Febri Delmi Yetti
Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Tabungan Nasional, Akumulasi Modal, dan Pertumbuhan Output di Indonesia 2020–2024: Analisis Teoretis dan Empiris Berdasarkan Model Solow–Swan Febri Delmi Yetti; Ayus Ahmad Yusuf
Al-Muamalat Jurnal Hukum dan Ekonomi Syariah Vol 11 No 1 (2026): Al-Muamalat: Jurnal Hukum dan Ekonomi Syari'ah
Publisher : IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/muamalat.v11i1.14012

Abstract

This study examines the relationship between national savings, capital accumulation, and economic growth in Indonesia during the period 2020–2024 by integrating conventional growth theory (Solow–Swan and Blanchard) with Islamic economic perspectives, including maqasid al-shariah, risk-sharing mechanisms, and Islamic financial instruments. Using secondary data from BPS, Bank Indonesia, OJK, and the Ministry of Finance, this research applies descriptive–quantitative analysis, Pearson correlation, and steady-state simulations to evaluate Indonesia’s growth dynamics. The findings show that Indonesia’s national saving rate (33–34% of GDP) reflects strong domestic financial capacity but remains below the estimated golden rule level. Investment efficiency is also relatively low, as indicated by a high ICOR (6–7), suggesting limited output gains from capital accumulation. The positive correlation between savings and output (r ≈ 0.78) mainly reflects macroeconomic stability rather than long-term causality. Furthermore, Islamic financial instruments such as sovereign sukuk, profit-sharing financing, productive waqf, and ZISWAF demonstrate significant potential to improve capital efficiency and promote inclusive and sustainable economic growth.
Neo-Integrated Islamic Market Justice (Neo-IIMJ): Paradigma Baru Pasar Berkeadilan dalam Ekonomi Islam Febri Delmi Yetti; Wartoyo Wartoyo
Journal of Accounting and Finance Management Vol. 6 No. 5 (2025): Journal of Accounting and Finance Management (November - December 2025)
Publisher : DINASTI RESEARCH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jafm.v6i5.2574

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merekonstruksi teori pasar Islami melalui pengembangan model Neo-Integrated Islamic Market Justice (Neo-IIMJ) sebagai paradigma baru dalam ekonomi Islam. Model ini disusun dengan memadukan pemikiran ekonomi Islam klasik dan kontemporer yang menempatkan keadilan, etika, dan kemaslahatan sebagai fondasi utama pasar. Pendekatan ini mengintegrasikan enam dimensi analisis, yaitu normatif, positif, institusional, moral-epistemik, struktural, dan preskriptif. Kajian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Sumber data terdiri atas literatur klasik seperti karya Abu Yusuf, al-Mawardi, al-Ghazali, Ibn Taymiyyah, Ibn Khaldūn, dan al-Syaṭibi, serta literatur kontemporer dari al-Ṣadr, Chapra, dan Kahf. Hasil kajian menunjukkan bahwa Neo-IIMJ menawarkan kerangka integratif yang menyeimbangkan antara efisiensi pasar dan keadilan sosial dengan berlandaskan maqaṣid al-syari‘ah. Model ini relevan untuk menghadapi tantangan ekonomi global modern, khususnya dalam mewujudkan pasar yang adil, transparan, dan berkelanjutan. Temuan penelitian ini memberikan kontribusi teoretis terhadap pengembangan epistemologi ekonomi Islam dan kontribusi praktis bagi perumusan kebijakan publik yang berorientasi pada kesejahteraan sosial dan keadilan ekonomi.