Ristika Julianty Singarimbun
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Darmo, Medan, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI KESEHATAN KELUARGA BERBASIS BUDAYA UNTUK MENINGKATKAN PEMBERDAYAAN KELUARGA DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN KESEHATAN DI KECAMATAN MEDAN TUNTUNGAN Ristika Julianty Singarimbun; Julaiha Siregar; Widia Astuti Tanjung; Cahya Aisyah Daulay
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.12859

Abstract

Pemberdayaan keluarga dalam pengambilan keputusan kesehatan merupakan determinan penting keberhasilan program kesehatan berbasis komunitas. Namun, sistem informasi kesehatan keluarga yang berkembang saat ini masih bersifat generik, teknokratis, dan belum mengakomodasi nilai budaya lokal masyarakat Sumatera Utara, khususnya di Kecamatan Medan Tuntungan yang multietnis. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Sistem Informasi Kesehatan Keluarga Berbasis Budaya (SIKKBu) serta menguji efektivitasnya dalam meningkatkan literasi kesehatan, pemberdayaan keluarga, kualitas komunikasi, partisipasi, dan pengambilan keputusan kesehatan keluarga. Penelitian menggunakan desain Research and Development (R&D) yang dipadukan dengan mixed methods sequential exploratory melalui delapan tahap, yakni analisis kebutuhan, identifikasi budaya lokal, perancangan, validasi ahli, uji coba terbatas, revisi, uji lapangan, dan evaluasi efektivitas. Sampel berjumlah 250 keluarga yang dipilih melalui multistage random sampling, ditunjang oleh 20 informan kualitatif. Instrumen meliputi kuesioner tervalidasi (Cronbach α = 0,86–0,92), wawancara mendalam, FGD, observasi, dan System Usability Scale (SUS). Data kuantitatif dianalisis menggunakan uji paired t-test, independent t-test, regresi linier berganda, dan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (SEM-PLS), sedangkan data kualitatif dianalisis dengan thematic analysis. Hasil validasi ahli memperoleh nilai Content Validity Index (CVI) sebesar 0,93 (kategori sangat valid) dan nilai SUS 82,4 (kategori excellent). Uji efektivitas menunjukkan peningkatan signifikan (p < 0,001) pada literasi kesehatan (Δ = 22,7), pemberdayaan keluarga (Δ = 24,3), dan kualitas pengambilan keputusan (Δ = 20,9). Analisis SEM-PLS mengonfirmasi bahwa SIKKBu berpengaruh langsung terhadap pemberdayaan keluarga (β = 0,612; p < 0,001) dan tidak langsung melalui budaya kesehatan keluarga serta dukungan sosial. Penelitian menyimpulkan bahwa integrasi nilai budaya lokal ke dalam sistem informasi kesehatan keluarga terbukti efektif memberdayakan keluarga dan meningkatkan kualitas keputusan kesehatan sehingga layak diadopsi oleh puskesmas dan pemerintah daerah.