Mulyanto Abdullah Khoir
Institut Islam Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Konsep Pemikiran Pendidikan Islam Muhammad Natsir dan Mahmud Yunus Aina Mardhiyah; Khonsa' Az Zahroh; Mulyanto Abdullah Khoir
As-Shiraj: Journal of Islamic Studies Vol. 1 No. 3 (2026): Juli 2026
Publisher : Darul Faizin Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Islam di Indonesia selama masa penjajahan mengalami perbedaan yang kuat antara ilmu agama dan ilmu umum. Kondisi ini berdampak pada rendahnya rasa percaya diri serta keterbatasan pengetahuan pada lulusan lembaga pendidikan Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tentang profil Muhammad Natsir dan Mahmud Yunus, serta peran dan pemikiran keduanya terhadap pendidikan Islam. Penelitian ini lmenggunakan metode studi kepustakaan (library research) yang mengandalkan sumber dari buku dan artikel di jurnal ilmiah yang berkaitan dengan pokok permasalahan, pembacaan data dengan pemikiran para ahli, dengan pendekatan konstruktif dan interpretasi pada isi pokok. Hasil kajian menunjukkan bahwa Mohammad Natsir dan Mahmud Yunus adalah dua tokoh besar pendidikan Islam yang hadir dengan membawa pemikiran-pemikiran yang berpengaruh terhadap pendidikan Islam. Pemikiran utama dari keduanya adalah integrasi antara ilmu agama dan ilmu umum serta membentuk manusia yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, serta mampu meraih kebahagiaan dunia dan akhirat.          
Kontekstualisasi Pemikiran Pendidikan KH. Ahmad Dahlan dalam Modernisasi Pendidikan Islam di Indonesia Hidayatul Chasanah; Mulyanto Abdullah Khoir
Edureka: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 1 No. 3 (2026): Mei 2026
Publisher : Darul Faizin Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengontekstualisasikan pemikiran pendidikan KH. Ahmad Dahlan dalam modernisasi pendidikan Islam di Indonesia. Penelitian menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh dari berbagai sumber primer dan sekunder berupa buku, artikel ilmiah, jurnal, serta dokumen yang membahas pemikiran KH. Ahmad Dahlan dan perkembangan pendidikan Muhammadiyah. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis) untuk mengidentifikasi gagasan-gagasan utama yang relevan dengan modernisasi pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemikiran pendidikan KH. Ahmad Dahlan berlandaskan pada empat aspek utama. Pertama, pendidikan integralistik yang mengintegrasikan ilmu agama dan ilmu umum dalam satu sistem pendidikan. Kedua, penguatan rasionalitas dan semangat tajdid (pembaruan) yang mendorong umat Islam untuk berpikir kritis, terbuka terhadap ilmu pengetahuan, dan tetap berpedoman pada Al-Qur’an dan As-Sunnah. Ketiga, pendidikan berbasis amal yang menekankan implementasi ilmu dalam kehidupan sosial melalui kepedulian terhadap sesama. Keempat, pendidikan kader yang bertujuan membentuk generasi Muslim yang berilmu, berakhlak, memiliki jiwa kepemimpinan, dan mampu menjadi agen perubahan masyarakat. Temuan ini menunjukkan bahwa pemikiran KH. Ahmad Dahlan tetap relevan dalam menjawab tantangan pendidikan Islam kontemporer. Oleh karena itu, gagasan beliau dapat dijadikan landasan dalam pengembangan pendidikan Islam yang modern, integratif, dan berkemajuan di Indonesia.