Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Persepsi Keharmonisan Keluarga Ditinjau dari Persepsi Pola Asuh Orangtua Pada Mahasiswa Anisa Nurlitasari; Andreas Yudha Fery Nugroho; Jatu Anggraeni
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 2: Agustus (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i2.3035

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui Persepsi Keharmonisan Keluarga Ditinjau Dari Persepsi Pola Asuh Orangtua Pada Mahasiswa. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan signifikan antara persepsi pola asuh orangtua dengan persepsi keharmonisan keluarga. Sampel dalam penelitian ini 175 mahasiswa disalah satu universitas di Yogyakarta dengan pengambilan sampel menggunakan rumus slovin. Teknik analisis data yang digunakan kuantitatif korelasi product moment. Metode pengumpulan data menggunakan skala persepsi keharmonisan keluarga dan skala persepsi pola asuh. Hasil analisis korelasi product moment menunjukkan bahwa nilai r = 0.686 dengan nilai signifikansi p = 0.001 (p<0.05) sehingga hipotesis yang diajukan diterima. Sumbangan efektif persepsi pola asuh terhadap persepsi keharmonisan keluarga 47% dan sisanya 53% berasal dari faktor lain.
Hubungan Self Regulated Learning terhadap Kemampuan Berpikir Kritis pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi UST Ibnu Rasyiiq Wahyu Ramadhan; Titik Muti’ah; Jatu Anggraeni
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 3: Oktober (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i3.3298

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self regulated learning terhadap kemampuan berpikir kritis pada mahasiswa fakultas ekonomi prodi manajemen Angkatan 2023 universitas sarjanwiyata tamansiswa. Sebagai mahasiswa kemampuan berpikir secara kritis memang seharusnya dapat dimiliki oleh mahasiswa dengan meneruskan jenjang yang lebih tinggi dari tingkat menengah atas ke perguruan tinggi sehingga pengembangan diri dari mahasiswa tersebut sangat diperlukan. Salah satu upaya dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis pada mahasiswa adalah dengan melatih self regulated learning pada mahasiswa itu sendiri. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini terdapat hubungan positif antara self regulated learning terhadap pengembangan kemampuan berpikir kritis pada mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasi product momen pearson untuk mengukur tingkat hubungan dari dua variable tersebut. Sampel pada penelitian kali ini didapat 146 mahasiswa aktif prodi manajemen Angkatan 2023 dengan Teknik simple random sampling dan menggunakan rumus slovin. Data penelitian dikumpulkan menggunakan skala self regulated learning dan skala berpikir kritis dan menggunakan Teknik metode analisis uji korelasi product moment pearson. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan yang positis antara self regulated learning terhadap kemampuan berpikir kritis pada mahasiswa dengan hasil r = 0,683 dengan nilai signifkiasi p < 0,001. Selain itu didapat juga hasil nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,466. Hal tersebut menunjukan bahwa self regulated learning memberikan sumbangan sebesar 46,6% terhadap kemampuan berpikir kritis sedangkan 37,8% lainnya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diletiti dalam penelitian ini.