Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STRUKTUR DAN ANATOMI ORGANISASI Muktar Asroni; Sukatin Sukatin; Zul Qarnain
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v6i3.12914

Abstract

ABSTRACT Increasingly dynamic organizational environments require organizations to adopt adaptive organizational designs to achieve their goals effectively. However, many organizations continue to implement organizational structures based on institutional traditions or legacy practices without considering their alignment with organizational strategies and environmental demands, resulting in overlapping authority, weak coordination, and limited adaptability. This condition highlights the need for a comprehensive conceptual study of organizational structure and anatomy as a foundation for effective organizational design and decision-making. This study aims to examine the concepts of organizational structure and anatomy, organizational structure models, organizational components, and organizational arrangement mechanisms to enhance organizational effectiveness. The study employed a qualitative approach using the library research method. Data were collected from books, scientific journal articles, and other relevant academic sources and analyzed through content analysis. The findings indicate that organizational effectiveness depends on the alignment between organizational design, strategic objectives, organizational size, and environmental conditions. Furthermore, leadership, communication, human resources, coordination, and organizational culture are identified as key supporting factors in implementing an effective organizational structure. In conclusion, adaptive organizational design and appropriate structural arrangements are essential prerequisites for improving organizational effectiveness, flexibility, and sustainability in responding to dynamic environmental changes. ABSTRAK Perubahan lingkungan organisasi yang semakin dinamis menuntut organisasi memiliki desain struktur yang adaptif untuk mendukung efektivitas pencapaian tujuan. Namun, berbagai organisasi masih menerapkan struktur berdasarkan kebiasaan atau warisan kelembagaan tanpa mempertimbangkan kesesuaiannya dengan strategi dan lingkungan, sehingga memunculkan tumpang tindih wewenang, lemahnya koordinasi, dan rendahnya kemampuan beradaptasi. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya kajian konseptual yang komprehensif mengenai struktur dan anatomi organisasi sebagai dasar pengambilan keputusan dalam desain organisasi. Penelitian ini bertujuan mengkaji konsep struktur dan anatomi organisasi, bentuk-bentuk struktur organisasi, komponen organisasi, serta mekanisme penataan organisasi untuk meningkatkan efektivitas organisasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kepustakaan (library research). Data diperoleh dari buku, artikel ilmiah, dan berbagai referensi akademik yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Hasil kajian menunjukkan bahwa efektivitas organisasi dipengaruhi oleh kesesuaian antara desain organisasi dengan tujuan, strategi, ukuran, dan lingkungan organisasi. Selain itu, kepemimpinan, komunikasi, sumber daya manusia, koordinasi, dan budaya organisasi menjadi faktor pendukung utama dalam implementasi struktur organisasi. Disimpulkan bahwa desain organisasi yang adaptif dan penataan struktur yang tepat merupakan prasyarat untuk meningkatkan efektivitas, fleksibilitas, dan keberlanjutan organisasi dalam menghadapi perubahan lingkungan.
MULTIKULTURALISME DALAM PERSPEKTIF ISLAM: PENGERTIAN, URGENSI, DAN ANALISIS Eva Maya Sari; Nini Maswati; Muktar Asroni; Ansori Ansori; Iwan Aprianto
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v6i3.13160

Abstract

ABSTRACT Indonesia's highly diverse society, characterized by differences in ethnicity, culture, language, and religion, continues to face challenges such as intolerance, social polarization, radicalism, and hate speech, indicating that diversity has not yet been managed inclusively. This condition highlights the need to examine multiculturalism from an Islamic perspective as a conceptual foundation for fostering harmonious social life. This study aims to analyze the concept of multiculturalism in Islam, examine its significance for plural societies, and explore the historical, theological, and contextual foundations supporting its implementation. This research employed a qualitative library research approach. Data were collected from the Qur'an, Hadith, academic books, and scholarly journal articles published between 2016 and 2026 and were analyzed using content analysis. The findings identified six major themes: the concept of multiculturalism, Islamic fundamental values, the significance of multiculturalism, historical perspectives, theological perspectives, and contemporary challenges. The study concludes that diversity is regarded as sunnatullah and should be managed through the principles of al-ta'aruf, al-tasamuh, al-'adalah, and ukhuwah insaniyah. Furthermore, the integrative analysis demonstrates that Islamic multiculturalism provides a relevant framework for strengthening religious moderation, social cohesion, and multicultural Islamic education in promoting a peaceful, inclusive, and just society. ABSTRAK Keberagaman masyarakat Indonesia yang ditandai oleh perbedaan suku, budaya, bahasa, dan agama masih dihadapkan pada berbagai persoalan seperti intoleransi, polarisasi sosial, radikalisme, dan ujaran kebencian yang menunjukkan belum optimalnya pengelolaan keberagaman secara inklusif. Kondisi tersebut menegaskan pentingnya kajian mengenai multikulturalisme dalam perspektif Islam sebagai landasan konseptual dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep multikulturalisme dalam perspektif Islam, mengkaji urgensinya bagi masyarakat plural, serta menelaah landasan historis, teologis, dan kontekstual yang mendukung penerapannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis library research. Data diperoleh dari Al-Qur'an, hadis, buku, dan artikel ilmiah periode 2016–2026, kemudian dianalisis menggunakan content analysis. Hasil penelitian mengidentifikasi enam tema utama, yaitu konsep multikulturalisme, nilai dasar Islam, urgensi multikulturalisme, perspektif historis, perspektif teologis, dan tantangan kontemporer. Temuan menunjukkan bahwa keberagaman dipandang sebagai sunnatullah yang dikelola melalui prinsip al-ta'aruf, al-tasamuh, al-'adalah, dan ukhuwah insaniyah. Analisis integratif juga menegaskan bahwa multikulturalisme Islam memiliki relevansi dalam memperkuat moderasi beragama, kohesi sosial, serta pendidikan Islam multikultural untuk mewujudkan masyarakat yang damai, inklusif, dan berkeadilan.