Claim Missing Document
Check
Articles

PENDIDIKAN SEBAGAI AGEN PERUBAHAN MENUJU MASYARAKAT INDONESIA SEUTUHNYA Idris, Ridwan
Lentera Pendidikan Vol 16, No 1 (2013): Jurnal Lentera Pendidikan
Publisher : UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Abstrak: Tulisan ini akan membahas tentang perubahan sosial di Indonesia, proses pendi- dikan di Indonesia, masyarakat Indonesia seutuhnya dan peranan pendidikan sebagai agen perubahan sosial. Saat sekarang ini, pendidikan kita masih jauh untuk dapat  dikatakan  menjadi  agen  perubahan.  Hal  tersebut  dikarenakan  variatifnya tantangan seperti; masalah mutu pendidikan, relevansi pendidikan, akses pendidikan,  manajemen  sistem  pendidikan  nasional,  sumber  pembiayaan,  perbedaan prioritas pengelolaan pendidikan antar-kabupaten/kota sebagai konsekuensi otonomi daerah. Tantangan mesti dihadapi untuk dapat mewujudkan manusia Indonesia yang; religius dan bermoral, menguasai ilmu pengetahuan dan keterampilan, sehat jasmani dan rohani, berkepribadian dan bertanggung jawab. Untuk mewujudkan  masyarakat  Indonesia  seutuhnya,  pendidikan  harus  relevan  dengan empat  pilar  belajar  yaitu;  learning  to  know,  learning  to  do,  learning  to  live  together, dan learning to be. Abstract: This paper discusses about social change in Indonesia, the process of education in Indonesia, the complete Indonesian people and the role of education as an agent of social change. Nowadays, our education is still far to be called as an agent of change.  That  is  because  of  the  varied  challenges  such  as  problems  of  education quality,  relevance  of  education,  access  to  education,  national  education  system management, financing sources, differences in management priorities inter regency/city as a consequence of regional autonomy. Challenges must be overcome to realize  the  Indonesian  people;  which  are  religious  and  moral,  master  of  science and skills, have physically and mentally healthy, have good personality and have responsiblity.  To  realize  the  complete  Indonesian  society,  education  should  be relevant to the four pillars of learning, namely: learning to know, learning to do, learning to live together, and learning to be.  
EFEKTIVITAS PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) BERBANTUAN MEDIA PEMBELAJARAN QUESTION CARD DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMPN 1 SANROBONE A. Sriyanti; Ridwan Idris; Rikayanti Rahman
Al Asma: Journal of Islamic Education Vol 1 No 1 (2019): MAY
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/asma.v1i1.11245

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah melihat efektivitas model pembelajaran Numbered Heads Together (NHT) berbantuan media pembelajaran question card di kelas VIII SMPN 1 Sanrobone dalam meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa di kelas VIII  SMPN 1 Sanrobone. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (Quasi Eksperimental) dengan non-equivalent control grup design. Sampel terdiri dari dua kelas yaitu kelas eksperimen menggunakan model pembelajaran Numbered Heads Together (NHT) berbantuan media pembelajaran question card dan kelas kontrol tidak dengan menggunakan model pembelajaran Numbered Heads Together (NHT) berbantuan media pembelajaran question card dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Hasil uji hipotesis dengan taraf signifikan α = 0,05 menunjukkan bahwa nilai  (2-tailed)  atau  artinya tidak terdapat perbedaan rata-rata pemahaman konsep matematika siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran Numbered Heads Together (NHT) berbantuan media pembelajaran question card dan kelas yang tidak diajar menggunakan model pembelajaran Numbered Heads Together (NHT) berbantuan media pembelajaran question card. Berdasarkan kesimpulan dapat diketahui bahwa penerapan model pembelajaran Numbered Heads Together (NHT) berbantuan media pembelajaran question card  tidak efektif meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa. AbstractThis research aims to examine the effectiveness of Numbered Heads Together (NHT) learning model which is equipped with Question Card learning media in promoting seventh grader’s understanding of mathematical concepts in SMPN 1 Sanrobone. In investigating the issue, this research used quasi experimental research with non-equivalent control group design. The research samples were selected using purposive sampling technique and were divided into two groups. The first group is an experimental class where Numbered Heads Together (NHT) learning model and Question Card learning media are implemented, while the second group is control class where Numbered Heads Together (NHT) learning model and Question Card learning media are not implemented. The results of hypothesis testing with significance rate of α = 0,05 shows that the value of  (2-tailed)  atau  . This further indicates that there is no difference in students’ understanding of mathematical concepts whether or not they are taught using Numbered Heads Together (NHT) learning model and Question Card learning media. Therefore, this research concludes that the implementation of Numbered Heads Together (NHT) learning model and Question Card learning media is not effective in promoting seventh graders’ understanding of mathematical concepts.
PENGARUH PENDEKATAN KONTEKSTUAL TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA DITINJAU DARI KEBIASAAN BELAJAR PESERTA DIDIK Masyita Nur Syam; Andi Ika Prasasti Abrar; Ridwan Idris; Idah Suaidah
Al Asma: Journal of Islamic Education Vol 2 No 1 (2020): MAY
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/asma.v2i1.13305

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi antara pendekatan kontekstual terhadap hasil belajar matematika ditinjau dari kebiasaan belajar peserta didik. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan desain factorial design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VIII SMPN 30 Bulukumba yang berjumlah 87 orang. Pemilihan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan adalah tes hasil belajar matematika dan angket kebiasaan belajar peserta didik. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh interaksi antara pendekatan kontekstual terhadap hasil belajar matematika ditinjau dari kebiasaan belajar peserta didik. AbstractThis study aimed to determine the effect of interaction between contextual approaches to mathematics learning outcomes in terms of learning habits. This type of research was a quasi-experiment with factorial design. The population in this study were all eighth-grade students of SMPN 30 Bulukumba, amounting to 87 people. Sample selection using a simple random sampling technique. The instruments used were mathematics learning achievement tests and student study habits questionnaire. The analysis technique used is descriptive statistical analysis and inferential statistical analysis. The results showed that there was no interaction effect between contextual approaches to mathematics learning outcomes in terms of student learning habits.
STUDI PERBANDINGAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK-PAIR-SHARE DENGAN TIPE TEAM GAMES TOURNAMENT TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA BERDASARKAN WAKTU BELAJAR SISWA Nurhikmah Nurhikmah; Thamrin Tayeb; Ridwan Idris; Nidya Nina Ichiana; Sri Sulasteri
Al Asma: Journal of Islamic Education Vol 3 No 1 (2021): MAY
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/asma.v3i1.21140

Abstract

AbstrakPenelitian ini merupakan penelitian kuantitatif jenis experimental semu dengan nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII MTs Negeri Balang-Balang. Sampel yang diperoleh menggunakan simple random sampling technique yakni 36 siswa untuk kelas eksperimen pagi, 35 siswa untuk kelas eksperimen siang, 36 siswa untuk kelas kontrol pagi, dan 36 siswa pada kelas kontrol siang. Instrumen yang digunakan adalah tes hasil belajar dan dokumentasi. Data dianalisis dengan teknik analisis statistik deskriptif dan inferensial dengan uji Anava 2 jalur. Berdasarkan analisis yang dilakukan pada data penelitian ini, diperoleh bahwa hasil belajar matematika siswa dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament yang ditinjau dari waktu belajar kelas eksperimen pagi dan siang diperoleh nilai rata-rata hasil belajar meningkat dari 51,73 menjadi 87,83 dan 48,3 menjadi 80,42 setelah diberikan posttest dengan peningkatan sebesar 36,1 dan 32,12, sedangkan hasil belajar matematika siswa dengan model pembelajaran kooperarif tipe Think Pair Share yang ditinjau dari waktu belajar pada kelas kontrol pagi dan siang diperoleh nilai rata-rata hasil belajar yang meningkat dari 52,67 menjadi 82,3 dan dari 47 menjadi 82,056 setelah diberikan posttest dengan peningkatan sebesar 29,63 dan 35,056. Selain itu, diperoleh bahwa rata-rata hasil belajar model pembelajaran kooperatif tipe TGT lebih baik daripada model pembelajaran kooperaatif tipe TPS berdasarkan waktu belajar. AbstractThis research is a quasi-experimental quantitative research with a nonequivalent control group design. The population of this study were students of class VIII MTs Negeri Balang-Balang. The sample was obtained using the simple random sampling technique, namely 36 students for the morning experiment class, 35 students for the afternoon experiment class, 36 students for the morning control class, and 36 students for the afternoon control class. The instrument used was a test of learning outcomes and documentation. Data were analyzed using descriptive and inferential statistical analysis techniques with the 2-way Anava test. Based on the analysis carried out on the data of this study, it was found that the results of students' mathematics learning by applying the Team Games Tournament type cooperative learning model in terms of learning time in the experimental class in the morning and afternoon obtained an average value of learning outcomes increased from 51.73 to 87.83 and 48.3 to 80.42 after being given a posttest with an increase of 36.1 and 32.12, while the mathematics learning outcomes of students with the Think Pair Share cooperative learning model in terms of learning time in the control class morning and afternoon obtained an average value of Average learning outcomes increased from 52.67 to 82.3 and from 47 to 82.056 after being given the posttest with increases of 29.63 and 35.056. In addition, it was found that the average learning outcomes of the TGT type of cooperative learning model were better than the TPS type of cooperative learning model based on learning time.
Pengaruh Kemandirian Dan Gaya Belajar Terhadap Prestasi Belajar Matematika Siswa Safniyati Ina Ola; Ridwan Idris; Baharuddin Baharuddin
Alauddin Journal of Mathematics Education Vol 1 No 1 (2019)
Publisher : Department of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ajme.v1i1.10934

Abstract

Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan ex-post facto. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 3 Gowa dengan jumlah 245 siswa sedangkan sampelnya adalah 15% dari seluruh siswa kelas X SMA Negeri 3 Gowa sebanyak 40 siswa yang diambil melalui teknik simple random sampling. Berdasarkan hasil analisis data menggunakan statistik deskriptif untuk kemandirian belajar diperoleh nilai rata-rata 56,40 berada pada kategori sedang dari 40 sampel diperoleh nilai terendah 40, nilai tertinggi 70, untuk gaya belajar diperoleh nilai rata-rata 51,05 berada pada kategori sedang dari 40 sampel diperoleh nilai terendah 30, nilai tertinggi 63, dan untuk prestasi belajar matematika diperoleh nilai rata-rata 77,62 berada pada kategori sedang dari 40 sampel diperoleh nilai terendah 75, nilai tertinggi 80. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kemandirian belajar dan gaya belajar berpengaruh signifikan terhadap prestasi belajar matematika siswa.
Pengaruh Minat dan Kemandirian Belajar Terhadap Hasil Belajar Matematika Peserta Didik Muslim Muslim; Ulfiani Rahman; Ridwan Idris; Ahmad Farham Majid; Sri Sulasteri
Alauddin Journal of Mathematics Education Vol 3 No 1 (2021): MAY
Publisher : Department of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ajme.v3i1.19256

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai dampak/pengaruh dari minat dan kemandirian peserta didik dalam belajar terhadap hasil belajar mereka. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif dengan pendekatan ex post facto. Penentuan populasi menggunakan teknik sampling jenuh dan mengambil peserta didik kelas VIII yang berjumlah 96 orang sebagai populasi penelitian. Pelaksanaan penelitian dilakukan di SMP Negeri 1 Tombolo Pao dengan penggunaan instrumen berupa skala minat belajar, skala kemandirian, serta lembar dokumentasi. Data dianalisis secara statistik deskriptif dan inferensial (regresi ganda). Hasil analisis untuk minat dalam belajar dominan masuk dalam kategori tinggi. Pada kemandirian belajar dominan hasilnya masuk dalam kategori yang juga tinggi. Hasil belajar peserta didik dominan masuk dalam kategori yang sedang. Secara statistik inferensial hasilnya menunjukkan bahwa minat dan kemandirian dalam belajar berdampak yang bagus terhadap hasil belajar peserta didik dengan koefisien determinasinya sebesar 48.1%.
Peranan Mata Kuliah Statistika dalam Memahami Mata Kuliah Metodologi Penelitian Bagi Mahasiswa Jurusan Pendidikan Matematika Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar Ridwan Idris
MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Vol 1 No 1 (2013): June
Publisher : Department of Mathematics Education Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.624 KB)

Abstract

Tulisan ini membahas tentang peranan Mata kuliah Statistika dalam Memahami Mata Kuliah Metodologi Penelitian bagi Mahasiswa Jurusan Pendidikan Matematika Fakultas Tarbiyah  dan  Keguruan  UIN  Alauddin  Makassar.  Desain  penelitian  yang  digunakan adalah penelitian korelasional dengan dua variabel yaitu pembelajaran Statistika dan pembelajaran   Metodologi   Penelitian.   Adapun   populasi   dari  penelitian   ini   adalah mahasiswa  Jurusan  Pendidikan  Matematika Fakultas  Tarbiyah  dan  Keguruan  UIN Alauddin Makassar dan sampel adalah 10% kali besarnya populasi. Instrumen yang digunakan  adalah dokumentasi  dan  wawancara.  Teknik  analisis  data  yaitu  statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian didapatkan signifikansi sebesar 0,119>0,05, maka H0 diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa tidak ada korelasi yang signifikan antara pembelajaran statistika dengan metodologi penelitian. Selanjutnya didapatkan nilai t hitung < t tabel (1,604 < 2,042), maka H0  diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa tidak ada pengaruh yang signifikan pembelajaran Statistika bagi mahasiswa dalam memahami Metodologi Penelitian pada Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar
PERANAN MATA KULIAH STATISTIKA DALAM MEMAHAMI MATA KULIAH METODOLOGI PENELITIAN BAGI MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN UIN ALAUDDIN MAKASSAR Thamrin Tayeb; Ridwan Idris; Andi Sulherah
MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Vol 2 No 1 (2014): June
Publisher : Department of Mathematics Education Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.636 KB) | DOI: 10.24252/mapan.2014v2n1a8

Abstract

>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: bagaimana Pembelajaran Statistika bagi mahasiswa pada Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar, bagaimana pembelajaran Metodologi Penelitian bagi mahasiswa pada Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar, apakah ada korelasi yang signifikan antara pembelajaran Statistika dengan Pembelajaran Metodologi Penelitian bagi mahasiswa pada Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar, apakah ada pengaruh yang signifikan antara pembelajaran Statistika bagi mahasiswa dalam memahami Mata Kuliah Metodologi Penelitian pada Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian korelasional dengan dua variabel yaitu Pembelajaran Statistika dan Pembelajaran Metodologi Penelitian. Adapun populasi dari penelitian ini adalah mahasiswa Jurusan Pendidikan Matematika Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar dan sampel adalah 20% kali besarnya populasi. Instrumen yang digunakan adalah dokumentasi dan wawancara. Teknik analisis data yaitu statistik deskriptif dan statistik inferensial Hasil penelitian didapatkan signifikansi sebesar 0,119 > 0,05, maka H0 diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa tidak ada korelasi yang signifikan antara Pembelajaran Statistika dengan Metodologi Penelitian. Selanjutnya didapatkan nilai t hitung < t tabel (1,604 < 2,042), maka H0 diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa tidak ada pengaruh yang signifikan Pembelajaran Statistika bagi mahasiswa dalam memahami Metodologi Penelitian pada Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar.
PENGARUH PENGGUNAAN MODEL RECIPROCAL TEACHING TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII MTSN BALANG-BALANG KECAMATAN BONTOMARANNU KABUPATEN GOWA Reski Awaliah; Ridwan Idris
MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Vol 3 No 1 (2015): June
Publisher : Department of Mathematics Education Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.692 KB) | DOI: 10.24252/mapan.2015v3n1a6

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar matematika sebelum menggunakan Model Reciprocal Teaching pada siswa kelas VIII MTsN Balang-Balang, hasil belajar matematika setelah menggunakan Model Reciprocal Teaching pada siswa kelas VIII MTsN Balang-Balang, apakah terdapat pengaruh penggunaan Model Reciprocal Teaching terhadap hasil belajar matematika pada siswa kelas VIII MTsN Balang-Balang Kecamatan Bontomarannu Kabupaten Gowa. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan jenis penelitian Quasi Experimental Design. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan Model Reciprocal Teaching memberikan pengaruh positif dalam meningkatakan hasil belajar matematika siswa kelas VIII MTsN Balang-Balang Kecamatan Bontorannu Kabupaten Gowa. Berdasarkan hasil analisis data menggunakan statistik deskriptif untuk hasil pretest kelas kontrol dan pretest kelas eksperimen siswa kelas VIII MTsN Balang-Balang sebelum diajarkan dengan menggunakan Model Reciprocal Teaching masing-masing diperoleh nilai rata-rata 37,5 (rendah) dan 41,72 (sedang). Untuk hasil posttest kelas kontrol dan posttest kelas eksperimen siswa kelas VIII MTsN Balang-Balang setelah diajarkan dengan menggunakan Model Reciprocal Teaching masing-masing diperoleh nilai rata-rata 79,84 (tinggi) dan 90,47 (sangat tinggi). Hasil analisis statistik inferensial pengaruh penggunaan Model Reciprocal Teaching terhadap hasil belajar matematika pada siswa kelas VIII MTsN Balang-Balang Kecamatan Bontomarannu Kabupaten Gowa menunjukkan bahwa nilai Sign = 0,000. Dalam hal ini Sign < α (0,05) maka H0 ditolak. Dengan ditolaknya H0 maka H1 diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan Model Reciprocal Teaching memberikan pengaruh positif dalam meningkatakan hasil belajar matematika siswa kelas VIII MTsN Balang-Balang Kecamatan Bontorannu Kabupaten Gowa.
HUBUNGAN KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP PRESTASI BELAJAR MAHASISWA DITINJAU DARI JENIS KELAMIN PADA JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA UIN ALAUDDIN MAKASSAR Irmawati Irmawati; Thamrin Tayeb; Ridwan Idris
MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Vol 4 No 2 (2016): December
Publisher : Department of Mathematics Education Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.021 KB) | DOI: 10.24252/mapan.2016v4n2a1

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gambaran kecerdasan emosional mahasiswa, prestasi belajar matematika serta hubungan antara kecerdasan emosional dengan prestasi belajar mahasiswa ditinjau dari jenis kelamin pada Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian ex post facto. Penelitian ini dilakukan di kampus I dan kampus II UIN Alauddin Makassar angkatan 2012, 2013 dan 2014 sebanyak 326 dengan sampel sebanyak 30% dari populasi yaitu 98 orang yang terdiri dari 49 laki-laki dan 49 perempuan, dengan teknik simple random sampling. Hasil penelitian yang diperoleh adalah kecerdasan emosional mahasiswa laki-laki dan perempuan jurusan pendidikan berada dalam kategori sedang dengan masing-masing skor rata-rata 76,04 dan 73,98, dan prestasi belajar mahasiswa laki-laki dan perempuan jurusan pendidikan matematika berada dalam kategori memuaskan dengan masing-masing skor rata-rata 3,46 dan 3,49. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tidak ada hubungan kecerdasan emosional terhadap prestasi belajar mahasiswa ditinjau dari jenis kelamin pada jurusan pendidikan matematika angkatan 2012, 2013, dan 2014 UIN Alauddin Makassar dengan taraf signifikan 5% atau (α = 0,05).