p-Index From 2021 - 2026
11.093
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Afkaruna: Indonesian Interdisciplinary Journal of Islamic Studies Jurnal Al-Qardh Al-Mustashfa MAHKAMAH: Jurnal Kajian Hukum Islam Jurnal Tirtayasa Ekonomika (Tirtayasa Economica Journal) Li Falah: Jurnal Studi Ekonomi dan Bisnis Islam At-Tawassuth: Jurnal Ekonomi Islam MALIA IQTISHADUNA: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam Ad-Deenar: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Nizham Journal of Islamic Studies At-tijaroh: Jurnal Ilmu Manajemen dan Bisnis Islam Al-Masharif: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Keislaman Adzkiya : Jurnal Hukum dan Ekonomi Syariah Profit : Jurnal Kajian Ekonomi dan Perbankan Syariah KONSEP DAN TUJUAN PADA TINJUAN BISNIS SYARIAH BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesian Journal of Islamic Business and Economics (IJIBE) Iqtishadia: Jurnal Kajian Ekonomi dan Bisnis Islam Jurnal Ilmu Manajemen Retail Universitas Muhammadiyah Sukabumi (JIMAT UMMI) El-Iqtishady An-Nisbah : Jurnal Perbankan Syariah Jurnal Akuntansi dan Keuangan (JAK) Al-Qashdu: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah AL-MULTAZIM : Jurnal Manajemen Bisnis Syariah Salam (Islamic Economics Journal) Al Fiddhoh: Journal of Banking, Insurance, and Finance el-Jizya: Jurnal Ekonomi Islam Mabsya: Jurnal Manajemen Bisnis Syariah Islamic Economic and Business Journal CASHFLOW : CURRENT ADVANCED RESEARCH ON SHARIA FINANCE AND ECONOMIC WORLDWIDE Akademika : Jurnal Pemikiran Islam Journal of Comprehensive Science PERADABAN JOURNAL of ECONOMIC and BUSINESS Journal of Accounting and Finance Management (JAFM) Jurnal Ilmu Multidisplin Kasta: Jurnal Ilmu Sosial, Agama, Budaya dan Terapan Jeksyah Journal of Islamic Economics Lariba Jurnal Manajemen, Akuntansi, Ekonomi Velocity: Journal of Sharia Finance and Banking Journal of Social Science and Business Studies Jurnal Global Ilmiah Jurnal Ekonomi Bisnis Antartika Baashima: Jurnal Bisnis Digital, Akuntansi, Kewirausahaan, dan Manajemen AB-JOIEC: Al-Bahjah Journal of Islamic Economics Jurnal Inovasi Global JESKaPe: Jurnal Ekonomi Syariah, Akuntansi dan Perbankan Insight : International Journal of social research Journal of Sharia Accounting and Tax (JSAT Wealth: Journal of Islamic Banking and Finance EduBase: Journal of Basic Education Al-masharif: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Keislaman Jurnal Nusa Manajemen Amwaluna: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah Ecopreneur : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Journal of Sharia Tourism and Hospitality Cirebon International Journal of Economics and Business Journal of Sharia Micro Enterprise and Cooperation Al-Wajih: The Journal of Islamic Studies Contemporary Islamic Economic and Business Review Jurnal Ekonomi, Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (JEBIMAN) Al-Mustashfa: Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah Journal of Islamic Economics Business (JIsEb) Al-Amwal: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah DIMASEJATI:Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

PEMETAAN INDUSTRI KREATIF DI KOTA CIREBON (PROSPEK DAN TANTANGANNYA DALAM UPAYA PENINGKATAN EKONOMI MASYARAKAT) Wartoyo Wartoyo; Nur Haida
At-tijaroh: Jurnal Ilmu Manajemen dan Bisnis Islam Vol 6, No 2 (2020): DESEMBER 2020
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/tijaroh.v6i2.2501

Abstract

AbstractThe development of the economy and creative industry is developing so rapidly, that the Indonesian government encourages all regions to develop the creative economy to boost the local economy, one of which is to form a special body that manages and manages the creative economy from the central to the regional level, namely the Creative Economy Agency or BEKRAF. Cirebon City has a very strategic geographical location because it is located in the path of the crossing of goods and services through the north coast (pantura) which connects the western region which is the center of national economic circulation. This study uses a survey method with a qualitative approach and descriptive analysis. The results of this study indicate that the culinary sub-sector is the largest sub-sector of the other types of creative economy in the city of Cirebon with a percentage reaching 42%, followed by the Fashion economy 15%, Craft Economy, Architecture and Visual Design respectively by 12%. whereas for the most creative economy actors, the District Prosecutor's Office reached 45.8%, followed by Harjamukti District 37%, Pekalipan District 25%, Kesambi District 10.7% and Lemahwutut District 6%. From these data, the culinary economy, Fashion and Craft can be used as a superior subsector for the City of Cirebon, while the District Prosecutors and District Kesambi can be used as a creative economic center in the city of Cirebon. The potential to make the Creative economy as one of the sectors boosting the local economy in the city of Cirebon is very large, with the condition that there is good cooperation between related parties so that the synergy and management of the management run in harmony and balance, in addition it also requires 3 (three) important steps to improve and developing a local economy through a creative economy, namely: building a shared commitment, determining superior accommodation and finally creating local branding. Keywords: Creative Economy, Economic Development, Economic Innovation AbstrakPerkembangan ekonomi dan industri kreatif berkembang begitu pesat, sehingga pemerintah Indonesia mendorong semua daerah untuk mengembangkan ekonomi kreatif untuk menigkatkan ekonomi lokal, salah satunya adalah dengan membentuk badan khusus yang mengelola dan mengurusi ekonomi kreatif dari tingkat pusat hingga daerah yaitu Badan Ekonomi Kreatif atau BEKRAF. Kota Cirebon memiliki letak geografis yang sangat strategis karena terletak di jalur perlintasan barang dan jasa melalui pantai utara (pantura) yang menghubungkan wilayah bagian barat yang menjadi pusat perputaran ekonomi nasional. Penelitian ini menggunakan metode survey dengan pendekatan kualitatif dan analisis deskriftif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Sub sektor kuliner merupakan sub sektor paling besar dari jenis ekonomi kreatif lainnya di Kota Cirebon dengan persentase mencapai 42%, disusul kemudian oleh ekonomi Fashion 15%, Ekonomi Kriya, Arsitektur dan Desain Visual masing-masing sebesar 12%. sedangkan untuk wiyalah yang paling banyak pelaku ekonomi kreatifnya adalah Kecamatan Kejaksan dengan persentasi mencapai 45,8%, disusul Kecamatan Harjamukti 37%, Kecamatan Pekalipan 25%, Kecamatan Kesambi 10,7% dan Kecamatan Lemahwungkuk 6%. Dari data tersebut maka ekonomi kuliner, Fashion dan Kriya bisa dijadikan sebagai subsektor unggulan untuk Kota Cirebon, sedangkan Kecamatan Kejaksan dan Kecamatan Kesambi bisa dijadikan sebagai pusat ekonomi kreatif yang ada di Kota Cirebon. Potensi untuk menjadikan ekonomi Kreatif sebagai salah satu sektor pendongkrak ekonomi lokal di Kota Cirebon sangatlah besar, dengan syarat terjadi kerjasama yang baik antara para pihak terkait sehingga sinergi dan manajemen pengelolaannya berjalan selaras dan seimbang, selain itu juga diperlukan 3 (tiga) langkah penting untuk meningkatkan dan mengembangkan ekonomi loka melalui ekonomi kreatif yaitu : membangun komitmen bersama, menentukankomoditas unggulan dan terakhir adalah menciptakan local branding.Kata Kunci : Ekonomi Kreatif, Pembangunan ekonomi, Inovasi Ekonomi
PROGRAM PEMBERDAYAAN EKONOMI MUSTAHIK PADA UMKM DI LEMBAGA ZAKAT CENTER KOTA CIREBON Wartoyo Wartoyo; Nila Ernila
At-tijaroh: Jurnal Ilmu Manajemen dan Bisnis Islam Vol 5, No 1 (2019): JUNI 2019
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (770.071 KB) | DOI: 10.24952/tijaroh.v5i1.1629

Abstract

AbstractZakat is not only for consumptive needs but also for productive business development needs so that in time the mustahik can become muzakki. The Zakat Center's efforts to provide venture capital, assistance and guidance to its assisted mustahik that reach accelerated business development. The purpose of this study was to determine the effect of business capital, mentoring and coaching in an independent economic program towards increasing the income of mustahik micro-businesses both partially and simultaneously. This study uses a quantitative approach with data collection techniques using questionnaires distributed to 88 partners assisted by independent economic programs at the Zakat Center. The results showed that the business capital variable did not affect the increase in mustahik micro-business income, the assistance variable had an effect on the increase in mustahik micro-business income, and the coaching variable had an effect but was not significant on the increase in mustahik micro-business income, and simultaneously influential business capital, mentoring and influential guidance significant increase in mustahik micro business income. Keyword : Mustahiq, micro business, empowerment Abstrak            Dewasa ini zakat tidak hanya disalurkan untuk kebutuhan konsumtif akan tetapi juga  untuk kebutuhan pengembangan usaha produktif agar pada saatnya nanti para mustahik dapat  menjadi muzakki. Upaya Zakat Center melakukan pemberian modal usaha, pendampingan dan pembinaan terhadap para mustahik binaannya merupakan upaya untuk menciptakan akselerasi pengembangan usaha. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh modal usaha, pendampingan dan pembinaan dalam program ekonomi mandiri terhadap peningkatan pendapatan usaha mikro mustahik baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan angket yang disebar kepada 88 mitra binaan program ekonomi mandiri di Zakat Center. Hasil penelitian menunjukan variabel modal usaha tidak berpengaruh terhadap peningkatan pendapatan usaha mikro mustahik, variabel pendampingan berpengaruh terhadap peningkatan pendapatan usaha mikro mustahik, dan variabel pembinaan berpengaruh namun tidak signifikan terhadap peningkatan pendapatan usaha mikro mustahik, dan secara simultan penyaluran modal usaha, pendampingan dan pembinaan berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pendapatan usaha mikro mustahik. Kata Kunci: Mustahiq, usaha mikro, pemberdayaan
Sejarah Pemikiran Akuntansi Syariah Wartoyo Wartoyo
Adzkiya : Jurnal Hukum dan Ekonomi Syariah Vol 1 No 1 (2013): Adzkiya Jurnal Hukum dan Ekonomi Syariah
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri Meto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.786 KB)

Abstract

Akuntansi Syari’ah hadir ditengah berkembangnya sistem keuangan syari’ah yang mulai marak muncul sejak pertangahan tahun 1990-an. Bagi sebagian kalangan akuntansi syari’ah merupakan sesuatu yang “dipaksakan ada”. Anggapan seperti ini tidaklah salah dan juga tidak sepenuhnya benar, sebab akuntansi syari’ah memiliki akar sejarah yang kuat dalam peradaban Islam jauh sebelum peradaban Barat mencapai puncak keemasannya hingga sekarang ini. Beberapa hal bahkan membuktikan sebaliknya, bahwa akuntansi konvensional bukanlah bagian dari hasil peradaban Barat yang oleh mereka diklaim ditemukan oleh Luca Pacioli, namun merupakan ilmu yang sudah lama berkembang dan dipraktikan di dunia Islam selama kurang lebih 6 abad sebelumnya.
PERSEPSI DAN RESPON PESANTREN TERHADAP IMPLEMENTASI EKONOMI ISLAM wartoyo wartoyo
Al-Mustashfa: Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.714 KB) | DOI: 10.24235/jm.v3i1.375

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk melihat masalah apa yang menyebabkan  tidak optimalnya pondok pesantren dalam mendukung pengembangan ekonomi islam di Indonesia dengan melihat bagaimana sesungguhnya persepsi atau pemahaman santri-santri pondok pesantren mengenai konsep-konsep ekonomi islam yang telah mereka pelajari dalam kitab-kitab kuning yang sudah menjadi kajian di dunia pesantren selama bertahun-tahun. Penelitian ini bertempat di Pondok Pesantren Al-Humaidy Astanajapura Cirebon, jenis penelitian ini adalah field research dengan pendekatan kuantitatif-deskriptif. Metodfe kuantitatif digunakan agar pengukuran data-data dalam penelitian ini dapat diukur dengan pasti sehingga bisa memperoleh data yang akurat  dan tidak bias. Sebagai alat dalam  pengumpulan data, maka digunakan kuisioner, dimana pertanyaan-pertanyaan dalam kuisioner ini tidak hanya bersifat positif sehingga dengan mudah dibenarkan oleh responden, namun juga ada yang bersifat pertanyaan negatif, sehingga tingkat pemahaman responden akan terlihat dengan jelas dari jawaban-jawaban yang diberikan dalam penelitian ini. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi atau pemahaman santri pondok pesantren Al-Humaidy terhadap konsep-konsep ekonomi islam sangat baik dengan capaian tingkat pemahaman sebesar 75% sangat baik dan 25% baik. Dari temuan terhadap persepsi tersebut ternyata berbanding lurus dengan respon yang diberikan santri pondok pesantren Al-Humaidy terhadap implementasi konsep-konsep ekonomi isla di bank  syariah yang mencapai 75% merespon sangat baik dan 25% merespon baik.Kata Kunci : Pesantren dan Ekonomi IslamAbstract               This study aims to look at what caused the problem is not optimal boarding school in supporting the economic development of Islam in Indonesia to see how the real perception or understanding santri boarding the Islamic economic concepts they have learned in the books that have become yellow studies in the Islamic world for many years. This study took place in Pondok Pesantren Al-Humaidy Astanajapura Cirebon, this kind of research is field research with a quantitative-descriptive approach. Quantitative Metodfe used so that measurement data in this study can be measured with certainty so that it can obtain the data that is accurate and unbiased. As a tool in data collection, we used a questionnaire, where the questions in the questionnaire is not only positive so easily justified by the respondents, but there are also questions that are negative, so that the level of understanding of the respondents will be seen clearly from the answers given in this research. Results from this study indicate that the perception or understanding of boarding school students Al-Humaidy against Islamic economic concepts very well with the achievement level of comprehension by 75% excellent and 25% good. From the findings of the perception is apparently proportional to the response given boarding school students Al-Humaidy the implementation isla economic concepts in Islamic banks, which reached 75% responded very well and 25% responded well.Keywords: Boarding school and Islamic Economics
REKONTRUKSI HUKUM TRANSAKSI MUAMALAH DENGAN PENDEKATAN KAIDAH FIQHIYYAH Wartoyo Wartoyo
Al-Mustashfa: Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/jm.v5i1.6788

Abstract

AbstractDevelopments and changes in the legal area of muamalah are very dynamic, changes occur not in the number of years or months, but the count of days and even hours. That is why it is required a legal basis that can also offset the rapid change and development that occurs in the muamalat law. Therefore, the scholars of the ushul fiqih have long since laid down the basic rules of ushuliyah and fiqhiyyah rules in order to enable the ulama to be able to easily do the law of istimbath so that a problem in the muamalah clearly the position of the judge. One of the fiqhiyyah rules laid down by ushul fiqh experts is the gift of an au'u minal fardli. According to As-Shuyuti the implementation of this rule is that when faced in an emergency, a matter of sunnah can be interpreted to be broader and more flexible than the law. This paper will try to apply the fiqhiyyah rules when it is implemented in the realm of the muamalah especially in the issues of transactions that develop in today's sharia economic.Keywords: Fiqhiyyah Rules, Muamalah, and Sharia Transaction. AbstrakPerkembangan dan perubahan dalam bidang hukum muamalah sangatlah dinamis, perubahan terjadi bukan dalam hitungan tahun atau bulan, melainkan hitungan hari dan bahkan jam. Oleh sebab itulah diperlukan sebuah landasan hukum yang juga dapat mengimbangi cepatnya perubahan dan perkembangan yang terjadi dalam hukum muamalat. Untuk itu para ulama ahli ushul fiqih sejak jauh hari telah meletakkan kaidah-kaidah dasar ushuliyah maupun kaidah fiqhiyyah dengan tujuan agar para ulama sesudahnya dapat dengan mudah melakukan istimbath hukum agar suatu persoalan dalam muamalah jelas kedudukan hukunya. Salah satu kaidah fiqhiyyah yang telah diletakkan oleh para ahli ushul fiqh adalah kadiah an-naflu ausa’u minal fardli. Menurut As-Shuyuti implementasi kaidah ini adalah bahwa bila dihadapkan dalam kondisi darurat, maka suatu perkara sunnah bisa dimaknai lebih luas dan fleksibel hukumnya daripada perkara yang fardlu. Makalah ini akan mencoba mengaplikasikan kaidah fiqhiyyah tersebut bila diimplementasikan dalam ranah muamalah khususnya dalam persoalan-persoalan transaksi yang berkembang dalam ekonomi syariah pada masa sekarang ini.Kata Kunci: Kaidah Fiqhiyyah, Muamalah, dan Transaksi Syariah.
KONSEP NASKH DALAM TEORI HUKUM MAHMUD MUHAMMAD THAHA wartoyo wartoyo
Mahkamah : Jurnal Kajian Hukum Islam Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (530.145 KB) | DOI: 10.24235/mahkamah.v1i2.421

Abstract

Tulisan ini berusaha menelusuri metode naskh dalam pemikiran hukum Islam Mahmud Muhammad Thaha, baik landasan konseptual yang ia bangun, maupun implikasinya terhadap permasalahan-permasalahan hukum. Dari hasil kajian yang telah dilakukan, ditemukan tiga karakteristik metode nasakh Thaha yaitu: Pertama, peralihan dari satu teks ke teks lain, di mana antara satu teks dengan teks lainnya tidak dalam satu ayat, atau bahkan berbeda surat. Kedua, peralihan dari satu teks ke teks lainnya, tapi masih dalam satu ayat. Thaha pernah menjelaskan, bahwa penyebutan atau pembagian makkiyah dan Madaniyah hanya menunjukkan keumumannya saja, sebab ada pula ayat-ayat Madaniyah yang memiliki kandungan semangat atau sifat Makkiyah dan begitu juga sebaliknya. Ketiga, Thaha terkadang dengan kedalaman ilmu tasawufnya, memiliki pandangan sendiri mengenai suatu pemasalahan yang di dalam Al-Qur’an tidak dinyatakan secara tegas mengenai hukum dari persoalan tersebut. Sebab memang Thaha biasanya menggunakan pandangannya ini dalam persoalan-persoalan yang bersifat “keduniaan”, misalnya pendapat dan pandangannya mengenai masalah keadilan ekonomi, politik dan lain-lain This article attempts to explore the method of naskh in Mahmud Muhammad Thaha’s Islamic legal thought, both its conceptual foundation he built, and the implications for legal issues. From the studies that have been conducted, it is found that there are three characteristics of nasakh method according to Thaha, namely: firstly, the transition from one text to another, where the text and the other is not in one paragraph, or even a different letter. Secondly, the transition from one text to another, but still in one paragraph. Thaha once explained, that the mention or division between Meccan surah and Madaniyah only showed generalization only, because there are also passages in Madaniyah which contains the spirit or nature of Meccan surah and vice versa. Thirdly, Thaha sometimes with a depth in a mystical science, has his own view about a problem that the Qur'an does not explicitly stated in the law on the issue. Thaha usually use these views in matters that are "mundane" such as his opinions and views on issues of economic justice, political and others.
Sejarah Pemikiran Akuntansi Syariah Wartoyo Wartoyo
Adzkiya : Jurnal Hukum dan Ekonomi Syariah Vol 1 No 1 (2013): Adzkiya Jurnal Hukum dan Ekonomi Syariah
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri Meto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.786 KB)

Abstract

Akuntansi Syari’ah hadir ditengah berkembangnya sistem keuangan syari’ah yang mulai marak muncul sejak pertangahan tahun 1990-an. Bagi sebagian kalangan akuntansi syari’ah merupakan sesuatu yang “dipaksakan ada”. Anggapan seperti ini tidaklah salah dan juga tidak sepenuhnya benar, sebab akuntansi syari’ah memiliki akar sejarah yang kuat dalam peradaban Islam jauh sebelum peradaban Barat mencapai puncak keemasannya hingga sekarang ini. Beberapa hal bahkan membuktikan sebaliknya, bahwa akuntansi konvensional bukanlah bagian dari hasil peradaban Barat yang oleh mereka diklaim ditemukan oleh Luca Pacioli, namun merupakan ilmu yang sudah lama berkembang dan dipraktikan di dunia Islam selama kurang lebih 6 abad sebelumnya.
TRANSFORMASI NILAI-NILAI FILOSOFIS IBADAH DALAM EKONOMIS SYARIAH Wartoyo Wartoyo
Nizham Jurnal Studi Keislaman Vol 6 No 02 (2018): Hukum Ekonomi Syariah
Publisher : Postgraduate State Islamic Institute (IAIN) Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (638.002 KB)

Abstract

Seorang muslim tidak akan pernah mencapai kesempurnaan ibadahnya,apabila belum mengetahui dan mengimplementasikan tujuan dan nilai-nilai filosofis yang terkandung di dalamnya. Maksud dan tujuan dari syariatkannya ibadah bukanlah terletak pada praktik ritualnya semata, melainkan jauh lebih dalam lagi, bahwa terdapat nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya yang harus diterapkan oleh setiap muslim dalam menjalani kehidupannya sehari-hari. Sehingga dampak dari ibadah vertikal (habluminallah) juga dapat terimplementasi kedalam bentuk ibadah horizontal (habluminannas). Bila setiap muslim sudah mampu memahami dan menerapkan setiap nilai-nilai yang terkandung dalam ibadah, maka hampir setiap aktivitas yang dilakukannya pun akan bernilai ibadah. Begitu juga dengan aktivitas dalam muamalah, baik jual beli, sewa menyewa, utang-piutang dan lainnya, apabila semuanya didasari oleh semangat ibadah, yaitu mencari ridla dari Allah dengan jalan menciptakan kemaslahatan di dunia, baik dengan sesama manusia maupun dengan alam sekitarnya, sehinga tercapai falah atau kebahagiaan dunia akhirat.
ANALISIS PENERAPAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI DALAM MENUNJANG EFEKTIVITAS PENGENDALIAN INTERNAL PEMBIAYAAN MURA>BAHAH DI BANK SYARIAH Wartoyo Wartoyo; Nova Gina Meutia
el-Jizya: Jurnal Ekonomi Islam Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.177 KB) | DOI: 10.24090/ej.v4i2.2016.pp345-376

Abstract

Lembaga keuangan khususnya perbankan merupakan lembaga yang menganut prinsip kehati-hatian (prudential principe) terutama dalam hal penyaluran pembiayaan kepada nasabah. Hal ini berlaku juga bagi perbankan syariah yang secara konsep dan prinsipnya sama dengan perbankan konvensional dalam hal penerapan sisem informasi akuntansi. Sistem informasi akuntansi di perbankan lebih dimaksudkan untuk melakukan sistem pengawasan, kontrol dan evaluasi terhadap pembiayaan yang disalurkan, supaya lebih efektif dan terkendali. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan sistem informasi akuntansi dalam menunjang efektivitas pengendalian internal pembiayaan murabahah pada PT Bank BNI Syariah Kantor Cabang Cirebon. Penelitian ini menggunakanmetode kualitatif dengan analisis deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa penerapan sistem informasi akuntansi pembiayaan mura>bahah} sudah diterapkan oleh PT Bank BNI Syariah kantor cabang Cirebon dan telah memadai serta memenuhi unsur-unsur sistem informasi akuntansi. Sedangkan pengendalian internal dapat dikatakan telah efektif. yang terdiri dari komponen pengendalian internal yaitu lingkungan pengendalian, penaksiran risiko, informasi dan komunikasi, aktivitas pengendalian dan pemantauan. Dalam praktiknya pada pembiayaan, hanya saja lingkungan pengendalian pada manajemen selalu menetapkan target pembiayaan yang tinggi sehingga karyawan bisa saja mengabaikan prosedur atau peraturan yang telah ditetapkan pada Bank. Dan penerapan sistem informasi akuntansi dalam menunjang efektivitas pengendalian internal pembiayaan mura>bahah} diukur dari NPF pada Bank BNI syariah Kantor Cabang Cirebon menunjukkan tingkat NPF yang berfluktuatif namun masih dibawah standar BI yaitu 5%. Financial institutions, especially banks, are the institutions that embrace the prudential principle, especially in terms of the distribution of funding to customers. This principle is also applied by Islamic banks, which have the same concepts and principles as conventional banks in terms of the application of accounting information system. Accounting information system in banking is intended to monitor, control, and evaluate the system of finance distribution to make it more effective and controlled. This study was aimed at determining the application of accounting information systems to support the effectiveness of internal controls of murabaha financing at PT Bank BNI Syariah Branch Office Cirebon. This study used a qualitative method and descriptive analysis. Based on the research findings and discussion, it can be concluded that the accounting information system of murabaha financing has been applied by PT Bank BNI Syariah Branch Office Cirebon and has been adequate and met the elements ofaccounting information systems. Meanwhile, internal control is considered to be effective, consisting of components of internal control, namely the control environment, risk assessment, information and communication, and controlling and monitoring activities. However, in financing practices, management control environment always sets high targets of financing transaction that drive the employees to ignore the procedures or rules set by the Bank. In addition, application of accounting information systems in supporting the effectiveness of internal control of murabaha financing, which is measured by NPF, at Bank BNI sharia Cirebon Branch Office shows that fluctuative level but still below BI standard of 5%.
Analisis Kausalitas Antara Harga Saham Konvensional Dengan Harga Saham Syariah Di Indonesia (pendekatan granger causality): Analisis Kausalitas Antara Harga Saham Konvensional Dengan Harga Saham Syariah Di Indonesia (pendekatan granger causality) Wartoyo Ayus Ahmad Yusuf
el-Jizya: Jurnal Ekonomi Islam Vol. 6 No. 2 (2018)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.582 KB) | DOI: 10.24090/ej.v6i2.2035

Abstract

Stock Price that occur in the share market always fluctuate over time. Stock value fluctuations will be set by the strength of supply and demand. If the supply amount is greater than the amount of demand, generally the exchange stock value will decrease, and vice versa. Not only that, competition between companies in marketing their shares also affect the stock price changes. It is clear if there is a change in price increase on syariah stock price index, will affect other stock prices. The possibility may also occur otherwise, such as a decline in the price of shares listed in the syariah stock price index so in order to compete with healthy other companies will also lower the price on the issued shares. Therefore, this study was conducted with the aim to know whether there is a reciprocal relationship between the conventional stock price with the stock price of syariah. This study uses quantitative research method by using granger causality approach. The data used are secondary data sourced from publication data of Indonesia Stock Exchange with time series based on monthly statistic report, and other sources related to the research problem. The study model used is granger causality test. After the data used tested normality, stationarity, cointegration and has known the optimum lag value then do the granger causality test using the help of software EVIEWS 8. The results of this study indicate that the conventional stock price variables listed in the LQ45 index based on statistical analysis do not significantly affect the Syariah Stock Price listed in the Jakarta Islamic Index (JII) with the ratio F value of F statistic < F table, that is 1,01 < 2,59, with a significant value of 0,3677 > 0,05. On the contrary, Syariah Stock Price Variables registered in Jakarta Islamic Index (JII) based on statistical analysis have significant effect on Conventional Stock Price which is included in index LQ45 with F value of statistic > F table, that is 3,64 > 2,59, with value significant 0,0309 < 0,05. Therefore, the result of granger causality test that no granger causality occurs between JII and LQ45. This means that JII has a relationship with LQ45, but JII and LQ45 have no two-way relationship (causality). Keywords: Stock Price, Jakarta Islamic Index (JII), LQ45, Granger Causality Test.
Co-Authors Aan Djaelani Aan Jaelani Aan Jaelani Aan Jailani Abdul Aziz Abdul Aziz Abdul Aziz Abdul Aziz Abdul Aziz Abdul Ghoni Abdul Rosyid Abdul Wadud Kasyful Anwar, Abdul Muiz Aep Syaeful Millah Ainun, Ayi Siti Ali Arifin Alvien Septian Haerisma Alya Fauzi Zaizafun Amalia Habibah, Sabrina Amalia, Tia Anggara Disuma Anton Bawono Anton Sudrajat Anwar, Abdul Muiz Abdul Wadud Kasyful Apriliyani, Feni Aris Budiman Arya Kemuning Asni Komalasari Awaliya Rahma, Tiara Ayu Gumilang Lestari Ayus Ahmad Yusuf Azizan Sentosah Hutabarat Azzahra Septia Hanami Bahjatulloh, Qi Mangku Catur Wahyudi, Catur Chairunnisa Chairunnisa David Viansyah Dewi Fatmasari Diana Djuwita Diana Djuwita, Diana Didi Sukardi Dwi Safitri Esta Melandari Eva Pelitawati Fadilah, Dimas Fajriyatin, Fajriyatin Faridah Irmayanthy Farrakhan, Soulthan Akbar Fatinah, Lulu Fauzan Febri Delmi Yetti Febri Delmi Yetti Feni Apriliyani Feri Hardiyanto Fitria Eka Permata Hafif, Alimul Halla Novitasari Hamdalah, Nurul Hanami, Azzahra Septia Haqqiquddin Rokhmatulloh, Muhammad Raisa Hendra Yulia Rahman Heru Cahyono Hikam Muhtadi Zuhdi Hikam Muhtadi Zuhdi Ikeu Triana Yulie Asieh Inarawi, Wiwi Iqbal Noor Iqbal, Moh Irsad Irsad Irsad Iskandar zulkarnaen, Mohamad Istighfarah, Istighfarah Jakaria, Dandy Jannah, Isroqtul Joni Karisma Kusuma Whardana Kusumadewi, Rita Layaman Layaman, Layaman Lisa Pratiwi Listriyani, Futri Lukman Lutfiyanti, Lutfiyanti Ma&#039;mur Munjat Makmuri Ahdi Makmuri Ahdi Maulidina, Devrina Meilinda, Shinta Melandari, Esta Meutia, Nova Gina Milatul Wahdah Mohamad Ghozali Mohammad Subkhan Mubarok Fatahillah Muhamad Muztahidin Muhamad Saechu Muhammad Irfai Mulsim Muhammad Khairul Umam Mulsim, Muhammad Irfai Mutadi Mutadi Muztahidin, Muhamad Nabila, Putri Nabilah Fiana Putri Nila Ernila NINING WAHYUNINGSIH Nova Gina Meutia Noval Kurnia Novi Nur Azizah Novitasari, Halla Nur Eka Setiowati, Nur Eka Nur Eka Setyowati Nur Fithriya, Milla Nur Haida Nur Haida Nur Haida Nur Haida, Nur Nur Kholis Nur Syam NURUL WULANDARI Pelitawati, Eva Poni Purwati Purwati, Poni Qi Mangku Bahjatulloh Raihan Yahya Ismail Reisya Zahra Munichlakhofa Ridwan Widagdo Rifqi Muthoharul Janan Rismaya, Erin Rochanda Wiradinata Rokhmat Subagiyo Rosdita Indah Yuniawati Rosviana, Mohammad Irfan Saefulloh , Eef Saefulloh, Eef Sherly Nur Jamila Shinta Julia Nursusilo Wati Shinta Meilinda Sigit Nurhendi Silviya Maharani Solikhul Mujab Soulthan Akbar Farrakhan Soviana, Dina Sri Rokhlina Sari Sri Rokhlina Sari Sri Rokhlinasari Sukarnoto, Toto Syaeful Bakhri Ulfain Usman Usman Usman Usman Wiyani, Silva Yetti, Febri Delmi Zaizafun, Alya Fauzi