Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Paradigma Baru Psikologi Pendidikan Islam: Integrasi Nilai-Nilai Psikologi Islam dalam Proses Pendidikan Islam sigit purnomo; Muhammad Fikrun Najib; Dede Rubai Misbahul
Jurnal Pendidikan Sosial Dan Konseling Vol. 4 No. 2 (2026): Juli - September
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jpdsk.v4i2.4946

Abstract

This article discusses the new paradigm of Islamic educational psychology through the integration of Islamic psychological values into the process of Islamic education. This study is motivated by the dominance of the Western educational psychology paradigm, which is secular-positivistic in nature and tends to neglect the spiritual dimension of human beings, thereby creating a gap with the transcendent objectives of Islamic education, amid the growing moral crisis and character degradation among young generations due to digitalization. This research employs a qualitative approach through a library research method with content analysis applied to various relevant literature and scientific journal articles. The findings reveal that Islamic psychology is built upon five interrelated fundamental elements of the human being, namely fitrah, nafs, qalb, aql, and ruh, which are epistemologically distinct from conventional Western psychology. This distinction drives a paradigm shift toward Islamic educational psychology, manifested through various concrete forms of integration in the learning process, such as tarbiyah al-qalb (heart education), moral character formation, the strengthening of learning motivation based on sincere intention (ikhlas), and the exemplary teaching method (uswah hasanah). The implementation of this paradigm brings significant implications for students' character formation, including the strengthening of emotional intelligence, the achievement of holistic mental health, the formation of an insan kamil (perfect human) personality, and readiness to face contemporary educational challenges. This study recommends that Islamic educational institutions develop learning models that consistently integrate Islamic psychological values in order to produce a generation that is balanced in intellectual intelligence, emotional maturity, and spiritual depth.
Strategi Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Mencapai Target Penerimaan Peserta Didik Baru Melalui Program SPMB Inden Di SDIT Ibnu Abbas Cikarang Sigit Purnomo; Sulaiman Mahdi; Heri Gunawan; Irnie Victorynie
Jurnal Pendidikan Sosial Dan Konseling Vol. 4 No. 2 (2026): Juli - September
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi kepemimpinan kepala sekolah dalam mencapai target penerimaan peserta didik baru melalui Program Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Inden di SDIT Ibnu Abbas Cikarang, mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat, serta mendeskripsikan solusi strategis yang diterapkan dalam mengatasi berbagai hambatan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, dokumentasi, dan dianalisis secara deskriptif. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah dan ketua panitia SPMB yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan Program SPMB Inden didukung oleh kepemimpinan strategis kepala sekolah yang mengintegrasikan perencanaan berbasis data, optimalisasi media digital, kolaborasi dengan guru, komite sekolah, dan orang tua, serta evaluasi berkelanjutan. Faktor pendukung meliputi kualitas program pendidikan, kompetensi guru, pelayanan prima, lokasi strategis, biaya pendidikan yang kompetitif, dan tingginya kepercayaan masyarakat. Adapun faktor penghambat meliputi ketidakseimbangan jumlah pendaftar berdasarkan jenis kelamin, keterbatasan fasilitas bagi peserta didik berkebutuhan khusus, serta meningkatnya persaingan antar sekolah swasta. Untuk mengatasi hambatan tersebut, sekolah menerapkan penguatan komunikasi melalui media digital, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan identitas sekolah, kolaborasi dengan pemangku kepentingan, dan evaluasi secara berkala. Temuan penelitian menegaskan bahwa keberhasilan penerimaan peserta didik baru tidak hanya ditentukan oleh aktivitas promosi, tetapi juga oleh kepemimpinan strategis yang mampu mengintegrasikan manajemen mutu, pemasaran pendidikan, dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Kata kunci: kepemimpinan kepala sekolah, manajemen strategis, pemasaran pendidikan, SPMB Inden, penerimaan peserta didik baru.