifan lokal "SUTI" Suku Tidung sebagai upaya pelestarian dan pengenalan budaya daerah di Kalimantan Utara. "SUTI" Suku Tidung merupakan representasi budaya lokal yang mencerminkan nilai-nilai kearifan, sejarah, dan tradisi masyarakat setempat. Pelatihan ini dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif dan metode workshop, yang melibatkan guru-guru dari berbagai sekolah dasar di Kabupaten Bulungan Kalimantan Utara. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam mengintegrasikan muatan lokal ke dalam bahan ajar, serta tumbuhnya kesadaran akan pentingnya pelestarian budaya daerah melalui pendidikan. Dengan tersusunnya produk bahan ajar berbasis "SUTI", diharapkan guru dapat menjadi agen pelestarian budaya lokal yang efektif, serta memperkuat identitas dan karakter peserta didik sejak usia dini. Kegiatan ini juga berkontribusi dalam mendukung implementasi Kurikulum Merdeka yang mendorong konteksualisasi pembelajaran berbasis lingkungan dan budaya setempat.
PENGARUH PELAKSANAAN PENGAYAAN DAN REMEDIAL TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS VII SMP NEGERI 14 TARAKAN Risna Arfintiani; Muhammad Ilham; Dwi Cahyono Aji; Achmad Dicky Romadhan
Jurnal Imbaya Vol. 6 No. 2 (2024): IMBAYA
Publisher : Pendidikan Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pelaksaan pengayaan dan remedial terhadap hasil belajar siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia kelas VII SMP Negeri 14 Tarakan. Jenis Penelitian ini menggunakan penelitian survei dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini seluruh siswa kelas VII yang berjumlah 90 orang siswa. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik sampling simple random sampling. Sampel data dalam penelitian ini berjumlah 30 orang siswa. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan penyebaran angket. Berdasarkan analisis deskriptif nilai rata-rata pengayaan 81,50, remedial 80,90 dan hasil belajar Bahasa Indonesia 71,40. Berdasarkan analisis statistik inferensial diperoleh hasil uji hipotesis Berdasarkan analisis statistik inferensial diperoleh hasil uji T. Uji T adalah uji signifikasi yang dilakukan untuk menguji kebenaran atau kesalahan dari hasil hipotesis. Dengan hasil Thitung variabel X1 sebesar 4,503 dan Thitung variabel X2 sebesar 4,494 dengan nilai sig kedua variabel adalah X1 0,004 dan X2 0,00. Thitung X1= 4,503 > ttabel = 2,052 dan Thitung X2 = 4,494 > ttabel = 2,052. Dari analisis tersebut dapat disimpulkan Ho ditolak dan Ha dierima. Artinya adalah pelaksanaan pengayaan dan remedial berpengaruh terhadap hasil belajar siswa kelas VII SMP Negeri 14 Tarakan.
GAYA BAHASA NETIZEN DALAM KOLOM KOMENTAR PADA UNGGAHAN AKUN INSTAGRAM @GUSMIFTAH (KAJIAN STILISTIKA) Sarifah Oktaviani; Fauziyyah, Nurul Hanna Fauziyyah; Dwi Cahyono Aji
Jurnal Imbaya Vol. 7 No. 2 (2025): IMBAYA
Publisher : Pendidikan Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bentuk-bentuk gaya bahasa yang digunakan oleh netizen dalam kolom komentar akun instagram pribadi milik Gus Miftah. Fokus penelitian diarahkan pada identifikasi dan analisis penggunaan gaya bahasa kiasan yang meliputi persamaan (simile), metafora, alegori, alusi, personifikasi, eponim, sinekdoke, metonimia, antonomasia, hipalase, antifrasis, epitet, ironi, sinisme, sarkasme, satire, inuendo, dan paronamasia. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan metode agih sebagai teknik analisis data. Tahapan analisis meliputi proses mengidentifikasi data, mengklasifikasi data berdasarkan jenis gaya bahasa, menganalisis makna kiasan yang terkandung di dalamnya, serta menarik kesimpulan. Data penelitian berupa komentar netizen yang diambil dari kolom komentar unggahan akun instagram @gusmiftah. Berdasarkan hasil analisis terhadap 71 data yang ditemukan, terdapat 10 jenis gaya bahasa kiasan yang teridentifikasi, yaitu: simile (1 data), metafora (3 data), alusi (3 data), epitet (3 data), ironi (9 data), sinisme (18 data), satire (5 data), sarkasme (23 data), inuendo (5 data), dan paronamasia (1 data). Gaya bahasa yang paling dominan digunakan adalah gaya bahasa sarkasme, hal ini menunjukkan kecenderungan netizen untuk menyampaikan kritik dan ketidaksukaan secara tajam serta bernada sindiran kasar terhadap topik yang dibicarakan. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa kolom komentar media sosial dapat menjadi cerminan ekspresi bahasa masyarakat yang bersifat spontan, emosional, dan penuh kreativitas linguistik.