Andi Halimah
Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS KURIKULUM PAI BERBASIS KKNI (Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia ) DAN OBE (Outcome-Based Education) Nurahdillah Morra Bilu; Muhammad Ashari; Ridwan Idris; Andi Halimah
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 4: Juli 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) di Indonesia menghadapi tantangan dalam mengintegrasikan kompetensi keagamaan dengan tuntutan abad ke-21. Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dan Outcome-Based Education (OBE) menawarkan paradigma baru yang berorientasi pada capaian pembelajaran terukur. Artikel ini bertujuan menganalisis konsep kurikulum PAI, desain pembelajaran berbasis KKNI dan OBE, serta model penerapan terpadu keduanya. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil pembahasan menunjukkan KKNI memberikan kerangka sistematis melalui perumusan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) yang mencakup empat dimensi: sikap, pengetahuan, keterampilan umum, dan keterampilan khusus. OBE menawarkan paradigma student-centered dengan prinsip constructive alignment yang menyelaraskan tujuan, proses, dan penilaian pembelajaran. Integrasi KKNI-OBE dalam kurikulum PAI dapat dioperasionalkan melalui tahapan analisis konteks, perumusan profil lulusan dan CPL, pemetaan kurikulum, pengembangan rencana pembelajaran, implementasi, hingga evaluasi berkelanjutan. Implementasi praktis memerlukan kesiapan guru dalam menerapkan metode aktif, kolaboratif, dan berbasis masalah, serta sistem penilaian autentik yang mengukur kompetensi holistik. Meskipun menghadapi tantangan seperti kesenjangan pemahaman dan keterbatasan sarana, integrasi KKNI dan OBE menjadi keniscayaan untuk menghasilkan kurikulum PAI yang relevan, komprehensif, dan berorientasi pada kompetensi nyata sesuai kebutuhan masyarakat dan dunia kerja