Minimnya edukasi pengasuhan anak usia dini berdampak pada perkembangan fisik, emosional, dan kognitif anak, serta meningkatkan risiko stunting dan kekerasan. Sebagai respons atas kondisi tersebut, RA Hidayatul Insan Palangka Raya menginisiasi program parenting class untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pengasuhan orang tua. Dengan arah penyuluhan yang bersifat partisipatoris bertujuan diharapkan para orangtua santri memahami dan mengaplikasikan hasil kegiatan ini dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan penyuluhan ini dilaksanakan kurang lebih tiga bulan dengan metode penyuluhan interaktif dengan pesertanya Adalah para orangtua (ibu) yang anak-anaknya bergabung di RA Hidayatul Insan. Langkah-langkah yang dibuat diantaranya melakukan identifikasi masalah sebelum melaksanakan parenting class, dengan tujuan agar kegiatan tersebut tepat sasaran. Selanjutnya Menyusun rencana baik materi, persiapan kuesioner/angket, dan dilanjutkan dengan pelaksanaan kegiatan dan terakhir melakukan evaluasi untuk melihat apakah ada perubahan pemahaman ataupun sikap setelah diberikan sosialisasi dan pendampingan progam parenting class yang dilaksanakan. Hasil dari kegiatan program parenting class menunjukkan bahwa program ini efektif meningkatkan wawasan orang tua, mengubah pola pengasuhan menjadi lebih empatik, serta mendorong keterlibatan ayah dalam pengasuhan. Metode partisipatif dan aplikatif membuat program mudah diterima dan disukai peserta. Temuan ini menunjukkan bahwa parenting class berbasis nilai keislaman dapat diterapkan secara berkelanjutan dan menjadi model pembinaan keluarga di lingkungan PAUD.