Lussy Anggraeni
Universitas Bale Bandung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Model Pembelajaran Kesiapsiagaan Bencana Gempa Bumi Berbasis Simulasi Pada Sekolah Dasar di Lombok Dodik Kariadi; Wasis Suprapto; Lussy Anggraeni; Farida Ariany; Yogi Setya Novanto
JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia) Vol 11, No 2 (2026): VOLUME 11 NUMBER 2 MAY 2026
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jpdi.v11i2.8962

Abstract

The problem in this research is that the learning of Earthquake Disaster Preparedness based on simulation at schools in Lombok has not been optimal. In fact, the island of Lombok is an area with a high level of vulnerability to earthquakes. This is because one of them is the Flores Thrust which stretches from the eastern tip of the Flores Sea to the north of Bali. Thus in this study the main objective is to develop a model for the socialization of earthquake disaster preparedness through simulations in schools in Lombok. The research method used is a research and development approach. The results showed several results including; First, the results of preliminary research show that although the social studies learning for junior high schools in North Lombok has largely met the process standards seen from the learning administration, it is not specific in integrating the concept of earthquake preparedness. Second, the results of the research at the model practice test stage based on the results of qualitative analysis from the observation of students' preparedness skills showed that there was an increase in the quality of student preparedness in every meeting. Then quantitatively the results of the pretest-posttest after learning activities with the Simulation Based Earthquake Preparedness learning Model showed an increase in the value of students' preparedness against earthquakes. So with the development of an earthquake disaster preparedness learning model based on simulations, it is effective and efficient in order to improve school preparedness to face earthquake disasters in Lombok.
Transformasi Perilaku Masyarakat terhadap Gaya Hidup Ramah Lingkungan di Era Digital di Kota Cimahi Lussy Anggraeni
Indonesian Journal of Social Science Vol. 4 No. 1 (2026): Januari-IJSS
Publisher : PDPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58818/ijss.v4i1.204

Abstract

Transformasi digital telah mengubah pola interaksi masyarakat terhadap isu lingkungan dan membentuk perkembangan gaya hidup ramah lingkungan pada masyarakat urban. Media digital tidak lagi berfungsi hanya sebagai sarana komunikasi, tetapi juga menjadi ruang pembentukan kesadaran ekologis, identitas sosial, dan praktik konsumsi. Namun, meningkatnya kampanye lingkungan di media digital tidak selalu diikuti perubahan perilaku yang substantif. Penelitian ini bertujuan menganalisis transformasi perilaku masyarakat Kota Cimahi terhadap gaya hidup ramah lingkungan di era digital serta mengkaji peran media digital dalam membentuk kesadaran lingkungan dan praktik sustainability masyarakat urban. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif-kritis. Penelitian dilakukan di Kecamatan Cimahi Utara dengan melibatkan 17 partisipan yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi digital, kemudian dianalisis menggunakan thematic analysis. Hasil penelitian menunjukkan empat tema utama, yaitu media digital sebagai pembentuk kesadaran lingkungan, perubahan praktik gaya hidup ramah lingkungan, identitas sosial digital, dan kontradiksi antara kesadaran ekologis dengan budaya konsumtif. Temuan menunjukkan bahwa media digital meningkatkan kesadaran lingkungan sekaligus membentuk identitas sosial dan praktik sustainability yang cenderung simbolik. Penelitian menyimpulkan bahwa transformasi perilaku ramah lingkungan merupakan hasil interaksi kompleks antara teknologi, budaya, identitas sosial, dan perilaku konsumsi masyarakat urban. Kata kunci: perilaku pro-lingkungan, masyarakat digital, sustainability lifestyle, media sosial