Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Destination Awareness dalam Hubungan antara Social Media Marketing dan Minat Berkunjung Generasi Z (Studi pada Objek Wisata Candi Cangkuang sebagai Destinasi Ramah Muslim) Keyzia Shinar Pancarani; Bethani Suryawardani; Laksmi Saraswati Hadiansyah
Jurnal Ilmu Manajemen Terapan Vol. 7 No. 6 (2026): Jurnal Ilmu Manajemen Terapan (Juli - Agustus 2026)
Publisher : Dinasti Review Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jimt.v7i6.9270

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pemanfaatan social media marketing dalam meningkatkan minat berkunjung Generasi Z pada destinasi wisata budaya berbasis Muslim Friendly Tourism, khususnya Candi Cangkuang di Kabupaten Garut. Rendahnya kualitas dan konsistensi konten media sosial serta belum optimalnya tingkat destination awareness diduga memengaruhi minat berkunjung wisatawan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh social media marketing terhadap minat berkunjung Generasi Z dengan destination awareness sebagai variabel mediasi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan kausal. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada responden Generasi Z yang pernah memperoleh informasi mengenai Candi Cangkuang melalui media sosial. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa social media marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap destination awareness dan minat berkunjung Generasi Z. Selain itu, destination awareness juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berkunjung serta mampu memediasi hubungan antara social media marketing dan minat berkunjung. Temuan ini menunjukkan bahwa strategi pemasaran melalui media sosial yang efektif dapat meningkatkan kesadaran wisatawan terhadap destinasi sehingga mendorong terbentuknya minat berkunjung pada destinasi wisata Candi Cangkuang sebagai destinasi muslim Tourism.  
Pengaruh Pemasaran Melalui Media Sosial Terhadap Minat Beli Konsumen (Studi Kasus SPOWER.ID Pada Sosial Media Instagram) The Effect Of Social Media Marketing On Consumer Purchase Interest (Case Study Of SPOWER.ID On Instagram Sosial Media) Ihsan Favian Nandra; Riska Aprilina; Bethani Suryawardani
Jurnal Siber Multi Disiplin Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal Siber Multi Disiplin (Juli - September 2026)
Publisher : Siber Nusantara Research & Yayasan Sinergi Inovasi Bersama (SIBER)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jsmd.v4i2.1026

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis keterkaitan antara strategi pemasaran melalui platform sosial dengan ketertarikan pembelian pelanggan pada SPOWER.ID. Penelitian ini berangkat dari perkembangan penggunaan jejaring digital sebagai sarana promosi modern yang memungkinkan perusahaan menyampaikan informasi sekaligus menciptakan hubungan interaktif dengan calon pelanggan. Meskipun keterkaitan antara aktivitas pemasaran berbasis media sosial dan perilaku pembelian telah banyak dikaji pada berbagai bidang usaha, penerapannya pada sektor permesinan masih belum banyak dibahas. Penelitian ini menerapkan metode kuantitatif dengan melibatkan 78 partisipan yang dipilih berdasarkan kriteria tertentu melalui teknik purposive sampling. Partisipan merupakan pengguna Instagram yang telah mengetahui konten SPOWER.ID. Tahapan analisis data dilakukan dengan memanfaatkan aplikasi IBM SPSS Statistics dengan tahapan berupa pengujian kualitas instrumen, pemeriksaan distribusi data, analisis hubungan regresi sederhana, pengukuran kemampuan model, serta pengujian dugaan penelitian. Hasil pengujian memperlihatkan bahwa terdapat hubungan yang searah dan signifikan antara strategi pemasaran berbasis media sosial dengan kecenderungan pembelian konsumen. Nilai koefisien determinasi sebesar 68,2% memperlihatkan bahwa kegiatan pemasaran media sosial berkontribusi dalam menjelaskan perubahan minat pembelian, sementara 31,8% lainnya berkaitan dengan faktor eksternal yang tidak dianalisis. Hasil ini menunjukkan bahwa penggunaan Instagram sebagai saluran pemasaran digital berpotensi mendukung peningkatan ketertarikan pembelian pada perusahaan permesinan dengan karakteristik pasar B2B.