Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Studi Pengetahuan, Sikap dan Motivasi Pekerja terhadap Pemakaian Alat Pelindung Diri (APD) pada Driver Alat Berat di PT. Antam Tbk UBPN Kolaka Windi Astuti; Ramadhan Tosepu; La Ode Liaumin Azim; Syawal K. Saptaputra; Farit Rezal; Indah Ade Prianti
Jurnal Kendari Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Kendari Kesehatan Masyarakat (JKKM)
Publisher : Program Studi S2 Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkkm.v4i2.1192

Abstract

This study focuses on the use of Personal Protective Equipment (PPE) by heavy equipment drivers at PT. Antam Tbk. UBPN Kolaka. The aim is to analyze the relationship between knowledge, attitude, and motivation with PPE usage behavior in 2024. The research method used is a quantitative approach with a cross-sectional design. This study involved 135 respondents selected through total sampling. The independent variable analyzed is PPE usage behavior, while the dependent variables include knowledge, attitude, and worker motivation. Data were collected through questionnaires that had been tested for validity and reliability, and analyzed using SPSS with a chi-square test. The results showed a significant relationship between knowledge, attitude, and motivation with PPE usage behavior. Additionally, the study found that these factors play an important role in shaping safety behavior in the workplace. The study emphasizes the importance of PPE usage by heavy equipment drivers to enhance work safety and productivity. It is hoped that the results of this study can serve as a basis for the company in designing more effective training and socialization programs related to PPE usage
The relationship between worker health (hemoglobin levels and blood pressure) and work fatigue toward worker performance at PT. Aksar Saputra Lines Citra Rahmandani Pratiwi; Yusuf Sabilu; Indah Ade Prianti
Indonesian Journal of Health Science Vol 6 No 3 (2026)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v6i3.2289

Abstract

Worker health and fatigue levels are important factors in occupational safety and health that influence work performance and productivity, particularly among employees in the shipping industry. This study aimed to examine the relationship between workers' health conditions, as measured by hemoglobin levels and blood pressure, and work fatigue with employee performance at PT. Aksar Saputra Lines in 2026. This research employed an analytical observational design with a cross-sectional approach. A total of 50 respondents were included in the study using a total sampling technique. Data were collected using a standardized questionnaire that had passed validity and reliability testing, supported by direct measurements of respondents' hemoglobin levels and blood pressure. The independent variables in this study were hemoglobin levels, blood pressure, and work fatigue, while the dependent variable was employee performance. Data were analyzed using univariate and bivariate analyses with the chi-square test at a significance level of 5%. The findings revealed significant relationships between hemoglobin levels (p = 0.031), blood pressure (p = 0.012), and work fatigue (p = 0.001) and employee performance. Employees with poorer health conditions and higher levels of fatigue tended to demonstrate lower work performance. Based on these findings, it can be concluded that workers' health conditions and fatigue levels are significantly associated with employee performance.  
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) DI PT. NARAYANA LAMBALE SELARAS KABAENA TIMUR TAHUN 2024 Indah Ade Prianti; Elsa Putriani Gunawas; Jaka Seru Dwi Saputra
Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo (JK3UHO)
Publisher : Departemen K3 FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jk3uho.v5i1.1

Abstract

Perilaku keselamatan di tempat kerja merujuk pada semua aktivitas yang berkaitan dengan pemeliharaan keamanan saat melakukan pekerjaan, termasuk pelaksanaan tugas dan sikap yang berhubungan dengan konteks lingkungan kerja. Ini menyoroti pentingnya ketaatan dan keterlibatan individu dalam menjaga keamanan. PT. Narayana Lambale Selaras, sebuah perusahaan yang beroperasi dalam sektor penambangan nikel di Timur Kabaena, menerapkan teknik penambangan terbuka mulai dari tahap eksplorasi hingga pengiriman. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berkaitan dengan perilaku keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di PT. Narayana Lambale Selaras Kabaena Timur Tahun 2024. Studi ini merupakan analisis kuantitatif yang menerapkan metode cross-sectional. Sampel diambil dengan menggunakan teknik total sampling, yang berarti seluruh populasi sebanyak 74 pekerja menjadi bagian dari penelitian ini di PT. Narayana Lambale Selaras Kabaena Timur. Hasil Penelitian menunjukan bahwa hasil uji chi-square antara sikap dan perilaku K3 didapatkan nilai P-value 0,533 > α 0,05 dan hasil uji chi-square antara pengawasan dan perilaku K3 didapatkan nilai p-value 0,007< α 0,05 di PT. Narayana Lambale Selaras Kabaena Timur Tahun 2024.Kesimpulan dalam penelitian ini adalah tidak ada hubungan antara sikap dengan perilaku Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di kalangan pekerja di PT. Narayana Lambale Selaras Kabaena Timur Tahun 2024. Terdapat hubungan antara pengawasan dan perilaku Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) diantara pekerja di PT. Narayana Lambale Selaran Kabaena Timur Tahun 2024.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU K3 PADA TENAGA KERJA DI PT. X TAHUN 2022 Ananda Tamalya Ningrum Pratiwi Pratiwi; Siti Rabbani Karimuna; Indah Ade Prianti
Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo (JK3UHO)
Publisher : Departemen K3 FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jk3uho.v5i2.6

Abstract

Perilaku K3 merupakan suatu kegiatan atau tindakan yang bisa dilihat atau diamati oleh individu lain. Perilaku keselamatan (Safety Behavior) didefinisikan sebagai perbuatan maupun tindakan yang dijalankan oleh seorang individu dalam bisnisnya guna mematuhi, mendukung, serta turut terlibat dengan berbagai kegiatan seputar keselamatan di tempat kerja yang ditujukan guna mencegah, meminimalkan potensi maupun menghindari terjadinya kecelakaan kerja. Tujuan peneltian ini yaitu untuk menganalisis hubungan posisi/jabatan, pendidikan tenaga kerja, masa kerja, lingkungan kerja, dan kepatuhan dengan perilaku K3 pada PT. X. Metode penelitian ini berupa penelitian kuantitatif dengan desain studi cross sectional. Sampel penelitian diperoleh melalui penerapan teknik purposive sampling pada tenaga kerja bagian smelting pada PT. X yang memberikan hasil sejumlah 70 orang. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner dan wawancara untuk mengumpulkan data. Uji statistik menerapkan uji chi-square guna mengetahui hubungan variabel bebas dengan variabel terikat. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa terdapat hubungan antara posisi/jabatan dengan perilaku K3 (p-value=0,002), tidak ada hubungan pendidikan tenaga kerja dengan perilaku K3 (p-value=0,602), ada hubungan masa kerja dengan perilaku K3 (p-value=0,001), lingkungan kerja dengan perilaku K3 (p-value=0,001) dan kepatuhan dengan perilaku K3 (p-value=0,014). Kesimpulan penelitian ini yakni terdapat hubungan antara posisi/jabatan, masa kerja, lingkungan kerja, dan kepatuhan dengan perilaku K3 di PT. X dan tidak ada hubungan antara pendidikan tenaga kerja dengan perilaku K3 di PT. X.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELUHAN MUSCULOSKELETAL DISORDERS (MSDs) PADA NELAYAN DI PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA KOTA KENDARI TAHUN 2023 Andi Adinda Demar; La Ode Muhamad Sety; Indah Ade Prianti
Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo Vol. 5 No. 3 (2024): Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo (JK3UHO)
Publisher : Departemen K3 FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jk3uho.v5i3.12

Abstract

Gangguan muskuloskeletal (MSDs) adalah keluhan yang dimiliki seseorang tentang bagian otot rangka tertentu, dengan tingkat keparahan mulai dari yang sangat ringan hingga yang cukup parah. Timbulnya rasa tidak nyaman pada otot ini dapat menyebabkan produktivitas seseorang dalam bekerja menurun. Selain itu, ada risiko gejala MSD ketika aktivitas otot yang terlalu banyak dikombinasikan dengan penggunaan beban yang terlalu besar dan untuk jangka waktu yang lama. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh perilaku merokok dan umur terhadap nelayan di Pelabuhan Perikanan Samudera Kota Kendari yang mengalami keluhan muskuloskeletal disorders (MSDs). Desain studi cross-sectional dan penelitian ini termasuk jenis penelitian observasional analitik. Sebanyak 60 orang merupakan populasi dan sampel penelitian dengan menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian untuk pengumpulan data menggunakan kuisioner, alat tulis, handphone, dan laptop. Analisis data menggunakan uji chi-square dengan memanfaatkan software SPSS dan disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi disertai dengan penjelasan. Menurut temuan penelitian, tidak ada hubungan antara merokok dengan keluhan muskuloskeletal disorders (MSDs) (P Value = 0,442 > 0,05) dan ada hubungan yang signifikan antara usia dengan keluhan MSDs (P Value = 0,000 < 0,05). Kesimpulan yang diperoleh adalah usia dan penyakit muskuloskeletal (MSDs) berkorelasi secara signifikan. Sementara tidak ada korelasi antara perilaku merokok dan gejala penyakit muskuloskeletal (MSDs) pada nelayan di Pelabuhan Perikanan Samudera Kota Kendari.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN PENGGUNAAN APD PADA PEKERJA DI AREA TAMBANG PT. X KONAWE SELATAN TAHUN 2023 Serli Nurfadilla; Asnia Zainuddin; Indah Ade Prianti
Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo (JK3UHO)
Publisher : Departemen K3 FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jk3uho.v6i2.114

Abstract

Alat Pelindung Diri (APD) merupakan seperangkat alat yang digunakan oleh pekerja untuk melindungi seluruh atau sebagian tubuhnya terhadap kemungkinan adanya potensi bahaya di tempat kerja atau kecelakaan kerja. APD juga merupakan kelengkapan yang wajib digunakan saat bekerja sesuai bahaya dan risiko kerja untuk menjaga keselamatan pekerja itu sendiri dan orang di sekelilingnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan, sikap, pelatihan dan pengawasan dengan kepatuhan penggunaan APD.. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 127 responden, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik accindental sampling. Untuk memperoleh data di lapangan dilakukan dengan cara penyebaran kuisioner kepada 127 responden. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain obsevasional analitik dan menggunakan pendekatan studi cross sectional, Uji chi-square digunakan untuk analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan dengan kepatuhan penggunaan APD (p = 0,000), ada hubungan antara sikap dengan kepatuhan penggunaan APD (p = 0,000), ada hubungan antara pelatihan dengan kepatuhan penggunaan APD (p = 0,011), ada hubungan antara pengawasan dengan kepatuhan penggunaan APD (p = 0,002). Kesimpulan dari penelitian ini terdapat hubungan antara pengetahuan, sikap, pelatihan, pengawasan dengan kepatuhan penggunaan APD.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELUHAN MUSCULOSKELETAL DISORDERS DISORDER (MSDs) PADA PEKERJA TENUN KELURAHAN SULAA KOTA BAUBAU TAHUN 2023 Salsabila Rosya; Harleli Harleli; Indah Ade Prianti
Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo Vol. 6 No. 4 (2026): Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo (JK3UHO)
Publisher : Departemen K3 FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jk3uho.v6i4.190

Abstract

MSDs adalah gangguan yang memengaruhi sistem musculoskeletal manusia, berpotensi menyebabkan cedera atau ketidaknyamanan. Berdasarkan laporan Dinas Kesehatan Kota Baubau tahun 2019, tercatat 959 kasus MSDs (8,48%). Pada tahun 2013, jumlah orang yang menderita MSDs di Indonesia mencapai 11,9% berdasarkan diagnosis dari tenaga kesehatan dan 24,7% berdasarkan diagnosis atau gejala. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya faktor yang berhubungan dengan keluhan Musculoskeletal disorders Disorder (MSDs) pada pekerja Tenun Kelurahan Sulaa di Kota Baubau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuatitatif analitik dengan desain cross sectional. Sampel pada penelitian ini berjumlah 70 sampel yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data pada penelitian ini adalah kuesioner. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan analisis bivariat dengan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara usia (p-value 0,018) dan masa kerja (p-value 0,045) dengan keluhan MSDs pada pekerja tenun di Kelurahan Sulaa. Selain itu, terdapat korelasi antara postur kerja (p-value 0,000) dan keluhan tersebut. Namun, tidak ditemukan korelasi yang signifikan antara beban kerja (p-value 0,064) dengan keluhan MSDs. Kesimpulannya, ada keterkaitan antara usia, masa kerja, dan postur kerja dengan keluhan MSDs pada pekerja tenun di Kelurahan Sulaa, Kota Baubau pada tahun 2023, sementara beban kerja tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan keluhan MSDs pada pekerja tenun di Kelurahan Sulaa.
ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KECELAKAAN KERJA PADA PETUGAS PENGANGKUT SAMPAH DI DINAS LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN KOTA KENDARI TAHUN 2025 Ratti Tasik; Fithria Fithria; Indah Ade Prianti
Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo (JK3UHO)
Publisher : Departemen K3 FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jk3uho.v7i1.286

Abstract

Kecelakaan kerja merupakan salah satu permasalahan yang masih sering terjadi pada petugas pengangkut sampah akibat tingginya paparan bahaya selama bekerja. Faktor individu maupun lingkungan kerja diduga berperan terhadap kejadian kecelakaan kerja, sehingga perlu dilakukan analisis terhadap faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan masa kerja, lingkungan kerja, dan perilaku Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dengan kejadian kecelakaan kerja pada petugas pengangkut sampah di Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kota Kendari Tahun 2025. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 312 petugas pengangkut sampah, dengan sampel sebanyak 175 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat serta bivariat menggunakan uji Chi-square pada tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara masa kerja dengan kecelakaan kerja (p=0,0025), lingkungan kerja dengan kecelakaan kerja (p=0,0059), serta perilaku K3 dengan kecelakaan kerja (p=0,001). Petugas dengan masa kerja baru, lingkungan kerja yang kurang baik, dan perilaku K3 yang negatif memiliki risiko lebih tinggi mengalami kecelakaan kerja dibandingkan kelompok pembanding. Disimpulkan bahwa masa kerja, lingkungan kerja, dan perilaku K3 merupakan faktor yang berhubungan dengan kejadian kecelakaan kerja pada petugas pengangkut sampah.
GAMBARAN BEBAN KERJA, STRES KERJA, KUALITAS TIDUR, KEBIASAAN MEROKOK DAN KELELAHAN KERJA PADA OPERATOR ALAT BERAT DI PT HILLCONJAYA SAKTI SITE KVA TAHUN 2025 Nuraisyah Amani Fatiha; Syawal Kamiluddin Saptaputra; Indah Ade Prianti
Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo (JK3UHO)
Publisher : Departemen K3 FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jk3uho.v7i1.289

Abstract

Kelelahan kerja merupakan salah satu permasalahan keselamatan dan kesehatan kerja yang sering terjadi pada industri pertambangan karena dapat menurunkan konsentrasi, produktivitas, serta meningkatkan risiko kecelakaan kerja. Operator alat berat merupakan kelompok pekerja yang memiliki tuntutan fisik dan mental tinggi sehingga berisiko mengalami kelelahan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan beban kerja, stres kerja, kualitas tidur, kebiasaan merokok, dan kelelahan kerja pada operator alat berat di PT Hillconjaya Sakti Site KVA Tahun 2025. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 144 operator alat berat, dengan sampel sebanyak 106 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling berdasarkan rumus Slovin. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis secara univariat dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki beban kerja berat (62,3%), stres kerja ringan (76,4%), kualitas tidur baik (56,6%), memiliki kebiasaan merokok (77,4%), dan mengalami kelelahan kerja ringan (84,0%). Hasil penelitian memberikan gambaran bahwa meskipun mayoritas operator alat berat menghadapi beban kerja yang tinggi dan memiliki kebiasaan merokok, sebagian besar masih berada pada kategori stres kerja ringan, memiliki kualitas tidur yang baik, serta mengalami kelelahan kerja ringan. Oleh karena itu, perusahaan perlu terus memperkuat program keselamatan dan kesehatan kerja melalui pengelolaan beban kerja, promosi perilaku hidup sehat, pengendalian kebiasaan merokok, serta optimalisasi waktu istirahat untuk mempertahankan kondisi kesehatan dan produktivitas pekerja.