Diajeng Lintang Salma Hermawan
Program studi Budidaya Perairan, Fakultas Teknologi Pangan dan Perikanan, Universitas Dr. Soetomo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Salinitas Berbeda Terhadap Laju Pertumbuhan Thalassiosira Sp. Pada Kultur Skala Laboratorium Diajeng Lintang Salma Hermawan; Maria Agustin; Didik Budiyanto
Jurnal Perikanan Kamasan: Smart, Fast, & Professional Services Vol. 6 No. 2 (2026): JURNAL PERIKANAN KAMASAN
Publisher : Akademi Perikanan Kamasan Biak Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58950/jpk.v6i2.118

Abstract

Thalassiosira sp. merupakan fitoplankton diatom yang banyak dimanfaatkan sebagai pakan alami larva udang vaname karena ukuran selnya sesuai dengan bukaan mulut larva dan kandungan nutrisinya mendukung pertumbuhan awal. Produktivitas kultur Thalassiosira sp. sangat dipengaruhi oleh kondisi media, terutama salinitas, karena salinitas berperan dalam tekanan osmotik, aktivitas fotosintesis, dan pembelahan sel. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh salinitas berbeda terhadap kepadatan dan laju pertumbuhan Thalassiosira sp. pada kultur skala laboratorium serta menentukan salinitas optimalnya. Penelitian dilakukan secara eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan empat perlakuan salinitas, yaitu 26, 28, 30, dan 32 ppt, masing-masing enam ulangan. Kultur dilakukan sampai DOC 6 pada media 10 L dengan pengamatan kepadatan sel secara mikroskopis menggunakan haemocytometer. Parameter kualitas air yang diamati meliputi suhu, pH, dan oksigen terlarut. Data laju pertumbuhan dianalisis menggunakan ANOVA dan uji lanjut Beda Nyata Terkecil. Hasil menunjukkan bahwa salinitas berpengaruh sangat nyata terhadap laju pertumbuhan sel (p < 0,001). Kepadatan tertinggi diperoleh pada salinitas 28 ppt sebesar 229 x 104 sel/mL pada DOC 2 dengan laju pertumbuhan 34.000 sel/hari. Kualitas air berada dalam kisaran mendukung kultur, yaitu suhu 25,5-27,4°C, pH 7,52-8,71, dan oksigen terlarut 6,9-8,5 mg/L. Salinitas 28 ppt direkomendasikan untuk kultur laboratorium Thalassiosira sp.