Salsabila Pratiwi
Universitas Islam Negeri Raden Fatah

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan Konseling Kelompok Dengan Teknik Motivational Interviewig Untuk Membangun Cara Berpikir Positif Pada Klien Yang Mengalami Relapse Di YPRN Ar-Rahman: Penelitian Salsabila Pratiwi; Zhila Jannati; Hartika Utami Fitri
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.6333

Abstract

Penelitian ini berjudul “Penerapan Konseling Kelompok Dengan Teknik Motivational Interviewing Untuk Membangun Cara Berpikir Positif Pada Klien Yang Mengalami Relapse Di YPRN Ar-rahman” Berpikir Positif adalah kemampuan individu dalam memandang diri, situasi, dan masa depan secara optimis, realistis, serta penuh harapan meskipun berada dalam kondisi sulit. Penelitian ini dilakukan bertujuan, Pertama untuk mengetahui bagaimana kondisi cara berpikir klien di YPRN Ar-Rahman yang mengalami relapse, Kedua untuk mengetahui bagaimana penerapan konseling kelompok dengan teknik motivational interviewing untuk membangun cara berpikir positif klien yang mengalami relapse di YPRN Ar-Rahman dan Ketiga untuk mengetahui tingkat perubahan cara berpikir positif klien di YPRN Ar-Rahman yang mengalami relapse setelah diterapkan konseling kelompok dengan teknik motivational interviewing. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek dalam penelitian ini yaitu klien yang mengalami relapse di Yprn Ar-Rahman. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan ialah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Adapun hasil dari penelitian bahwa berpikir positif terdapat beberapa Aspek diantaranya Aspek harapan yang positif, Aspek afirmasi diri, Aspek pernyataan yang tidak menilai, dan Aspek penyesuaian diri yang realistis. Penerapan konseling kelompok dengan teknik motivational interviewing yang diberikan kepada klien dilakukan selama empat kali pertemuan, dimana sebelum diberikan intervensi klien memiliki cara berpikir yang tidak stabil dan cenderung negatif serta mengalami kesulitan dalam mengelola pikiran positif, sehingga penerapan konseling kelompok dengan teknik motivational interviewing merupakan proses membantu klien dalam mengembangkan pola pikir positif, meningkatkan kesadaran diri, mengelola ambivalensi, serta menumbuhkan motivasi untuk berubah dan melanjutkan proses pemulihan.