Riski Puluhulawa
Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Karakter Musikal dan Interpretasi Vocalista Harmonic Choir dalam Membawakan Lagu Hanacaraka Karya Nicholas Rio Riski Puluhulawa; Titis Setyono Adi Nugroho; Annas Fitria Sa'adah
IDEA: Jurnal Ilmiah Seni Pertunjukan Vol 20, No 1 (2026)
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/idea.v20i1.20520

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pendekatan interpretasi musikal Vocalista Harmonic Choir dalam membawakan lagu Hanacaraka karya Nicholas Rio serta mengidentifikasi karakter musikal karya ditinjau dari struktur melodi, struktur harmoni, dan relasi interval pentatonis. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus pada praktik interpretasi Vocalista Harmonic Choir terhadap lagu Hanacaraka dalam penampilan 4th Asia Choral Grand Prix 2025 di Singapura. Data diperoleh melalui wawancara semi terstruktur (in-depth interview) dengan konduktor dan empat perwakilan penyanyi yang mewakili ambitus suara SATB, studi dokumentasi, serta studi pustaka. Analisis data dilakukan melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter musikal lagu Hanacaraka dibentuk melalui penggunaan tangga nada pentatonis pelog yang menghasilkan nuansa dramatik, misterius, dan kental dengan karakter musikal Jawa. Karakter tersebut diwujudkan melalui pengembangan motif-motif repetitif, penggunaan tekstur homofonik dan polifonik, hubungan harmoni vertikal antarsuara, serta pengolahan relasi interval yang memperkuat identitas musikal karya. Interpretasi musikal Vocalista Harmonic Choir diwujudkan melalui pendekatan intonasi berbasis prinsip just intonation, pengelolaan keseimbangan antarsuara dan warna bunyi, pengolahan artikulasi bahasa Jawa, serta pembentukan ekspresi musikal melalui pendekatan artistic singing yang didasarkan pada dramaturgi kisah Aji Saka, Dora, dan Sambada. Temuan penelitian menunjukkan bahwa karya paduan suara berbasis tangga nada pentatonis dapat diinterpretasikan melalui pendekatan paduan suara modern tanpa menghilangkan karakter musikal tradisional yang menjadi identitas karya.