Alfi Safitri
(1)(2)(3)(4)(5)(6)Program Studi Farmasi, Fakultas Farmasi dan Ilmu Kesehatan, Universitas Sari Mutiara Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL BATANG BENALU KOPI (Macrosolen cochinchinensis (Lour) V. Tiegh.) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus Suharyanisa Suharyanisa; Jon Kenedy Marpaung; Julia Susanti; Cut Masyitah Thaib; Alfi Safitri; Rimdo T Naibaho
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 2 (2026): September 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i2.14068

Abstract

Batang benalu kopi secara tradisional digunakan untuk mengobati penyakit kanker, menghentikan perdarahan pada luka, mengobati luka, serta untuk antibakteri dan penyakit kulit. Bakteri Staphylococcus aureus merupakan bakteri yang bersifat flora normal yang terdapat dikulit, hidung dan saluran pernafasan, penyakit yang muncul seperti jerawat, bisul, borok, luka dan pneumonia. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol batang benalu kopi (Macrosolen cochinchinensis (Lour.) V.Tiegh.) pada konsentrasi 15%, 30%, 45%, dan 60% terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. Metode penelitian ini menggunakan metode eksperimen untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol batang benalu kopi (Macrosolen cochinchinensis (Lour.) V.Tiegh.) terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. Penelitian ini menggunakan pelarut etanol 96%. Pengujian dilakukan melalui beberapa tahap, meliputi pengumpulan bahan, penyiapan simplisia, pembuatan ekstrak etanol dari batang benalu kopi melalui maserasi, serta pengujian aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus. Berdasarkan hasil pengujian skrining fitokimia, ekstrak kental batang benalu kopi mengandung golongan senyawa flavonoid, saponin, steroid/triterpenoid dan tannin. Hasil uji aktivitas antibakteri ekstrak kental batang benalu kopi terhadap bakteri Staphylococcus aureus mempunyai aktivitas daya hambat rata-rata pada konsentrasi 15% (7,36 mm), 30% (8,97 mm), 45% (10,48 mm), dan 60% (11,81 mm). Sebagai pembanding, digunakan Cloramfenicol 30 μg, yang menghasilkan daya hambat sebesar 21,94 mm, dan hasil terbaik yang didapat adalah pada konsentrasi 60% yang mempunyai daya hambat sebesar 11,81 mm