Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengabdian Berbasis Siklus Hidup: Identifikasi dan Penentuan Prioritas Masalah Kesehatan dengan Metode PAHO di Desa Sidayu: Pengabdian Yulis Indriyani; Syamkan Fatkhu Dinov; Afrida Isnania Khoiro; Intan Purnamasari; Dwi Kafita Maryam; Jauzatu Nasywa; Safira Salsabilah; Naila Salsabila; Sofiana Nabila
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6256

Abstract

Kesehatan masyarakat di wilayah pedesaan masih menghadapi berbagai permasalahan lintas siklus hidup yang memerlukan penanganan terintegrasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengidentifikasi masalah kesehatan berbasis siklus hidup serta menetapkan prioritas masalah menggunakan metode PAHO di Desa Sidayu, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang. Kegiatan dilaksanakan pada 10–27 April 2026 dengan pendekatan community-based service yang melibatkan 150 rumah tangga. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara terstruktur, pengukuran antropometri, serta telaah data sekunder dari Posyandu dan Puskesmas. Analisis dilakukan secara deskriptif dan penentuan prioritas menggunakan metode PAHO melalui Musyawarah Masyarakat Desa (MMD). Hasil pengkajian menunjukkan adanya permasalahan kesehatan pada seluruh kelompok usia, meliputi demam pada balita, rendahnya kepatuhan penggunaan helm pada remaja, rendahnya pengetahuan HIV/AIDS pada usia produktif, kurangnya asupan pendukung ibu hamil, serta tingginya kejadian rematik pada lansia. Berdasarkan penilaian PAHO, rematik pada lansia menjadi prioritas utama, diikuti demam pada balita dan perilaku berkendara tidak aman pada remaja. Sebagai tindak lanjut, disepakati lima program intervensi, yaitu HERBAL SMART MOM, RETASPRO, Paham NUTRILABEL Bersama Suami Siaga 45!, GELIS, dan SMART. Program dirancang secara partisipatif dengan memanfaatkan potensi lokal dan menyesuaikan kebutuhan masyarakat. Disimpulkan bahwa pendekatan siklus hidup yang dikombinasikan dengan metode PAHO efektif dalam menentukan prioritas masalah dan merancang intervensi yang tepat sasaran guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.
Identifikasi, Penilaian, dan Pengendalian Risiko Kesehatan dan Keselamatan Kerja Pembuatan Tahu. Teguh Irawan; Yulis Indriyani; Wafiq Zidna Amaliya; Rizqiani Karimah; Dyah Fauziah Fitriyani; Naila Salsabila; Haritsah Baihaqi; Tri Nugroho Kuncoro
Lontara Journal of Health Science and Technology Vol. 7 No. 2 (2026): Juli-Desember 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53861/lontarariset.v7i2.664

Abstract

Occupational Health and Safety (OHS) is an essential aspect in production processes, especially in Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) which are vulnerable to various workplace hazards. In tofu production industries, workers are often exposed to physical, chemical, mechanical, and ergonomic risks that can impact productivity and health. This study aims to analyze the types of occupational hazards and determine appropriate control measures using the HIRARC method. A qualitative descriptive approach was employed through a case study in one tofu-producing MSME in Batang Regency. Data collection methods included direct observation, semi-structured interviews with 15 workers, and documentation. Hazard identification, risk assessment, and risk control were conducted using the HIRARC method based on severity and likelihood. The study found multiple risks ranging from low to high levels, such as musculoskeletal disorders, burns, hearing loss, skin irritation, and respiratory issues. Proposed control strategies included the use of personal protective equipment (PPE), engineering controls such as ventilation and insulation, and administrative interventions. The findings indicate that the HIRARC method is effective for evaluating and managing OHS risks in MSMEs. This approach can support the implementation of a safer and healthier work environment in informal food production sectors.