Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

ANALISIS KELENGKAPAN PENGISIAN LEMBAR RESUME MEDIS PASIEN RAWAT INAP GUNA MENUNJANG MUTU REKAM MEDIS DI RUMAH SAKIT TK. II 14.05.01 PELAMONIA MAKASSAR TAHUN 2021 Mangindara, Mangindara; Windarti, Sriyani; Zulkifli, Zulkifli; Mauru, Anastasya Gabrilla
Patria Artha Journal of Nursing Science Vol 5, No 2 (2021): Patria Artha Journal of Nursing Science
Publisher : Patria Artha University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33857/jns.v5i2.482

Abstract

Resume medis dapat menjadi bahan kajian untuk pengendalian Mutu Rekam Medis. Permasalahan pengisian resume medis yang tidak lengkap akan mengganggu mutu rekam medis Rumah Sakit Tk. II 14.05.01 Pelamonia Makassar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelengkapan pengisian lembar resume medis pasien rawat inap guna menunjang mutu rekam medis Rumah Sakit Tk. II 14.05.01 Pelamonia Makassar. Metode penelitian digunakan yaitu kuantitatif deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah 6.769 berkas tahun 2020 di rawat inap. dengan sampel 99 berkas menggunakan rumus Slovin. Teknik sampling yang digunakan yaitu sampling Aksidental. Hasil penelitian ini adalah  kelengkapan pengisian lembar resume setelah 1 x 24 jam setelah pasien rawat inap menerima pelayanan rata-rata kelengkapan pengisian identifikasi pasien adalah 98,6 (99,8%) terisi lengkap, 0,4 (0,4%) terisi tidak lengkap. Rata-rata kelengkapan pengisian laporan / catatan penting 84,6 (95,4%) terisi lengkap dan 14,4 (4,6%) terisi tidak lengkap, pengisian rendah pada item kode ICD 24 (24,5%). Rata-rata kelengkapan pengisian autentifikasi/ keabsahan 95,5 (96,4%) terisi lengkap dan  3,5 (3,5%) terisi tidak lengkap, pengisian  rendah pada item nama dokter 96 (97,0%). Rata-rata kelengkapan pengisian tata cara pendokumentasian 69 (70,0%) terisi lengkap,dan  30 (30,0%) terisi tidak lengkap, pengisian  rendah pada item tidak bagian kosong 11 (11,2%). Saran dari peneliti adalah sebaiknya Rumah Sakit TK II 14.05.01 Pelamonia Makassar lebih mengoptimalkan perbaikan dalam kelengkapan pengisian lembar rusume medis 1 x 24 jam setelah pasien menerima pelayanan karena lembar tersebut memiliki banyak fungsi dari berbagai aspek baik sebagai alat perlindungan hukum dan juga administrasi sehingga dapat meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit.
Sosialisasi Alur Pelayanan Komplain dan Pembuatan Media Edukasi di RSKD Ibu dan Anak Pertiwi Dian Ekawaty Dian; Adriyana Adevia Nuryadin; Sriyani Windarti; Nurmulia Wunaini Ngkolu
PADMA Vol 2 No 2 (2022): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PADMA)
Publisher : LPPM Politeknik Piksi Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1012.437 KB) | DOI: 10.56689/padma.v2i2.696

Abstract

Menurut WHO (World Health Organization), rumah sakit adalah bagian integral dari suatu organisasi sosial dan kesehatan dengan fungsi menyediakan pelayanan paripurna (komprehensif), penyembuhan penyakit (kuratif) dan pencegahan penyakit (preventif) kepada masyarakat. Metode yang dilaksanakan dalam Pengabdian ini adalah sosialisasi kepada pasien mengenai alur pelayanan dan media edukasi. Tujuan kegiatan ini yaitu untuk memudahkan pasien pada saat berobat di RSKD Ibu dan Anak Pertiwi serta mengingatkan pekerja melalui poster untum menghemat penggunaan listrik di rumah sakit. Setelah sosialisasi ini dilaksanakan diharapkan pasien dapat dengan mudah memahami serta mengerti alur pelayanan saat akan mengambil obat serta pada saat melakukan komplain di RSKD Ibu dan Anak Pertiwi. Selain itu diharapkan juga pada pegawai RSKD Ibu dan Anak Pertiwi dapat menerapkan media edukasi yaitu mematikan lampu dan ac pada saat tidak digunakan guna menghemat pemakaian listrik di Rumah Sakit.
Pelatihan Pengukuran Kinerja Menggunakan Metode Balanced Scorecard di RSIA Sitti Khadijah 1 Muhammadiyah Cabang Makassar Sriyani Windarti; Dian Ekawaty; Ricky Perdana Poetra; Mangindara
PADMA Vol 2 No 2 (2022): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PADMA)
Publisher : LPPM Politeknik Piksi Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.591 KB) | DOI: 10.56689/padma.v2i2.709

Abstract

Adanya tuntutan bagi rumah sakit untuk menghasilkan proses pelayanan yang baik, maka diperlukan fungsi manajemen rumah sakit yang baik terutama dalam hal evaluasi pengukuran kinerja rumah sakit. Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Keuangan telah mengarahkan penilaian kinerja dengan menggunakan metode Balanced Scorecard. Balanced scorecard adalah konsep yang sederhana namun kuat. Tujuan dari model ini adalah untuk memberikan manajer dan pemimpin pandangan yang komprehensif tentang bisnis dan memungkinkan mereka untuk fokus pada bidang‐bidang kritis, seperti perspektif pelanggan, perspektif keuangan, perspektif bisnis internal, dan pembelajaran dan pertumbuhan. Realita di lapangan menunjukkan beberapa institusi termasuk di RSIA Sitti Khadijah 1 masih menggunakan indikator LAKIP dalam mengukur kinerja, yang mana indikatornya belum mampu menggambarkan kinerja organisasi secara komprehensif. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada SDM di RSIA Sitti Khadijah 1 tentang bagaimana melakukan pengukuran dan peningkatan kinerja rumah sakit secara efektif dan efisien dengan menggunakan metode balanced scorecard.
Relationship of Organizational Culture with The Implementation of Good Hospital Governance (GHG) at Bhayangkara Hospital Makassar Dian Ekawaty; Sriyani Windarti; Nurmulia Wunaini Ngkolu; Nining Ade Ningsih; Reza Nur
Miracle Journal of Public Health Vol 6 No 1 (2023): Miracle Journal of Public Health
Publisher : Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36566/mjph.v6i1.301

Abstract

The results of the initial interview revealed that Bhayangkara Hospital Makassar adheres to a hierarchical system with a management system based on the leadership command line. Management in implementing an organizational culture where the Bhayangkara Hospital Makassar consisting of members of the police, ASN and BLU adheres to the applied police values. This study aims to determine the relationship between organizational culture and the implementation (GHG) of good hospital governance in Bhayangkara Hospital Makassar. This type of research used descriptive quantitative research with a Cross-Sectional Study approach. The population in this study were all employees at the Bhayangkara Hospital Makassar as many as 207 people the sampling technique used the Slovin formula so that a sample of 136 respondents was obtained and the data analysis technique used Multiple Linear Regression Tests with SPSS assistance. The results of this study indicate an assessment of variables the values obtained are sig.= 0.031 < 0.05. Confidence variable obtained a sig. value of 0.045 < 0.05. Organizational climate variable is obtained sig.= 0.026 < 0.05. The tradition variable was obtained with a value of sig.= 0.020 <0.05. The conclusion in this study is that the variables of belief, organizational climate and tradition have a significant relationship to Good Hospital Governance in Bhayangkara Hospital Makassar.
Relationship Between Service Quality and Patient Loyality In The Installation of Labuang Baji Hospital Makassar Mangindara; Dian Ekawaty; Sriyani Windarti; Andi Nailah Amirullah; Nurul Azizyah Aksha
Miracle Journal of Public Health Vol 6 No 1 (2023): Miracle Journal of Public Health
Publisher : Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36566/mjph.v6i1.303

Abstract

Service quality is measured by how well it meets the target audience's expectations. There seems to be some variation in the number of inpatients, as the number of re-hospitalized patients at Labuang Baji Makassar Hospital fell from 6,245 in 2019 to 5,448 in 2020 and 6,145 in 2021. The hospital is faced with a dilemma with the declining number of outpatient visits. The hospital's ability to operate and the quality of services provided to inpatients over the past year will be affected by the decrease in the number of patients treated at the hospital. Researchers at Labuang Baji General Hospital in Makassar set out to explore this question in order to better serve inpatients. This study used a cross-sectional descriptive quantitative research design. A total of 512 participants and 225 replies were included in the analysis. Bivariate analysis using Chi-Square test. With a p-value of 0.042 for professionalism and skill, a p-value of 0.042 for attitude and behavior, a p-value of 0.049 for reliability and trust, a p-value of 0.047 for service recovery, and p-value 0.027 for communication, this study found a correlation between service quality and patient loyalty. With a p value of 0.057, physical variables are considered unimportant. The conclusion in this study is that there is a relationship between professionalism and skill, attitude and behavior, reliability and trustworthiness, service recovery, communication with patient loyalty.
ANALISIS PENGARUH BAURAN PEMASARAN (MARKETING MIX) TERHADAP PENGGUNAAN PELAYANAN RAWAT JALAN DI RSUD HAJI MAKASSAR TAHUN 2021 Sriyani Windarti; Mohammad Ardani Samad; Reski Dewi Pratiwi
Public Health And Medicine Journal Vol. 1 No. 1 (2023): PAMA Edisi Februari 2023
Publisher : ILRSCentre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatnya permintaan masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari menyebabkan kompetisi di dunia usaha saat ini juga semakin tinggi. Untuk mencapai tujuan dan keuntungan yang maksimal maka rumah sakit perlu membuat rencana yang akan dilakukan dimana ini biasanya disebut dengan strategi pemasaran agar konsumen dalam hal ini bisa dikatakan sebagai pasien, tertarik untuk menggunakan pelayan rumah sakit tersebut. Kegiatan pemasaran sangat dibutuhkan oleh setiap organisasi pelayanan kesehatan/rumah sakit atau perusahaan sebagai ujung tombak bagi kehidupannya. Berkurangnya kunjungan Poliklinik RSUD Haji Makassar mengalami penurunan jumlah kunjungan pasien lama mulai tahun 2018 sampai tahun 2020. Bauran pemasaran mencakup aspek product, price, place, promotion, people, physical evidence, process. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bauran pemasaran terhadap penggunaan pelayanan rawat jalan di RSUD Haji Makassar. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan Cross sectional study, sampel pada penelitian ini adalah 385 responden di rawat jalan RSUD Haji Makassar. Data di olah dengan menggunakan aplikasi SPSS dengan uji regresi linear sederhana Hasil iji statistik menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara product (p=0.00), place (p=0.000), price (p=0.000), promotion (p=0.00), people (p=0.000), physical evidence (p=0.00), process (p=0.00) Terhadap penggunaan pelayanan. Disarankan kepada pihak rumah sakit dapat meningkatkan pelayanan kesehatan yang akan dipromosikan melalui marketing mix agar lebih menarik minat kunjungan pasien untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.
PENGARUH PENERAPAN PATIENT CENTERED CARE TERHADAP KEPUASAN PASIEN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH LABUANG BAJI MAKASSAR TAHUN 2022 Sriyani Windarti Wiwi; Mohammad Ardani Samad Samad; Nurmulia Wunaina Ngkolu Ngkolu; Nur Annisa Nur
Public Health And Medicine Journal Vol. 1 No. 2 (2023): PAMA Edisi Juni 2023
Publisher : ILRSCentre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59583/pama.v1i2.38

Abstract

Perkembangan sosial dan pertumbuhan sektor ekonomi masyarakat, serta kemajuan teknologi di bidang kedokteran, dan tuntutan profesionalisme manajemen rumah sakit sebagai bentuk meningkatkan kualitas pelayanan dengan harapan memberikan kepuasan kepada pasien terkhusus di Rumah Sakit Umum Daerah Labuang Baji Makassar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan patient centered care terhadap kepuasan pasien rawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah Labuang Baji Makassar. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan studi cross sectional. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan non-probability sampling dengan metode Proportional Stratified Random Sampling sebanyak 325 responden. Hasil uji bivariat pada penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh penerapan patient centered care berdasarkan dimensi menghormati nilai dan kebutuhan pasien dengan nilai p-value= 0,031 < 0,05, tidak terdapat pengaruh penerapan patient centered care berdasarkan dimensi koordinasi dan integrasi pelayanan dengan nilai p-value= 1,000 > 0,05, terdapat pengaruh penerapan patient centered care berdasarkan dimensi informasi, komunikasi dan edukasi dengan nilai p-value= 0,032 < 0,05, terdapat pengaruh penerapan patient centered care berdasarkan dimensi kenyamanan fisik dengan nilai p-value= 0,045 < 0,05, terdapat pengaruh penerapan patient centered care berdasarkan dimensi dukungan emosional dan pengurangan rasa takut dan cemas dengan nilai p-value= 0,000 < 0,05, terdapat pengaruh penerapan patient centered care berdasarkan dimensi peralihan dan kesinambungan dengan nilai p-value=0,016 < 0,05, tidak terdapat pengaruh penerapan patient centered care berdasarkan dimensi akses dengan nilai p-value 0,095 > 0,05,Berdasarkan uji Chi-Square didapatkan nilai sig 0,000 yang berarti terdapat pengaruh penerapan patient centered care terhadap kepuasan pasien rawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah Labuang Baji Makassar.
PENGARUH PENGALAMAN PASIEN TERHADAP LOYALITAS PASIEN INSTALASI RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM BAHAGIA MAKASSAR TAHUN 2022 Sriyani Windarti Wiwi; Ryryn Suryaman Prana Putra Putra; Mangindara Mangindara; Yohanes Pehan Gamun Gamun
Public Health And Medicine Journal Vol. 1 No. 2 (2023): PAMA Edisi Juni 2023
Publisher : ILRSCentre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59583/pama.v1i2.39

Abstract

Pada zaman yang semakin berkembang ini semakin banyaknya pertumbuhan rumah sakit baru sehingga rumah sakit dituntut untuk selalu menjaga kualitas pelayanan untuk menjamin terciptannya loyalitas pasien. Menurut data awal yang didapat terjadinya penurunan jumlah pasien dalam tiga bulan terakhir yaitu Maret-Mei tahun 2022 di Instalasi Rawat Inap RSU Bahagia Makassar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengalaman pasien terhadap loyalitas pasien instalasi rawat inap Rumah Sakit Umum Bahagia Makassar Tahun 2022.Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross sectional study. Sampel dalam penelitian ini yaitu 134 pasien instalasi rawat inap Rumah Sakit Umum Bahagia Makassar Tahun 2022. Teknik sampling yang digunakan adalah non probability sampling dengan metode purposive sampling dan pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang telah dilakukan uji validitas dan realibilitas. Uji yang digunakan adalah uji chi-square dan dilakukan analisis menggunakan SPSS.Hasil uji bivariat pada penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pengalaman pasien dengan variable (Komunikasi Perawat dengan nilai p= 0,008, Komunikasi Dokter dengan nilai p= 0,006, Responsif dengan nilai p= 0,003, Kenyamanan Fisik dengan nilai p= 0,025 dan kontrol rasa nyeri dengan nilai p= 0,028) terhadap loyalias. Untuk variable komunikasi tentang obat dengan nilai p= 0,085 dan variable Informasi Kepulangan dengan nilai p= 0,052 tidak terdapat pengaruh terhadap loyalitas pasien. Hasil uji multivariate terhadap empat dimensi yaitu komunikasi perawat nilai Exp (B)= 0,317, komunikasi dokter nilai Exp (B)=0,326, responsif nilai Exp (B)=0,218, kenyamanan fisik nilai Exp (B)=0,183, sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel komunikasi dokter paling berpengaruh terhadap loyalitas pasien di instalasi rawat inap Rumah Sakit Umum Bahagia Makassar Tahun 2022. Disarankan kepada pihak RSU Bahagia lebih agar memperhatikan komunikasi efektif, pengawasan dan pengendalian, evaluasi, serta kerjasama antar tim.
PENGARUH KUALITAS SISTEM, KUALITAS INFORMASI, DAN KUALITAS LAYANAN TERHADAP KEPUASAN PENGGUNA SISTEM INFORMASI MANAJEMEN DI RSIA KHADIJAH 1 MUHAMMADIYAH CABANG MAKASSAR Hastuti Hastuti; Sriyani Windarti; Ade Febrijal
Public Health And Medicine Journal Vol. 2 No. 1 (2024): PAMA Edisi Februari 2024
Publisher : ILRSCentre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59583/pama.v2i1.97

Abstract

Rumah sakit dengan setiap sistem informasi harus menyediakan akses informasi yang tepat waktu untuk meningkatkan pelayanan medis, mengurangi kesalahan medis, dan harus mampu memantau kegiatan pelayanan dan mengendalikan biaya operasional. Permasalahan yang ada yaitu masih terdapat beberapa unit yang belum terintegrasi dengan alasan SIMRS Khanza ini sifatnya umum/terbuka (Open source) bisa dipakai di semua rumah sakit sehingga perlu IT rumah sakit untuk mengembangkan/mengintegrasikannya tetapi masalah untuk saat ini memang ada kendala yaitu masalah alur yang ditetapkan di SIMRS Khanza dengan alur yang di tetapkan oleh Rumah Sakit agak sulit untuk dikoneksikan sehingga mau tidak mau untuk di beberapa unit masih menggunankan manual untuk melakukan pencatatan dan pelaporan. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis kualitas sistem, kualitas informasi, dan kualitas layanan terhadap kepuasan pengguna sistem informasi manajemen Rumah Sakit Sitti Khadijah 1 Muhammadiyah Cabang Makassar Tahun 2023.Jenis pada penelitian ini yaitu kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Populasi pada penelitian ini adalah pegawai/staf di Rumah Sakit Ibu dan Anak Sitti Khadijah 1 Muhammadiah Cabang Makassar dengan menggunalan teknik pengambilan sampel yaitu total sampling maka didapatkan sampel yaitu 104 pegawai. Teknik analisis data pada penelitian ini yaitu dengan analisis univariat, bivariat, dan multivariat dengan teknik olah data SPSS 16 menggunakan uji chi square. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat pengaruh antara kualitas sistem terhadap kepuasan pengguna dengan nilai p-value 0,029 < 0,05, terdapat pengaruh antara kualitas informasi terhadap kepuasan pengguna dengan nilai p-value 0,014 < 0,05, dan terdapat pengaruh antara kualitas layanan terhadap kepuasan pengguna dengan nilai p-value 0,014 < 0,05.
EVALUASI PROGRAM PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI (PPI) MENGGUNAKAN MODEL CONTEXT, INPUT, PROCESS, PRODUCT (CIPP) DI RUMAH SAKIT TK. II 14.05.01 PELAMONIA TAHUN 2023 Sriyani Windarti Wiwi; Darmawati Junus; Zulkifli; Sridewi
Public Health And Medicine Journal Vol. 2 No. 2 (2024): PAMA Edisi Juni 2024
Publisher : ILRSCentre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59583/pama.v2i2.103

Abstract

Sampai saat ini pencegahan infeksi nosokomial merupakan masalah yang harus ditanganioleh semua fasilitas kesehatan. Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) bertujuanuntuk mengidentifikasi dan mengurangi risiko infeksi di antara pasien, staf, profesionalkesehatan, pekerja kontrak, sukarelawan, pelajar, dan pengunjung. Tujuan penelitianini adalah untuk mengetahui hasil evaluasi program pencegahan dan pengendalianinfeksi dengan model CIPP (context, input, process, product) di rumah sakit TK. II14.05.01 Pelamonia. Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah desain penelitiandeskriptif dengan pendekatan kualitatif. Informan dalam penelitian ini berjumlahdelapan orang yang ditentukan melalui teknik purposive sampling berdasarkan strukturorg anisasi Komite Pencegahan dan Pengendalian Infeksi Rumah Sakit TK. II 14.05.01Pelamonia. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pedomanwawancara dan pedoman observasi berdasarkan lembar survei STARKES. Hasil penelitianpelaksanaan program PPI di Rumah Sakit TK. II 14.05.01 dalam evaluasi konteksPelamonia menunjukkan bahwa seluruh anggota PPI memahami tujuan program PPI.Evaluasi Input meliputi Sumber Daya Manusia: Sebagian anggota belum pernahmendapatkan pelatihan PPI, Sarana dan Prasarana: Cukup untuk program PPI, Anggaran :Sebagian informan masih belum mengetahui anggaran, Kebijakan PPI : Sebagianinforman belum mengetahui kebijakan PPI. Evaluasi proses yaitu pelaksanaan programPPI : terlaksana dengan baik, monitoring program PPI: terlaksana dengan baik, hambatanprogram: masih banyak hambatan dalam program PPI. Evaluasi outcome diukurberdasarkan capaian pada lembar survei STARKES dan menunjukkan bahwa programdilaksanakan dengan baik. Kesimpulannya, program PPI di Rumah Sakit TK. II 14.05.01Pelamonia berjalan dengan baik. Diharapkan adanya transparansi serta sosialisasianggaran dan kebijakan sehingga semua anggota PPI menyadari hal ini.