Satiani Dalle
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Makassar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Media Sosial Dalam Meningkatkan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Remaja Hasiba Hasiba; Satiani Dalle; Sudin Riyadi
Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2026): Barongko : Jurnal Ilmu Kesehatan (Maret)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/bajik.v4i2.1065

Abstract

Adolescent reproductive health is a crucial aspect of public health development. Lack of knowledge about reproductive health can increase the risk of risky sexual behavior, sexually transmitted infections, and unintended pregnancy. Social media is a widely used source of information for adolescents to acquire health knowledge. This study aims to analyze the role of social media in improving adolescent reproductive health knowledge. The study used a descriptive analytical design with a cross-sectional approach. The study sample consisted of 80 adolescents selected using a purposive sampling technique. Data were collected using a questionnaire regarding social media use and reproductive health knowledge levels. Data analysis used the chi-square test. The results showed that 70% of respondents obtained reproductive health information through social media and there was a significant relationship between social media use and adolescent reproductive health knowledge levels (p = 0.003). It was concluded that social media plays a significant role in improving adolescent reproductive health knowledge.
Hubungan Tingkat Stres Dengan Kualitas Tidur Pada Lansia Di Wilayah Puskesmas Jongaya Makassar Satiani Dalle; Hasiba Hasiba; Sudin Riyadi
Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 5 No 1 (2026): Barongko : Jurnal Ilmu Kesehatan (November)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/bajik.v5i1.1528

Abstract

Stres dan gangguan tidur merupakan masalah kesehatan yang sering ditemukan pada lansia dan dapat memengaruhi kondisi fisik, psikologis, serta sosial. Perubahan akibat proses penuaan, penyakit kronis, penurunan aktivitas, dan masalah psikososial dapat meningkatkan stres serta berkontribusi terhadap penurunan kualitas tidur. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan tingkat stres dengan kualitas tidur pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Jongaya Makassar. Penelitian menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Responden penelitian berjumlah 80 lansia yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner terstruktur untuk mengukur tingkat stres dan kualitas tidur. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 22 responden (27,5%) mengalami stres ringan, 38 responden (47,5%) mengalami stres sedang, dan 20 responden (25,0%) mengalami stres berat. Berdasarkan kualitas tidur, sebanyak 29 responden (36,3%) memiliki kualitas tidur baik, sedangkan 51 responden (63,7%) memiliki kualitas tidur buruk. Hasil analisis statistik menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat stres dengan kualitas tidur pada lansia (p<0,05). Temuan tersebut menunjukkan bahwa peningkatan tingkat stres berkaitan dengan semakin buruknya kualitas tidur lansia. Oleh karena itu, deteksi masalah psikologis dan pengelolaan stres perlu menjadi bagian dari pelayanan kesehatan lansia.