Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi kepemimpinan kepala sekolah dalam mencapai target penerimaan peserta didik baru melalui Program Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Inden di SDIT Ibnu Abbas Cikarang, mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat, serta mendeskripsikan solusi strategis yang diterapkan dalam mengatasi berbagai hambatan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, dokumentasi, dan dianalisis secara deskriptif. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah dan ketua panitia SPMB yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan Program SPMB Inden didukung oleh kepemimpinan strategis kepala sekolah yang mengintegrasikan perencanaan berbasis data, optimalisasi media digital, kolaborasi dengan guru, komite sekolah, dan orang tua, serta evaluasi berkelanjutan. Faktor pendukung meliputi kualitas program pendidikan, kompetensi guru, pelayanan prima, lokasi strategis, biaya pendidikan yang kompetitif, dan tingginya kepercayaan masyarakat. Adapun faktor penghambat meliputi ketidakseimbangan jumlah pendaftar berdasarkan jenis kelamin, keterbatasan fasilitas bagi peserta didik berkebutuhan khusus, serta meningkatnya persaingan antar sekolah swasta. Untuk mengatasi hambatan tersebut, sekolah menerapkan penguatan komunikasi melalui media digital, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan identitas sekolah, kolaborasi dengan pemangku kepentingan, dan evaluasi secara berkala. Temuan penelitian menegaskan bahwa keberhasilan penerimaan peserta didik baru tidak hanya ditentukan oleh aktivitas promosi, tetapi juga oleh kepemimpinan strategis yang mampu mengintegrasikan manajemen mutu, pemasaran pendidikan, dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Kata kunci: kepemimpinan kepala sekolah, manajemen strategis, pemasaran pendidikan, SPMB Inden, penerimaan peserta didik baru.