Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENERAPAN ALGORITMA MACHINE LEARNING UNTUK PENGELOMPOKAN SISWA BERDASARKAN ASPEK AKADEMIK DAN NON-AKADEMIK Hesti Sabrila Aulia; Muhammad Arifin; Diana Laily Fithri
Rabit : Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi Univrab Vol 11 No 1 (2026): Januari
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/rabit.v11i1.7249

Abstract

This study aims to develop a student potential clustering system as a strategy to address the limitations of academic identification processes that have traditionally been conducted manually, subjectively, and are prone to observational bias. The K-Means Clustering and K-Medoids algorithms were applied to a dataset consisting of 1,023 student records from SMP Negeri 2 Jekulo Kudus and SMP Negeri 3 Jekulo Kudus, using variables such as semester report card grades, core subjects including Mathematics, Science, and Indonesian Language, overall average scores, attitude assessments, and participation in extracurricular activities. The study employed a cluster number of (k = 3), representing High, Medium, and Low student potential categories for educational mapping purposes. The data preprocessing stage included missing value imputation using mean values and normalization of numerical features using RobustScaler to minimize the influence of outliers without removing student data. The evaluation results indicate that the K-Means algorithm achieved better clustering performance than K-Medoids based on evaluation metrics, with a Silhouette score of 0.529 and a Davies–Bouldin Index of 0.879, making it more suitable for the characteristics of the student dataset used. The system was subsequently implemented as an interactive web-based application developed in Python using the Flask framework and a MySQL database, enabling centralized data management, real-time access, and visualization of clustering results through a user-friendly interface. With this system, schools are expected to be able to map student potential more objectively, efficiently, and in a data-driven manner, thereby supporting learning strategy planning, intervention programs, and more targeted and inclusive educational decision-making.
SOSIALISASI SISTEM INFORMASI KEPEGAWAIAN SEBAGAI SOLUSI DIGITALISASI ADMINISTRASI DI SMP 3 JEKULO KUDUS Hesti Sabrila Aulia; Anteng Widodo
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 1 (2025): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Juni 2025
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v5i1.4367

Abstract

Di tengah perkembangan era digital, pengelolaan data kepegawaian secara manual dianggap kurang efektif, khususnya di lingkungan institusi pendidikan. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara di SMP Negeri 3 Jekulo, Kabupaten Kudus, ditemukan bahwa proses administrasi kepegawaian masih dilakukan secara manual menggunakan dokumen fisik dan spreadsheet. Metode ini menimbulkan berbagai kendala, seperti risiko kehilangan data, duplikasi informasi, serta keterlambatan dalam pencatatan absensi. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat berupa pengembangan dan implementasi Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian berbasis web. Sistem ini dirancang menggunakan metode Waterfall, melalui tahapan analisis kebutuhan, desain, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Pendekatan partisipatif juga digunakan agar sistem sesuai dengan kebutuhan pengguna. Fitur utama dalam sistem ini meliputi manajemen akun pengguna, unggah dokumen kepegawaian, pencatatan absensi online, dan pembuatan laporan data pegawai. Sistem ini membedakan peran pengguna menjadi dua kategori, yaitu Guru dan Operator (Tata Usaha), yang masing-masing memiliki hak akses berbeda. Hasil implementasi menunjukkan peningkatan efisiensi dalam pengelolaan data kepegawaian dan percepatan proses administrasi, serta mengurangi risiko kehilangan dokumen. Diharapkan, sistem ini menjadi langkah awal menuju digitalisasi administrasi kepegawaian yang berkelanjutan di sekolah.