Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi Kreatif: Pelatihan Batik sebagai Media Pelestarian Budaya bagi Siswa di SDN Penanggungan Mojokerto: Pengabdian Nuruz Zakiyatul Mufidah; Chusnul Abady
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.4370

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat yang biasa disebut dengan KKN atau kepanjangan dari Kuliah Kerja Nyata ini merupakan sebuah pergerakan pemberdaya antara mahasiswa dan masyarakat yang dilaksanakan di SDN Penanggungan Desa Penanggungan, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto dengan tujuan memperkenalkan budaya sehingga dapat meningkatkan kreativitas serta keterampilan motorik halus melalui praktik pembuatan batik sederhana. Pelaksanaan kegiatan yang dimulai dari tanggal 08 November 2025 dan berakhir pada tanggal 29 November 2025 itu nampak disambut antusias oleh para siswa/i kelas 4,5, dan 6 dari SDN Penanggungan. Metode yang digunakan berupa service learning melalui observasi, sosialisasi tentang sejarah batik, pendampingan, dan praktik cara membuat kedua batik yang difasilitasi langsung oleh Mahasiswa/i KKN. Siswa/i diarahkan secara langsung tentang bagaimana cara membuat alat batik cap sederhana dengan media yang berupa kardus bekas serta triplek, juga tak lupa batik tulis dengan menggunakan media kuas agar tidak terjadi hal-hal yang membahayakan bagi para siswa/i dalam proses membuat batik tulis sederhana.
URGENSI PEMBENTUKAN PENGADILAN KHUSUS PASAR MODAL DALAM MEWUJUDKAN KEADILAN DAN KEPASTIAN HUKUM DI INDONESIA Miftakhur Rokhman Habibi; Nuruz Zakiyatul Mufidah
Jurnal Hukum Unsulbar Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Hukum Unsulbar
Publisher : Program Studi Hukum Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/j-law.v9i2.6528

Abstract

Kejahatan pasar modal di Indonesia berulang kali terjadi dan menyebabkan kerugian yang signifikan, namun sebagian besar kasus hanya berujung pada sanksi administratif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan jalur non-litigasi. Hal ini dipilih karena pengadilan yang berwenang saat ini, yaitu pengadilan negeri, prosesnya memakan waktu yang lama sehingga keadilan dan kepastian hukum bagi investor belum optimal. Penelitian ini merupakan studi hukum normatif dengan pendekatan konseptual, pendekatan perundang-undangan, dan pendekatan perbandingan, dengan bahan hukum yang dikumpulkan melalui studi literatur dianalisis secara kualitatif menggunakan metode analisis isi. Model yang diusulkan adalah pengadilan pasar modal khusus sebagai pengadilan khusus di bawah Mahkamah Agung, berlokasi di pengadilan distrik ibu kota provinsi, berfungsi sebagai "pusat layanan terpadu" untuk sengketa perdata, administratif, dan pidana, dengan hakim yang kompeten di bidang keuangan dan pasar modal. Prosesnya terintegrasi dengan OJK dan ADR (BAPMI/LAPS), tanpa banding, dengan batas waktu 30 hari di pengadilan khusus dan 30 hari di kasasi untuk memastikan penyelesaian sengketa yang cepat dan efisien serta memberikan perlindungan bagi investor.