Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Implementasi Analisis SWOT Dalam Perencaan Peningkatan Mutu Tenaga Pendidikan (Studi Kasus di Man 3 Medan) Satria Luthfi Maulana; Daniel Napitupulu; Osman Manalu
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (Jebma) Vol. 6 No. 2 (2026): Article Research Juli 2026
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Khwarizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebma.v6i2.8828

Abstract

Penelitian ini menerapkan Analisis SWOT dalam upaya meningkatkan kualitas tenaga pengajar di Man 3 Medan. Isu utama yang dibahas dalam penelitian ini adalah bagaimana penerapan analisis SWOT dapat dilakukan dalam perencanaan peningkatan kualitas tenaga pengajar di Man 3 Medan. Penelitian ini juga menyelidiki faktor-faktor yang mendukung serta menghalangi penerapan analisis SWOT dalam rencana peningkatan mutu tenaga pengajar di Man 3 Medan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif yang berlandaskan fenomena, gejala, serta peristiwa yang dapat diamati dan berfokus pada konteks alami secara menyeluruh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana penerapan Analisis SWOT dalam perencanaan peningkatan kualitas tenaga pengajar di Man 3 Medan. Dalam penelitian ini, peneliti menemukan bahwa penerapan analisis SWOT untuk meningkatkan mutu tenaga pengajar di Man 3 Medan telah dilakukan dengan cukup baik, meskipun belum sepenuhnya optimal karena masih ada beberapa faktor yang menjadi penghambat. Beberapa guru atau tenaga pengajar masih mengajar di bidang yang tidak sesuai dengan jurusannya, sehingga proses pembelajaran menjadi kurang efektif. Ada juga tenaga pengajar yang melakukan tindakan yang seharusnya dihindari dalam menjalankan tugas, seperti kurangnya persiapan dan sikap profesionalisme yang rendah, serta beberapa tenaga pengajar belum menunjukkan disiplin yang memadai. Temuan dari penelitian ini mengindikasikan bahwa Man 3 Medan telah menerapkan analisis SWOT dalam perencanaan peningkatan mutu tenaga pengajar dan telah menyusun program tahunan yang dapat meningkatkan kualitas tenaga pengajar sehingga mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Manajemen Implementasi Panel Interaktif Digital Sebagai Strategi Pemerataan Pembelajaran Di Smp Methodist Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang Osman Manalu; Daniel Napitupulu; Satria Luthfi Maulana; Kristin M. Pardede; Jelita Ananda Putri br. Manjorang
Jurnal Manajemen Dan Akuntansi Medan Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Manajemen Dan Akuntansi Medan Januari 2026
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jumansi.v8i1.7997

Abstract

Latar belakang: Pemerataan pembelajaran masih menjadi tantangan dalam dunia pendidikan, khususnya dalam pemanfaatan teknologi pembelajaran di tingkat sekolah menengah pertama. Perbedaan akses, kemampuan guru, dan pemanfaatan media digital menyebabkan kualitas pembelajaran belum merata. Panel interaktif digital hadir sebagai salah satu solusi untuk mendukung pembelajaran yang lebih interaktif, inklusif, dan adaptif terhadap kebutuhan siswa. Oleh karena itu, diperlukan kajian mengenai manajemen implementasi panel interaktif digital sebagai strategi pemerataan pembelajaran di SMP Methodist Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang, Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi proses pembelajaran, wawancara mendalam dengan guru dan pihak sekolah, serta dokumentasi. Subjek penelitian meliputi guru dan siswa yang terlibat langsung dalam penggunaan panel interaktif digital. Pemilihan informan dilakukan menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi Hasil penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi panel interaktif digital mampu meningkatkan kualitas dan pemerataan pembelajaran. Guru memanfaatkan panel interaktif digital untuk menyajikan materi, menampilkan konten audiovisual, mengintegrasikan aplikasi pembelajaran interaktif, serta melaksanakan evaluasi pembelajaran secara langsung. Penggunaan media ini mendorong partisipasi aktif siswa, mempermudah pemahaman materi, meningkatkan motivasi belajar, serta memperkuat kolaborasi antar siswa dalam proses pembelajaran, Kesimpulan: Manajemen implementasi panel interaktif digital berperan penting dalam mendukung pemerataan pembelajaran. Keberhasilan penerapan teknologi ini memerlukan perencanaan yang matang, peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan berkelanjutan, serta dukungan sarana dan prasarana teknologi yang memadai agar pemanfaatannya dapat berjalan optimal dan berkesinambungan.
OPTIMALISASI PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL SEBAGAI STRATEGI PEMASARAN PADA UMKM VENUS CARWASH MEDAN Daniel Napitupulu; Satria Luthfi Maulana; Osman Manalu
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 32 No. 2 (2026): APRIL-JUNI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/kh7y3762

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong perubahan pola pemasaran dari metode konvensional menuju pemasaran berbasis media sosial. Namun, masih banyak pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang belum mampu memanfaatkan media sosial secara optimal sebagai sarana promosi dan komunikasi dengan pelanggan. Salah satu UMKM yang mengalami permasalahan tersebut adalah Venus Carwash Medan, yang masih menghadapi keterbatasan dalam pengelolaan konten digital, strategi promosi, serta pemanfaatan platform media sosial untuk meningkatkan jangkauan pasar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan media sosial sebagai strategi pemasaran guna meningkatkan visibilitas usaha, memperluas jangkauan pelanggan, dan meningkatkan daya saing UMKM Venus Carwash Medan. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi observasi, identifikasi kebutuhan mitra, sosialisasi, pelatihan pengelolaan media sosial, pendampingan pembuatan konten promosi, serta evaluasi hasil kegiatan. Platform media sosial yang digunakan difokuskan pada Instagram, Facebook, dan TikTok sebagai media promosi yang efektif dan sesuai dengan karakteristik target pasar. Pendampingan dilakukan melalui penyusunan strategi konten, peningkatan kualitas visual promosi, serta pemanfaatan fitur-fitur media sosial untuk mendukung interaksi dengan pelanggan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan mitra dalam mengelola media sosial sebagai sarana pemasaran digital. Mitra mampu membuat konten promosi yang lebih menarik, menyusun jadwal unggahan secara teratur, serta meningkatkan interaksi dengan pelanggan melalui platform media sosial. Dengan demikian, pemanfaatan media sosial terbukti menjadi strategi pemasaran yang efektif dalam mendukung pengembangan usaha dan meningkatkan daya saing UMKM Venus Carwash Medan di era digital.  Kata kunci: Pemasaran Digital, Media Sosial, E-Commerce, UMKM, Carwash