Industri rumah tangga yang terus berkembang, khususnya pada sektor makanan siap saji dan menu sarapan di wilayah Sidoarjo. Bubur Ayam Premium Bangeddo’s merupakan salah satu usaha makanan yang menghadapi peningkatan persaingan, sehingga pelaku usaha perlu memahami faktor-faktor yang memengaruhi keputusan pembelian konsumen. Tujuannya untuk menganalisis dan menguji pengaruh kualitas produk, harga, lokasi, dan kualitas pelayanan terhadap keputusan pembelian konsumen Bubur Ayam Premium Bangeddo’s di Sidoarjo. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh konsumen yang membeli produk Bubur Ayam Premium Bangeddo’s dengan pengambilan sampel sebanyak 50 responden menggunakan teknik accidental sampling. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji validitas, uji realibilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji koefisien determinasi (Adjusted R2), uji F, uji t, serta variabel dominan dengan software IBM SPSS 25. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas produk, harga, lokasi, dan kualitas pelayanan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai F hitung 14,507 > F tabel 2,58 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Sementara itu, secara parsial hasil uji t menunjukkan bahwa variabel kualitas produk memiliki nilai t hitung -1,018 dengan nilai signifikansi 0,314, variabel harga memiliki nilai t hitung 1,521 dengan nilai signifikansi 0,135, variabel lokasi memiliki nilai t hitung -0,582 dengan nilai signifikansi 0,564, dan variabel kualitas pelayanan memiliki nilai t hitung 6,638 dengan nilai signifikansi 0,000. Hasil tersebut menunjukkan bahwa hanya variabel kualitas pelayanan yang berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian karena memiliki nilai t hitung > t tabel 2,014 dan nilai signifikansi < 0,05. Selain itu, nilai koefisien determinasi sebesar 0,524 menunjukkan bahwa keputusan pembelian dipengaruhi oleh kualitas produk, harga, lokasi, dan kualitas pelayanan sebesar 52,4%, sedangkan sisanya sebesar 47,6% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar penelitian ini. Variabel yang paling dominan diketahui berdasarkan nilai Standardized Coefficients Beta tertinggi, yaitu kualitas pelayanan dengan nilai 0,765 dan nilai signifikansi < 0,05.