Sri Widayati
Prodi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Islam Bandung.

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Aplikasi VB untuk Evaluasi Real Option Tambang Nikel PT XYZ Sulawesi Selatan Zamzam Muhammad Akbar; M. Rahman Ardhiansyah; Sri Widayati
Jurnal Riset Teknik Pertambangan Volume 6, No. 1, Juli 2026, Jurnal Riset Teknik Pertambangan (JRTP)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrtp.v6i1.10326

Abstract

Abstract. Nickel price volatility creates significant uncertainty in cash-flow projections and may lead conventional Discounted Cash Flow (DCF) valuation to undervalue managerial flexibility in mining investments. This study evaluates the investment feasibility of a laterite nickel mining project at PT XYZ (South Sulawesi) using DCF and Real Options Analysis (ROA) with Binomial Lattice and Black–Scholes models. The DCF results indicate the project is not financially feasible, yielding a negative Net Present Value (NPV) of IDR –109.78 billion, an Internal Rate of Return (IRR) of 5%, and a Payback Period of 7.58 years. ROA quantifies the value of managerial flexibility under market uncertainty, producing an option value of approximately IDR 62.03 billion using the Binomial Lattice model and IDR 7.136 billion using the Black–Scholes model (values to be aligned with the finalized calculation table). Although the option value adds economic insight, it does not fully offset the negative NPV under the base-case assumptions. Therefore, the recommended strategy is to delay investment until market conditions improve or to reassess the exercise cost structure. This study also implements VBA in Microsoft Excel to automate calculations, improving computational efficiency and reducing input errors. Abstrak. Volatilitas harga nikel menimbulkan ketidakpastian proyeksi arus kas sehingga penilaian investasi menggunakan Discounted Cash Flow (DCF) berpotensi mengabaikan nilai fleksibilitas manajerial. Penelitian ini mengevaluasi kelayakan investasi proyek tambang nikel laterit PT XYZ (Sulawesi Selatan) menggunakan DCF dan Real Options Analysis (ROA) dengan model Binomial Lattice dan Black–Scholes, serta mengotomasi perhitungan menggunakan VBA pada Microsoft Excel. Hasil DCF menunjukkan proyek belum layak secara finansial dengan NPV sebesar –Rp109,78 miliar, IRR 5%, dan Payback Period 7,58 tahun. ROA menghasilkan nilai opsi sekitar Rp62,03 miliar (Binomial Lattice) dan Rp7,136 miliar (Black–Scholes) (akan diseragamkan dengan tabel hasil final). Nilai opsi menunjukkan adanya manfaat fleksibilitas keputusan, namun belum cukup untuk menutup NPV yang negatif pada skenario dasar. Oleh karena itu, strategi yang disarankan adalah menunda pelaksanaan investasi hingga kondisi pasar lebih menguntungkan atau meninjau kembali struktur biaya pelaksanaan investasi. Implementasi VBA mempercepat proses perhitungan, meningkatkan konsistensi hasil, dan mengurangi kesalahan input.
Optimasi Rancangan Sequence Penambangan Batupasir untuk Pencapaian Target Produksi Achmed Alfarizi Gerard; Yunus Ashari; Sri Widayati
Jurnal Riset Teknik Pertambangan Volume 6, No. 1, Juli 2026, Jurnal Riset Teknik Pertambangan (JRTP)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrtp.v6i1.10325

Abstract

Abstrak. Kegiatan penambangan batupasir memiliki peranan penting dalam memenuhi kebutuhan material konstruksi dan pembangunan infrastruktur. Peningkatan aktivitas pembangunan menyebabkan permintaan batupasir terus meningkat, sehingga perusahaan tambang dituntut untuk mencapai target produksi secara berkelanjutan. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, diperlukan perencanaan tambang terbuka yang tersusun dengan baik, meliputi penentuan tahapan penambangan, perencanaan kemajuan tambang, dan pengendalian produksi. Penelitian ini dilakukan di CV Bumi Pasir Makmur yang berlokasi di Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat, dengan luas wilayah izin usaha pertambangan sebesar 16,2 hektar. Metode penelitian meliputi analisis model geologi dan estimasi sumber daya batupasir menggunakan metode geofisika geolistrik, serta kajian geoteknik untuk menentukan geometri lereng yang stabil. Hasil analisis digunakan sebagai dasar dalam perancangan mine sequence yang efektif guna mendukung keselamatan dan kelancaran operasi penambangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cadangan batupasir yang dapat ditambang sebesar 4.555.125 BCM. Dengan target produksi tahunan sebesar 1.152.858,14 BCM, umur tambang diproyeksikan selama lima tahun. Perencanaan tambang yang terstruktur dan terintegrasi diharapkan dapat meningkatkan produktivitas serta mendukung keberlanjutan dan kelayakan operasi penambangan. Abstract. Sandstone mining plays an important role in supplying construction materials for infrastructure development. The increasing intensity of construction activities has led to higher demand for sandstone, requiring mining companies to achieve production targets in a sustainable manner. This condition emphasizes the need for well-structured open-pit mine planning, including mining sequence design, mine advance planning, and production control. This study was conducted at CV Bumi Pasir Makmur, located in Leles District, Garut Regency, West Java Province, covering a mining area of 16.2 hectares. The research involved geological modeling and sandstone resource estimation using geoelectrical resistivity methods, supported by geotechnical analysis to determine stable slope geometry. The results were integrated into an optimized mine sequence design aimed at improving operational efficiency and maintaining mining safety. The analysis identified mineable sandstone reserves of 4,555,125 BCM. With an annual production target of 1,152,858.14 BCM, the projected mine life is approximately five years. The proposed integrated mine planning approach is expected to enhance productivity while supporting the sustainability and technical feasibility of the mining operation.