Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Peningkatan Kompetensi Guru Melalui Faktor Prediktor Literasi Digital dan Adaptasi Teknologi Pembelajaran Apit Dulyapit; Laely Farokhah; Venna Puspita Sari; Rizki Achmad Husaeni
Indonesian Journal of Community Service in Education Vol. 2 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Community Service in Education (IJCSE)
Publisher : PT. Intelektiva Global Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64421/ijcse.v2i1.72

Abstract

Kompetensi guru merupakan faktor penting dalam menentukan kualitas pembelajaran di sekolah dasar, khususnya dalam menghadapi transformasi pendidikan berbasis teknologi. Namun, pemanfaatan teknologi pembelajaran oleh guru masih belum optimal karena keterbatasan literasi digital dan kemampuan adaptasi terhadap teknologi pendidikan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru sekolah dasar melalui penguatan literasi digital dan adaptasi teknologi pembelajaran. Program dilaksanakan melalui pendekatan pelatihan dan pendampingan dengan melibatkan 98 guru sekolah dasar di Kota Depok. Metode kegiatan meliputi pemaparan materi, diskusi interaktif, praktik penggunaan platform pembelajaran digital, serta pendampingan implementasi teknologi dalam perencanaan pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru mengenai literasi digital, peningkatan keterampilan pemanfaatan teknologi pembelajaran, serta peningkatan kesiapan guru dalam beradaptasi dengan teknologi pendidikan. Selain itu, guru mulai mampu memanfaatkan media digital, platform pembelajaran, dan aplikasi evaluasi berbasis teknologi secara lebih efektif. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan yang dikombinasikan dengan pendampingan praktik dapat menjadi strategi yang efektif dalam meningkatkan kompetensi guru dalam pembelajaran berbasis teknologi.
The Effect of Project-Based Learning on Critical Thinking Skills across Students’ Cognitive Styles Apit Dulyapit; Laely Farokhah; Venna Puspita Sari; Septiyani Endang Yunitasari
International Journal of Education and Learning Studies Vol. 2 No. 2 (2026): International Journal of Education and Learning Studies (IJELS)
Publisher : PT. Intelektiva Global Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64421/ijels.v2i2.73

Abstract

Increasing students’ critical thinking skills has become an important challenge in 21st-century primary education, particularly in implementing student-centered learning within the Merdeka Curriculum. This study aims to analyse the effect of the Project-Based Learning (PjBL) model on students' critical thinking skills in terms of field-independent and field-dependent cognitive styles. The method used was a quasi-experiment with a 2×2 treatment by level design. The research sample consisted of 80 fourth-grade students divided based on learning model (PjBL and expository) and cognitive style. The research instrument was a critical thinking ability test covering the indicators of interpretation, analysis, evaluation, and inference. Data analysis used two-way ANOVA and Tukey's test at a significance level of 0.05. The results showed a difference in critical thinking skills between students learning with PjBL and expository learning, with the average PjBL score (73.85) higher than the expository score (69.90). There was an interaction between the learning model and cognitive style. Field-independent students who learned with PjBL obtained the highest score (78.40), while in the expository model, field-dependent students performed relatively better (72.10). It was concluded that PjBL was effective in improving critical thinking skills, particularly for field-independent students, and has important implications for differentiated instructional strategies in primary education.