Vivianti Dwi Maulidiya
Universitas Negeri Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Konsep One Stop Shopping dalam Pengelolaan Operasional di Bakpia Djava Yogyakarta Amelia Salfadilah Putri Novelina; Ayu Rohmatul Ummah; Karina Azzahra Syafadillah; Muhammad Dzulfikar Arifullah; Sundari Fina Mias Triati; Vivianti Dwi Maulidiya; Adelia Rahma; Ady Pratama Sanjaya
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.3110

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan konsep one-stop shopping dalam pengelolaan operasional Bakpia Djava, pusat oleh-oleh terkenal di Yogyakarta. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur kepada pengelola operasional, karyawan layanan, dan pelanggan, serta didukung oleh observasi lapangan dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, sedangkan keabsahan data diperkuat melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bakpia Djava menerapkan konsep one-stop shopping dengan mengintegrasikan proses produksi, kegiatan mencicipi, dan penjualan bakpia dalam satu lokasi, sekaligus menyediakan berbagai camilan dan oleh-oleh khas Yogyakarta. Penerapan konsep ini didukung oleh sistem kasir terpusat, tata letak toko yang luas untuk rombongan wisatawan, area parkir yang memadai, sudut/area pencicipan, toilet yang bersih, serta pelayanan karyawan yang ramah dan responsif. Konsep tersebut meningkatkan efisiensi waktu dan kenyamanan berbelanja pelanggan sekaligus mendorong perusahaan memperoleh nilai transaksi yang lebih tinggi, memperkuat diferensiasi, dan membangun hubungan yang lebih baik dengan pelanggan. Meski demikian, penerapan one-stop shopping juga menimbulkan tantangan operasional seperti meningkatnya biaya operasional, kompleksitas koordinasi pemasok dan pengelolaan persediaan, potensi keterlambatan saat musim ramai, serta persepsi sebagian pelanggan bahwa harga relatif lebih mahal. Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan gambaran tentang bagaimana konsep one-stop shopping dapat diterapkan untuk meningkatkan efisiensi operasional dan kepuasan pelanggan pada usaha kuliner berskala kecil-menengah di kawasan wisata.