Penggunaan WhatsApp di Kabupaten Purbalingga selama tiga tahun terakhir mengalami peningkatan cukup signifikan, persentase pengguna meningkat dari 48,54% tahun 2020 dan tahun 2023 menjadi 67,21%. Tren ini menyoroti peran aplikasi sebagai platform utama dalam komunikasi digital. Fokus penelitian, untuk menganalisis tingkat kepuasan dan faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan pengguna aplikasi WhatsApp di Kabupaten Purbalingga dengan menggunakan pendekatan technology acceptance model (TAM). Pengambilan data dilakukan melalui kuesioner berbasis online melibatkan sebanyak 384 responden. Metode penelitian yang digunakan adalah knowledge discovery in databases (KDD), meliputi data selection, preprocessing, transformation, data mining menggunakan algoritma linear regression dan evaluasi dalam menilai pola pada data mining baik atau tidak dalam mengambil keputusan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 80% merasa puas dan 19% sangat puas terhadap penggunaan aplikasi WhatsApp di kehidupan sehari-hari dalam berkomunikasi digital. Selain tersebut, faktor persepsi kegunaan (PU) tidakĀ berpengaruh terhadap kepuasan pengguna, dibandingkan faktor persepsi kemudahan pengguna (PEOU), sikap terhadap penggunaan (ATU), dan kecenderungan perilaku penggunaan (ITU) memiliki pengaruh signifikan terhadap kepuasan pengguna aplikasi WhatsApp. Hasil menunjukan bahwa masyarakat di Kabupaten Purbalingga merasa puas terhadap aplikasi WhatsApp, terdapat 3 faktor yang mempengaruhi secara signifikan yakni persepsi kemudahan penggunat, sikap terhadap penggunaan dan kecenderungan perilaku pengguna dalam menggunakan teknologi tersebut berpengaruh terhadap kepuasan pengguna.