Rofiqoh Nirwana
Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peduli Kesehatan melalui Cek Kesehatan Gratis dan Taman Sehat untuk Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat Bahtiar Fuadi; Rofiqoh Nirwana; Sabila Nanda Sukiwijaya; Annisa’ Sa’diyah; Nila Rutbatul Ulya; Stevio Eka Putri; Abdullah Dardum Basyaiban; Moch. Angga Fitriono; Achmad Bhabur Rochmad
Nusantara Community Empowerment Review Vol. 4 No. 2 (2026): Nusantara Community Empowerment Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/32tzwj25

Abstract

Kesehatan masyarakat merupakan fondasi utama dalam meningkatkan kualitas hidup dan produktivitas komunitas. Sebagai upaya promotif dan preventif, kegiatan pengabdian kepada masyarakat di RT 03 RW 05 Perumahan Taman Candiloka, Desa Ngampelsari, Kabupaten Sidoarjo, dilaksanakan melalui pemeriksaan kesehatan gratis dan pembangunan Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Metode yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan catatan lapangan. Kegiatan cek kesehatan diikuti oleh 55 peserta dengan pemeriksaan tekanan darah, GDS, dan asam urat, disertai edukasi kesehatan. Pembuatan TOGA bertujuan meningkatkan kemandirian masyarakat melalui pemanfaatan tanaman herbal sebagai sarana promotif dan preventif. Hasil menunjukkan partisipasi masyarakat tinggi dan lingkungan menjadi lebih asri dan sehat. Pendekatan partisipatif ini efektif meningkatkan kesadaran kesehatan dan budaya peduli lingkungan. Studi ini terbatas pada satu RT sehingga disarankan untuk penelitian lanjutan dengan cakupan lebih luas. Public health is the main foundation in improving the quality of life and productivity of the community. As a promotive and preventive effort, community service activities in RT 03 RW 05 Taman Candiloka Housing, Ngampelsari Village, Sidoarjo Regency, were carried out through free health checks and the development of Family Medicinal Plants (TOGA). The methods used were observation, interviews, and field notes. The health check activity was attended by 55 participants with blood pressure, GDS, and uric acid checks, accompanied by health education. The creation of TOGA aims to increase community independence by using herbal plants as a promotional and preventive tool. The results showed high community participation and a more beautiful and healthier environment. This participatory approach is effective in increasing health awareness and a culture of environmental care. This study is limited to one RT, so further research is recommended with a wider scope.
Ecoenzym dan Ecobrik sebagai Solusi Kreatif Pengurangan Sampah Plastik dan Organik di Lingkungan Masyarakat Desa Khoirul; Rofiqoh Nirwana; Aisyah Rahmah Ummi Kurnilasari; Muhammad Syafiq Tajuddin Hanif; Syarifah Nadia; Achmad Zaki Firmansyah; Mukhammad Nadhif Fuad; Nazma Awwaliyah Khonitatillah; Dani Restu Putra; Zakiyatul Fauziyah
Nusantara Community Empowerment Review Vol. 4 No. 1 (2026): Nusantara Community Empowerment Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/t3d7yg41

Abstract

Permasalahan sampah plastik dan organik merupakan isu besar yang memerlukan solusi inovatif dan berkelanjutan. Program pengabdian masyarakat di RT 03 RW 05 Desa Ngampelsari menerapkan dua inovasi utama, yaitu Ecobrik dan Eco-enzyme, sebagai langkah kreatif dalam pengelolaan limbah. Ecobrik memanfaatkan botol plastik bekas yang diisi dengan limbah plastik kering menjadi “bata ramah lingkungan” untuk konstruksi, sekaligus meningkatkan kesadaran dan kebersamaan masyarakat. Eco-enzyme adalah cairan hasil fermentasi limbah organik rumah tangga yang berfungsi sebagai pupuk organik, pestisida nabati, dan pembersih alami, mendukung pertanian berkelanjutan serta pemberdayaan masyarakat. Metode partisipatif melalui observasi, wawancara, pelatihan, dan implementasi berhasil menekan volume sampah sekaligus memperkuat kesadaran lingkungan di masyarakat. Kombinasi kedua inovasi ini mendorong penerapan prinsip circular economy dan memberikan dampak ekologis, sosial, serta ekonomi yang positif di tingkat komunitas. The problem of plastic and organic waste is a major issue that requires innovative and sustainable solutions. The community service program in RT 03 RW 05 Ngampelsari Village implemented two main innovations, namely Ecobrik and Eco-enzyme, as a creative step in waste management. Ecobrik utilizes used plastic bottles filled with dry plastic waste to become "eco-friendly bricks" for construction, while simultaneously increasing community awareness and togetherness. Eco-enzyme is a liquid resulting from the fermentation of household organic waste that functions as an organic fertilizer, botanical pesticide, and natural cleaner, supporting sustainable agriculture and community empowerment. Participatory methods through observation, interviews, training, and implementation have successfully reduced waste volume while strengthening environmental awareness in the community. The combination of these two innovations encourages the implementation of circular economy principles and provides positive ecological, social, and economic impacts at the community level.