Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemampuan pengelolaan keuangan keluarga nelayan pesisir Kenjeran sebagai upaya optimalisasi ekonomi biru. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari penelitian dosen pemula yang didanai Kemendiktisaintek yang mengidentifikasi rendahnya literasi keuangan dan minimnya sistem pengelolaan keuangan terstruktur pada keluarga nelayan. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan keluarga nelayan sebagai mitra aktif melalui empat tahap: persiapan komunitas, identifikasi masalah partisipatif, perencanaan kolaboratif, dan implementasi pelatihan dengan pendekatan learning by doing. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan literasi keuangan peserta, khususnya dalam pencatatan keuangan harian dan penyusunan anggaran berbasis pendapatan musiman. Program berhasil meningkatkan kemampuan keluarga nelayan mengelola keuangan secara efisien untuk investasi produktif dan membangun ketahanan ekonomi menghadapi volatilitas pendapatan perikanan, sehingga berkontribusi pada optimalisasi potensi ekonomi biru di kawasan pesisir Kenjeran. This community service program aims to enhance the financial management skills of coastal fishing families in Kenjeran, with the goal of optimizing the blue economy. This activity is a follow-up to research conducted by junior lecturers funded by the Ministry of Education, Culture, Research, and Technology, which identified low financial literacy and a lack of structured financial management systems among fishing families. The method used was Participatory Action Research (PAR), which involved fishing families as active partners through four stages: community preparation, participatory problem identification, collaborative planning, and training implementation with a learning-by-doing approach. The results showed a significant increase in participants' financial literacy, particularly in daily financial record-keeping and seasonal income-based budgeting. The program succeeded in improving the ability of fishing families to manage their finances efficiently for productive investments and build economic resilience in the face of volatile fishing incomes, thereby contributing to the optimization of the blue economy potential in the Kenjeran coastal area.