Mahasiswa rantau tahun pertama menghadapi berbagai tantangan dalam proses penyesuaian diri di perguruan tinggi, baik dari aspek perkembangan, akademik, maupun sosial. Tantangan tersebut dirasakan lebih besar oleh mahasiswa yang berkuliah di Jakarta sebagai kota besar dengan ritme kehidupan yang cepat dan kompetitif. Apabila tidak mampu menyesuaikan diri dengan baik, mahasiswa dapat mengalami stres, gangguan kesejahteraan psikologis, hingga risiko drop out. Oleh karena itu, mahasiswa rantau tahun pertama di Jakarta perlu mengembangkan college adjustment dalam dirinya. Dalam prosesnya, mahasiswa membutuhkan faktor pendukung, baik secara eksternal yang berupa dukungan sosial dan secara internal berupa efikasi diri akademik. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial dan efikasi diri akademik dengan college adjustment pada mahasiswa rantau tahun pertama di Jakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis korelasional terhadap 220 partisipan mahasiswa rantau tahun pertama di Jakarta yang dipilih melalui snowball sampling. Data diperoleh melalui kuesioner terstruktur menggunakan alat ukur Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS), The Academic Self Efficacy Scale (TASES), dan Student Adaptation to College Questionnaire (SACQ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara dukungan sosial dengan college adjustment pada mahasiswa rantau tahun pertama di Jakarta dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,633 dan signifikansi <0,001. Selain itu, efikasi diri akademik dengan college adjustment juga memiliki hubungan positif dan signifikan dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,637 dan signifikansi <0,001. Hasil tersebut menunjukkan bahwa semakin tinggi dukungan sosial dan efikasi diri akademik yang dimiliki mahasiswa rantau tahun pertama di Jakarta, maka cenderung semakin tinggi college adjustment yang dimilikinya.