This Author published in this journals
All Journal JK3UHO
Nuraisyah Amani Fatiha
Universitas Halu Oleo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

GAMBARAN BEBAN KERJA, STRES KERJA, KUALITAS TIDUR, KEBIASAAN MEROKOK DAN KELELAHAN KERJA PADA OPERATOR ALAT BERAT DI PT HILLCONJAYA SAKTI SITE KVA TAHUN 2025 Nuraisyah Amani Fatiha; Syawal Kamiluddin Saptaputra; Indah Ade Prianti
Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo (JK3UHO)
Publisher : Departemen K3 FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jk3uho.v7i1.289

Abstract

Kelelahan kerja merupakan salah satu permasalahan keselamatan dan kesehatan kerja yang sering terjadi pada industri pertambangan karena dapat menurunkan konsentrasi, produktivitas, serta meningkatkan risiko kecelakaan kerja. Operator alat berat merupakan kelompok pekerja yang memiliki tuntutan fisik dan mental tinggi sehingga berisiko mengalami kelelahan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan beban kerja, stres kerja, kualitas tidur, kebiasaan merokok, dan kelelahan kerja pada operator alat berat di PT Hillconjaya Sakti Site KVA Tahun 2025. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 144 operator alat berat, dengan sampel sebanyak 106 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling berdasarkan rumus Slovin. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis secara univariat dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki beban kerja berat (62,3%), stres kerja ringan (76,4%), kualitas tidur baik (56,6%), memiliki kebiasaan merokok (77,4%), dan mengalami kelelahan kerja ringan (84,0%). Hasil penelitian memberikan gambaran bahwa meskipun mayoritas operator alat berat menghadapi beban kerja yang tinggi dan memiliki kebiasaan merokok, sebagian besar masih berada pada kategori stres kerja ringan, memiliki kualitas tidur yang baik, serta mengalami kelelahan kerja ringan. Oleh karena itu, perusahaan perlu terus memperkuat program keselamatan dan kesehatan kerja melalui pengelolaan beban kerja, promosi perilaku hidup sehat, pengendalian kebiasaan merokok, serta optimalisasi waktu istirahat untuk mempertahankan kondisi kesehatan dan produktivitas pekerja.