Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EFEKTIVITAS PEMBERIAN VIDEO EDUKASI POST PHACOMULSIFIKASI TERHADAP PENGETAHUAN PASIEN DIERA DIGITAL DI RUMAH SAKIT SARI ASIH CILEDUG Fenda Muliyastuti; Wahyu Endang Setyowati; Betie Febriana
Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa Vol 5, No 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Jurnal Ilmiah Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Katarak merupakan salah satu penyebab utama penurunan fungsi penglihatan yang memerlukan tindakan pembedahan, salah satunya melalui prosedur phacomulsifikasi. Setelah opeasi pasien membutuhkan edukasi yang tepat agar dapat memahami perawatan post operasi serta mencegah terjadinya komplikasi. Seiring perkembangan teknologi diera digital, media video mulai dimanfaatkan sebagai sarana edukasi kesehatan yang dinilai lebih menarik dan mudah dipahami dibandingkan metode konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas edukasi menggunakan media video terhadap tingkat phacomulsifikasi di RS Sari Asih Ciledug. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain pretest dan post test dengan kelompok kontrol. Responden ini dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok intervensi yang mendapatkan edukasi berbasis video dan kelompok kontrol yang menerima edukasi secara konvensional. Tingkat pengetahuan pasien diukur menggunakan kuesioner yang telah dilakukan uji validitasnya dan reliabilitasnya. penelitian ini menunjukan bahwa terjadi peningkatan tingkat pengetahuan pada kedua kelompok setelah diberikan edukasi. pada kelompok yang memperoleh edukasi yang meggunakan video persentase pasien dengan tingkat pengetahuan baik meningkat dari 35% sebelum edukasi menjadi 80% setelah edukasi. Sementara itu pada kelompok yang diberikan edukasi konvensional, persentase tingkat pengetahuan baik meningkat dari 40% sebelum edukasi menjadi 60% setelah edukasi. Peningkatan pengetahuan pada kelompok edukasi video lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok edukasi konvensional. Hasil analisis statistik menunjukan adanya perbedaaan yang bermakna antara kedua kelompok setelah intervensi (p-value <0,05) Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa pemberikan edukasi melalui media video lebih efektif dalam meningkatkan pengetahuan pasien post phacomulsifikasi. Media video dapat digunakan sebagai alternatif edukasi yang efektif dan relevan dalam pelayanan keperawatan di era digital.Keywords: edukasi video, phacomulsifikasi, pengetahuan pasien, digital, katarak