Kedisiplinan siswa merupakan permasalahan yang sering terjadi di lingkungan sekolah menengah, terutama pada pelanggaran tata tertib sekolah. Penanaman nilai-nilai Pelajaran Agama Islam diyakini memiliki peran penting dalam membentuk karakter disiplin siswa secara mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk penanaman nilai-nilai pelajaran agama Islam, menganalisis pembinaan kedisiplinan, serta menjelaskan dampak penanaman nilai-nilai pelajaran Islam terhadap kedisiplinan siswa di SMA Negeri 1 Kota Bogor. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian adalah dua guru PAI, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, dan tiga siswa yang dipilih secara purposif. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan triangulasi sumber untuk menguji keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanaman nilai pelajaran agama Islam dilaksanakan melalui integrasi nilai aqidah (dzikir pagi, tadarus Al-Qur’an, peringatan hari besar Islam), syariat (shalat dzuhur dan dhuha berjamaah), dan akhlak (program keputrian, pembiasaan kebersihan kelas). Pembinaan kedisiplinan dilaksanakan melalui program sapa pagi harian, keterlibatan aktif orang tua, serta sistem sanksi berjenjang mulai dari teguran lisan hingga skorsing. Dampak yang teridentifikasi meliputi meningkatnya kesadaran diri siswa dalam menjalankan kewajiban, kedisiplinan dalam ibadah yang terbawa hingga lingkungan rumah, peningkatan tanggung jawab akademik, serta terbentuknya akhlak mulia dalam interaksi sosial.