Asih Rindi
Universitas Islam Zainul Hasan Genggong

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Normalisasi Pekerjaan Usia Sekolah: Analisis Sosiologis Terhadap Praktik Kehadiran Siswa yang Bekerja di MA Miftahul Islam Kecamatan Krucil Kabupaten Probolinggo Asih Rindi; Babul Bahrudin; Fika Anjana
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol. 5 No. 2 (2026): September 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v5i2.8615

Abstract

Fenomena siswa yang bekerja sambil bersekolah masih ditemukan di MA Miftahul Islam Kecamatan Krucil Kabupaten Probolinggo. Kondisi tersebut menyebabkan sebagian siswa mengalami ketidakhadiran, keterlambatan, serta rendahnya keterlibatan dalam proses pembelajaran. Meskipun demikian, praktik tersebut cenderung diterima dan dianggap sebagai hal yang wajar oleh keluarga, sekolah, maupun masyarakat. Penelitian ini dilakukan karena kajian mengenai pekerja anak selama ini lebih banyak berfokus pada faktor penyebab dan dampaknya terhadap pendidikan, sementara proses sosial yang membentuk penerimaan dan normalisasi terhadap praktik ketidakhadiran siswa yang bekerja masih jarang dikaji. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses normalisasi pekerjaan usia sekolah serta memahami bagaimana praktik ketidakhadiran siswa yang bekerja dimaknai dan diterima oleh keluarga, guru, dan sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus karena memungkinkan peneliti memperoleh pemahaman yang mendalam mengenai realitas sosial yang dialami siswa yang bekerja dalam konteks lingkungan pendidikan. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap 19 informan yang terdiri atas siswa yang bekerja, orang tua, guru, dan teman sebaya. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang bekerja cenderung mengalami penurunan konsistensi kehadiran, keterlibatan belajar yang rendah, serta kesulitan memahami materi pembelajaran akibat tuntutan pekerjaan. Penelitian ini juga menemukan bahwa praktik pekerjaan usia sekolah mengalami proses normalisasi melalui konstruksi sosial yang dibentuk oleh keluarga, teman sebaya, masyarakat, dan sekolah. Faktor ekonomi keluarga, lingkungan sosial budaya, serta latar belakang pendidikan orang tua menjadi faktor yang memengaruhi keberlangsungan praktik tersebut. Penelitian ini menyimpulkan bahwa normalisasi pekerjaan usia sekolah merupakan proses sosial yang membuat praktik bekerja sambil sekolah diterima dan dimaklumi sebagai bagian dari realitas kehidupan sehari-hari. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengkaji fenomena serupa pada berbagai jenjang pendidikan dan wilayah yang berbeda guna memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai normalisasi pekerjaan usia sekolah dan implikasinya terhadap keberlangsungan pendidikan anak.