Rahmawati Rahmawati
Pelamonia Hospital

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH PENGETAHUAN DAN MOTIVASI PERAWAT TERHADAP PENERAPAN PROGRAM PATIENT SAFETY DI INSTALASI RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KOTA MAKASSAR Darmawati Junus; Rahmawati Rahmawati; Siti Almunawirah
Jurnal Penelitian Kesehatan Pelamonia Indonesia Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Penelitian Kesehatan Pelamonia Indonesia
Publisher : Institut Kesehatan Pelamonia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Rumah sakit, selain sebagai tempat layanan perawatan kesehatan modern, adalah organisasi yang sangat kompleks yang sangat padat modal, teknologi, spesialisasi, sistem, dan padat risiko. Akibatnya sering terjadi hal- hal yang tidak diinginkan sehingga mengakibatkan pasien cedera atau meninggal dunia, berdasarkan data sekunder yang diperoleh di fasilitas rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah Kota Makassar tahun 2021. Infeksi nosokomial merupakan kriteria Menteri Kesehatan 1,5%, menunjukkan peningkatan dari tahun sebelumnya (12%). Dengan mengacu pada konsep keselamatan pasien, maka sikap perawat dalam pengetahuan dan motivasi dalam memberikan asuhan keperawatan secara aman kepada pasien belum optimal. Hal ini untuk mengetahui pengaruh pengetahuan dan motivasi perawat terhadap pelaksanaan program keselamatan pasien. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada populasinya sebanyak 165, termasuk sampel 117 perawat. Data untuk penelitian ini diperoleh dengan menggunakan kuesioner dan uji univariat, bivariat, multivariat, dan SPSS. Hasil analisis menggunakan uji bivariat menunjukkan bahwa variabel pengetahuan memiliki nilai signifikan (p = 0,007) dan variabel motivasi perawat memiliki nilai signifikan p = (0,017) terhadap implementasi program keselamatan pasien. menunjukkan ada ) Sebaliknya, hasil uji multivariat pengetahuan dan motivasi perawat menunjukkan secara simultan nilai pengetahuan (p = 0,000) dan nilai motivasi perawat (p = 0,045), menunjukkan bahwa keduanya variabel terkait dengan keselamatan pasien. Mempengaruhi pelaksanaan program. nilai (ExpB = 0,045), variabel yang paling berpengaruh adalah motivasi perawat. Hal ini akan semakin meningkatkan pengetahuan dan motivasi para perawat di fasilitas tersebut
ANALISIS PENGELOLAAN LIMBAH PADAT PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI RSUD SAYANG RAKYAT MAKASSAR Sriyani Windarti; Rahmawati Rahmawati; Rosdiana Rosdiana
Jurnal Penelitian Kesehatan Pelamonia Indonesia Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Penelitian Kesehatan Pelamonia Indonesia
Publisher : Institut Kesehatan Pelamonia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk mencegah penularan dan mengendalikan penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) perlu dilakukan pengelolaan limbah yang efektif. Pengelolaan limbah padat di RSUD Sayang Rakyat telah dilaksanakan, tetapi dalam pengelolaannya masih ada yang tidak sesuai dengan Permenkes No 07 Tahun 2019 Tentang Kesehatan Lingkungan Rumah Sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan limbah padat pada masa pandemi Covid-19 di RSUD Sayang Rakyat Makassar Tahun 2022. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Jumlah informan dalam penelitian ini sebanyak 9 orang. Data penelitian ini berdasarkan pedoman wawancara, checklist, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian disajikan dalam bentuk kutipan pernyataan dan narasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RSUD Sayang Rakyat sudah berpedoman pada Permenkes nomor 7 Tahun 2019 Tentang kesehatan lingkungan rumah sakit . Pelaksanaan pengelolaan limbah padat medis dan non medis yang meliputi pemilahan, pewadahan, dan penyimpanan sudah sesuai namun untuk pengangkutan, pengolahan akhir dan fasilitas masih ada yang tidak sesuai dengan Permenkes No 07 Tahun 2019 Tentang Kesehatan Lingkungan Rumah Sakit. Disarankan untuk rumah sakit membuat jalur khusus pengangkutan, membuat jadwal pengangkutan, mengganti TPS limbah non medis serta memberikan pelatihan kepada petugas.