Sistem muskuloskeletal, yang terdiri dari sendi, otot, saraf, dan tulang belakang, merupakan bagian dari tubuh seseorang yang sering dikeluhkan atau mengalami masalah dengan MSDs. Masalah-masalah ini, yang disebabkan oleh kinerja di bawah standar, dapat bervariasi dari yang ringan hingga perasaan yang sangat tidak menyenangkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan antara usia, kebiasaan merokok, masa kerja, dan lama kerja dengan keluhan MSDs. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dan menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan studi cross-sectional. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini ialah Kuisioner Nordic Body Map. Dalam penelitian ini, sampel diambil dari total seluruh populasi yaitu 30 orang sopir travel penumpang Kendari-Kolaka Utara Tahun 2023. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik sampel jenuh. Uji chi-square digunakan untuk menganalisis data secara bivariat. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara keluhan MSD dengan kebiasaan merokok (p-value 0,000), masa kerja (p-value 0,016), dan lama kerja (p-value 0,000). Namun, usia dan keluhan MSD tidak berkorelasi (p-value 0,196). Kesimpulan yang diperoleh berdasarkan hasil penelitian ini, usia bukan merupakan faktor timbulnya gejala MSDs pada sopir travel penumpang Kendari-Kolaka Utara Tahun 2023, tetapi kebiasaan merokok, masa kerja, dan durasi kerja semuanya berhubungan dengan keluhan MSDs pada sopir travel penumpang Kendari-Kolaka Utara Tahun 2023.