Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Nanoemulsi dari Ekstrak Tanaman Obat Lokal Rosela (Hibiscus sabdariffa) untuk Produk Kosmetik dan Farmasi bagi UMKM di Desa Bengkurung, Kabupaten Deli Serdang Pintata Sembiring; Jhan Saberlan Purba; Mona Fitri Gurusinga
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12670

Abstract

Pengembangan produk berbasis bahan alam saat ini menjadi tren dalam industri kosmetik dan farmasi, terutama melalui pemanfaatan teknologi nanoemulsi yang mampu meningkatkan stabilitas, bioavailabilitas, dan efektivitas senyawa aktif tanaman obat. Rosela (Hibiscus sabdariffa) merupakan salah satu tanaman lokal dengan potensi tinggi karena kandungan antosianin, flavonoid, dan vitamin C yang bermanfaat sebagai antioksidan dan antiaging. Namun, keterbatasan pengetahuan serta teknologi yang dimiliki pelaku UMKM menyebabkan pemanfaatan rosela masih terbatas pada produk sederhana. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan pelatihan pembuatan sediaan nanoemulsi berbasis ekstrak rosela sebagai inovasi produk kosmetik dan farmasi bagi UMKM di Desa Bengkurung, Kabupaten Deli Serdang. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan praktis pembuatan nanoemulsi, serta pendampingan dalam formulasi produk. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mengolah tanaman rosela menjadi produk bernilai tambah yang lebih kompetitif. Dengan demikian, program ini diharapkan mampu meningkatkan kemandirian ekonomi UMKM sekaligus mendukung pemanfaatan sumber daya alam lokal secara berkelanjutan
Pemanfaatan Kecerdasan Buatan (AI) Dalam Perancangan Dan Optimasi Formula Obat Untuk Meningkatkan Efisiensi Pengembangan Sediaan Farmasi Sulasmi Sulasmi; Jhan Saberlan Purba; Mona Fitri Gurusinga
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12668

Abstract

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah membawa dampak signifikan dalam berbagai bidang, termasuk farmasi. Salah satu tantangan utama dalam pengembangan sediaan farmasi adalah proses perancangan dan optimasi formula obat yang membutuhkan waktu lama, biaya tinggi, serta risiko kegagalan yang besar. Pemanfaatan AI memungkinkan proses tersebut dilakukan dengan lebih efisien melalui analisis data yang cepat, prediksi interaksi bahan aktif, serta optimasi parameter formulasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran AI dalam mempercepat pengembangan formula obat, meningkatkan akurasi prediksi sifat farmasetik, serta mengurangi biaya penelitian dan pengembangan. Metode yang digunakan meliputi studi literatur dari jurnal internasional dan nasional yang relevan dalam lima tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi AI dalam perancangan formula obat dapat mempercepat proses screening, meningkatkan efisiensi optimasi, serta memberikan hasil yang lebih akurat dibandingkan metode konvensional. Dengan demikian, pemanfaatan AI berpotensi menjadi solusi strategis untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengembangan sediaan farmasi di masa depan