Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Berat Badan Bayi Lahir Rendah Dengan Kejadian Hiperbilirubinemia Pada Bayi Baru Lahir Esty Budiarti
Jurnal Bina Cipta Husada Vol 22 No 2 (2026): Jurnal Bina Cipta Husada
Publisher : STIKes Bina Cipta Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hiperbilirubin merupakan kondisi yang sering ditemui pada bayi baru lahir. Hiperbilirubin dapat mengancam jiwa, jika dibiarkan dapat menembus sistem syaraf dan menyebabkan kernikterus, yakni kerusakan otak permanen yang berisiko mematikan, kelumpuhan otak, atau gangguan pendengaran. Prevelensi hiperbilirubinemia ditemukan lebih tinggi pada bayi dengan berat badan lahir rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara berat badan bayi lahir rendah dengan hiperbirubinemia. Metode yang digunakan adalah retrospektif atau pengambilan data sekunder dari bulan Desember 2025-Juni 2026 dengan pengambilan Purposive sampling yaitu sebanyak 30 case dan 30 kontrol dianalisis dengan SPSS menggunakan uji Chi-Square. Hasil yang didapatkan bahwa terdapat hubungan antara berat badan lahir rendah dengan hiperbilirubinemia yakni  p= 0,037 (<0,05).