Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Determinan Perilaku Hidup Sehat Pada Remaja Di Sekolah Menengah Harlina Harlina
Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2026): Barongko : Jurnal Ilmu Kesehatan (Maret)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/bajik.v4i2.1073

Abstract

Healthy lifestyle behaviors in adolescents are important factors in maintaining health and preventing various health problems in adulthood. Adolescence is a transitional period that is vulnerable to the formation of risky behaviors, so it is necessary to understand the factors that influence healthy lifestyle behaviors. This study aims to determine the determinants of healthy lifestyle behaviors in adolescents in secondary schools. This study used a quantitative method with an analytical design and a cross-sectional approach. The research sample consisted of secondary school students at School X. Data were collected using questionnaires and analyzed using statistical tests. The results showed that knowledge, attitudes, family support, and school environment were significantly associated with healthy lifestyle behaviors among adolescents (p < 0.05). The conclusion of this study is that healthy lifestyle behaviors among adolescents are influenced by various individual and environmental factors, thus requiring comprehensive health promotion efforts in the school environment.
Kesehatan Masyarakat Sebagai Pilar Peningkatan Kualitas Hidup Harlina Harlina; Rezqiqah Aulia Rahmat
Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2026): Barongko : Jurnal Ilmu Kesehatan (Maret)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/bajik.v4i2.1102

Abstract

Public health plays a strategic role in improving the quality of life of individuals and communities as a whole. The public health approach focuses not only on disease treatment but also on promotive and preventive efforts through community empowerment, environmental improvement, and control of health risk factors. This study aims to examine the role of public health as a key pillar in improving quality of life. The research method used is a descriptive study with a qualitative approach through a literature review and health policy analysis. The results of the study indicate that planned and sustainable public health interventions can improve the health, productivity, and social welfare of communities. The study concludes that public health is an important foundation for sustainable development and improving quality of life.
Efektivitas Promosi Kesehatan Dalam Mendukung Pengobatan Karies Gigi Pada Pasien Dewasa Harlina Harlina; Nurhaedah Nurhaedah
Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2026): Barongko : Jurnal Ilmu Kesehatan (November)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/bajik.v5i1.1444

Abstract

Latar Belakang: Karies gigi merupakan salah satu penyakit kronis yang paling banyak dialami masyarakat dan menjadi masalah kesehatan gigi serta mulut di berbagai negara. Pada pasien dewasa, karies yang tidak ditangani secara tepat dapat menyebabkan nyeri, gangguan fungsi pengunyahan, infeksi, penurunan kualitas hidup, hingga kehilangan gigi. Keberhasilan pengobatan karies tidak hanya ditentukan oleh tindakan klinis, tetapi juga oleh perilaku pasien dalam menjaga kebersihan rongga mulut, mematuhi jadwal kontrol, dan menerapkan pola hidup sehat. Promosi kesehatan berperan penting dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku pasien sehingga mendukung keberhasilan terapi karies. Tujuan: Menganalisis efektivitas promosi kesehatan dalam meningkatkan pengetahuan, perilaku pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut, serta kepatuhan menjalani pengobatan karies gigi pada pasien dewasa. Metode: Penelitian menggunakan desain quasi-experimental pretest–posttest with control group. Sebanyak 80 pasien dewasa yang menjalani perawatan karies dibagi menjadi kelompok intervensi (n=40) dan kelompok kontrol (n=40). Kelompok intervensi menerima promosi kesehatan melalui edukasi tatap muka, media leaflet, video edukasi, dan penguatan melalui media digital selama empat minggu, sedangkan kelompok kontrol memperoleh pelayanan rutin. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan, observasi perilaku kebersihan gigi dan mulut, serta lembar kepatuhan kontrol. Analisis menggunakan paired t-test, independent t-test, uji Chi-square, dan ANCOVA dengan tingkat signifikansi 5%. Hasil: Kelompok intervensi mengalami peningkatan skor pengetahuan yang signifikan dibandingkan kelompok kontrol (p<0,001). Perilaku menjaga kebersihan gigi dan mulut meningkat secara bermakna setelah intervensi (p<0,001). Tingkat kepatuhan terhadap jadwal kontrol pengobatan pada kelompok intervensi mencapai 90,0%, lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol (67,5%; p=0,012). Kesimpulan: Promosi kesehatan terbukti efektif meningkatkan pengetahuan, perilaku pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut, serta kepatuhan pengobatan karies gigi pada pasien dewasa. Integrasi program promosi kesehatan ke dalam pelayanan kedokteran gigi dapat mendukung keberhasilan terapi dan meningkatkan kualitas hidup pasien.