Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Optimalisasi Manajemen Pelayanan Kesehatan Remaja di Puskesmas: Strategi Penguatan Klaster 2 Integrasi Pelayanan Primer (ILP) Aulya Rahayu; Henni Febriawati; Bulan Purnama Sari
Al-Su’aibah Midwifery Journal Vol. 4 No. 1 (2026): June
Publisher : STIKES Al-Su’aibah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69597/amj.v4i1.51

Abstract

Transformasi sistem kesehatan melalui Integrasi Pelayanan Primer (ILP) menempatkan pelayanan kesehatan remaja ke dalam Klaster 2 bersama dengan kesehatan ibu dan anak. Manajemen pelayanan kebidanan komunitas yang komprehensif diperlukan untuk mengatasi masalah krusial pada kelompok usia ini, seperti tingginya prevalensi anemia dan perilaku seks berisiko. Laporan ini menggunakan metode pengkajian deskriptif-analitis dengan pendekatan manajemen pelayanan kesehatan (komponen Input, Process, Output, dan analisis akar masalah 5M: Man, Money, Method, Machine, Material) yang dilakukan di Puskesmas Sekip Palembang pada tahun 2026. Pengkajian input menunjukkan ketersediaan SDM dan sarana yang cukup, namun pengkajian proses dan output mendeteksi adanya kesenjangan yang lebar pada tingkat partisipasi remaja. Dari total sasaran 6.214 remaja, keaktifan dalam program posyandu remaja dan pemanfaatan pelayanan ramah remaja masih berada di bawah target optimal akibat media edukasi yang kurang inovatif dan metode promosi konvensional. Secara keseluruhan, hasil analisis merekomendasikan adanya optimalisasi manajemen promosi kesehatan melalui pembentukan jejaring remaja digital, diversifikasi media edukasi berbasis infografis/audiovisual, serta pemantauan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) secara berkesinambungan guna mewujudkan keberhasilan program ILP di tingkat puskesmas.
BAKTI SOSIAL PEMERIKSAAN KESEHATAN MASYARAKAT WILAYAH KECAMATAN SAKO PALEMBANG Henni Febriawati; Siti Chodijah; Riska Widya Astuti; Rein Tendengki; Wulan Angraini
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 8 No. 1 (2025): APRIL: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prevalensi hipertensi dan diabetes terus meningkat secara global, termasuk di Indonesia yang menempati peringkat kelima dengan jumlah penderita diabetes terbanyak. Hipertensi dikenal sebagai silent killer karena sering kali tidak disadari hingga terjadi komplikasi serius. Faktor risiko hipertensi terbagi menjadi yang tidak dapat diubah, seperti usia dan genetika, serta yang dapat dikendalikan, seperti obesitas, konsumsi garam berlebih, dan kurangnya aktivitas fisik. Edukasi mengenai gaya hidup sehat serta skrining kesehatan rutin menjadi langkah krusial dalam pencegahan dan pengelolaan penyakit ini. Kegiatan bakti sosial berupa pemeriksaan kesehatan gratis dilaksanakan di Kecamatan Sako, Palembang, dengan pendekatan Community Participatory Research (CBPR). Pemeriksaan meliputi pengukuran tekanan darah, berat badan, dan kadar gula darah, serta edukasi mengenai pola hidup sehat. Dari 66 peserta, 36% terdeteksi hipertensi dan 16% mengalami diabetes, dengan mayoritas tidak rutin mengonsumsi obat atau mengontrol pola makan. Hasil ini menegaskan perlunya peningkatan kesadaran masyarakat tentang pencegahan dan pengelolaan hipertensi serta diabetes melalui edukasi berkelanjutan dan akses pemeriksaan kesehatan yang lebih luas.