Latar Belakang: Radikal bebas dapat merusak kolagen dan elastin kulit, menyebabkan keriput dan kulit kusam. Efek ini dapat dicegah dengan antioksidan alami, seperti yang terkandung dalam beras ketan hitam (Oryza sativa var. glutinosa) dan kayu secang (Caesalpinia sappan L.). Kedua bahan alam ini berpotensi dikembangkan menjadi sediaan body scrub yang bermanfaat untuk perawatan kulit.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan dan mengevaluasi stabilitas serta karakteristik mutu fisik sediaan body scrub dari kombinasi beras ketan hitam dan ekstrak kayu secang.Metode: Penelitian eksperimental laboratorium dengan sembilan formula yang terdiri dari variasi konsentrasi beras ketan hitam (5%, 7%, 9%) dan ekstrak kayu secang (1%, 3%, 5%). Kayu secang diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96%. Evaluasi sediaan meliputi uji organoleptis, pH, homogenitas, daya sebar, daya lekat, viskositas, stabilitas, dan uji hedonik.Hasil: Ekstrak kayu secang yang diperoleh memiliki rendemen 12,27% dan positif mengandung alkaloid, flavonoid, dan tanin. Semua formula body scrub menunjukkan karakteristik semi padat, beraroma vanilla, dan memenuhi standar mutu fisik yang baik untuk pH (7,5-7,9), homogenitas, daya sebar (5,3-6,2 cm), daya lekat (>4 detik), viskositas (20.000-32.666 cPs), serta stabil selama 6 siklus uji. Formula 9 (ekstrak kayu secang 5%) merupakan formula yang paling disukai panelis. Analisis statistik menunjukkan variasi konsentrasi berpengaruh signifikan terhadap pH (p<0,05), namun tidak berpengaruh signifikan terhadap daya sebar, daya lekat, dan viskositas (p>0,05).Kesimpulan: Kombinasi beras ketan hitam dan ekstrak kayu secang dapat diformulasikan menjadi sediaan body scrub yang memenuhi persyaratan mutu fisik dan stabil. Formula 9 (ekstrak kayu secang 5%) paling disukai panelis.