Hipertensi merupakan salah satu penyebab utama kematian prematur akibat penyakit kardiovaskular dan termasuk masalah kesehatan kronis yang memerlukan pengobatan jangka panjang. Selain terapi farmakologis, intervensi nonfarmakologis seperti isometric handgrip exercise dan jalan kaki diketahui efektif dalam membantu menurunkan tekanan darah, namun perbandingan efektivitas keduanya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan efektivitas isometric handgrip exercise dan jalan kaki selama 30 menit terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Kedaton Kota Bandar Lampung tahun 2026. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain pre-experimental menggunakan pendekatan two group pretest-posttest design. Populasi penelitian adalah penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Kedaton, dengan jumlah sampel sebanyak 30 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua intervensi terhadap penurunan tekanan darah, dengan nilai p pada tekanan sistolik sebesar 0,412 dan diastolik sebesar 0,137 (p > 0,05). Disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan efektivitas antara isometric handgrip exercise dan jalan kaki 30 menit dalam menurunkan tekanan darah. Meskipun demikian, kedua intervensi terbukti efektif sebagai terapi nonfarmakologis, dengan isometric handgrip exercise menunjukkan kecenderungan hasil yang lebih baik. Oleh karena itu, integrasi kedua metode ini disarankan dalam program pelayanan kesehatan untuk membantu mengontrol tekanan darah dan mencegah komplikasi kardiovaskular.