Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Lama Ketuban Pecah Dini pada Kehamilan Aterm dengan Kejadian Asfiksia Neonatorum di RSD dr. Soebandi Jember Isbach, Galuh; David Lahindah, Stephanus; Dita Diana , Parti; Elly Nurus , Sakinah; Dion, Krismashogi Dharmawan
Jember Medical Journal Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu komplikasi paling sering terjadi pada bayi baru lahir adalah asfiksia neonatorum. Asfiksia neonatorum adalah kegagalan dalam menginisiasi dan mempertahankan pernapasan secara spontan sesaat setelah dilahirkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara ketuban pecah dini (KPD) pada kehamilan aterm dan kejadian asfiksia neonatorum pada bayi baru lahir di RSD dr. Soebandi Kabupaten Jember. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian terdiri atas 72 sampel ibu dengan kehamilan aterm yang mengalami KPD di RSD dr. Soebandi Kabupaten Jember. Data dikumpulkan melalui rekam medis dan dianalisis menggunakan uji statistik Chi-Square untuk mengetahui hubungan antara variabel independen (KPD pada kehamilan aterm) dan variabel dependen (asfiksia neonatorum). Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara KPD pada kehamilan aterm dengan kejadian asfiksia neonatorum (p-value = 0,001). Ibu yang mengalami KPD > 12 jam mempunyai risiko sebesar 5,6 kali lebih tinggi dibandingkan dengan ibu yang mengalami lama KPD < 12 jam (OR = 5,6). Evaluasi yang cepat dan penanganan yang tepat waktu sangat penting untuk mengurangi risiko asfiksia neonatorum.