Tujuan tulisan ini yaitu untuk membahas tentang tiga jenis tindak tutur yang di dalamnya terdapat tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi. Dari kegita jenis tindak tutur tersebut peneliti juga mendeskripsikan bentuk-bentuk dari ketiga jenis tindak tutur antara lain. a) Tindak tutur lokusi bentuk-bentuknya yaitu pernyataan, pertanyaan, dan perintah. b) Tindak tutur ilokusi bentuk-bentuknya yaitu tindak asertif, direktif, ekspresif, komisif dan deklarasi. c) Tindak tutur perloksui. Dalam melakukan penelitian tentang Tindak Tutur Guru dan Siswa Dalam Pembelajaran Debat kelas X SMKN I Kuwus menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Untuk teknik pengumpulan data yang akan digunakan dalam penelitian yaitu teknik simak, rekam dan catat. Alasan peneliti mengambil judul tentang tindak tutur guru dan siswa dalam pembelajaran debat kelas X SMKN I Kuwus yaitu karena tindak tutur ini sering digunakan oleh guru dan siswa pada saat kegiatan pembelajaran di kelas, tujuan peneliti mengambil judul tentang tindak tutur ini yaitu untuk menambah wawasan dan mengasah kemampuan peneliti untuk mengetahui jenis, bentuk dan makna tindak tutur guru dan siswa, yang harus dilakukan oleh peneliti sesuai dengan judul yaitu peneliti menganalisis jenis, bentuk dan makna tindak tutur yang dilakukan oleh guru dan siswa, dampak judul tindak tutur yaitu peneliti dapat memahami perbedaan jenis, bentuk, dan makna tindak tutur guru dan siswa dalam pembelajaran debat kelas X SMKN I Kuwus. Hasil penelitian menunjukan bahwa tindak tutur guru dan siswa dalam pembelajaran debat terdapat 37 data, yang diantaranya yaitu tindak tutur lokusi ada 14 data karena dalam bertutur guru dan siswa sering menggunakan tindak tutur pertanyaan dan perintah, ilokusi 20 data karena guru dan siswa sering menggunakan tindak tutur direktif, dan perlokusi 3 data. Dengan demikian tindak tutur yang paling dominan digunakan guru dan siswa kelas X SMKN 1 Kuwus yaitu tindak tutur ilokusi.