Penelitian ini berjudul “Penerapan Konseling Kelompok Dengan Teknik Motivational Interviewing Untuk Membangun Cara Berpikir Positif Pada Klien Yang Mengalami Relapse Di YPRN Ar-rahman” Berpikir Positif adalah kemampuan individu dalam memandang diri, situasi, dan masa depan secara optimis, realistis, serta penuh harapan meskipun berada dalam kondisi sulit. Penelitian ini dilakukan bertujuan, Pertama untuk mengetahui bagaimana kondisi cara berpikir klien di YPRN Ar-Rahman yang mengalami relapse, Kedua untuk mengetahui bagaimana penerapan konseling kelompok dengan teknik motivational interviewing untuk membangun cara berpikir positif klien yang mengalami relapse di YPRN Ar-Rahman dan Ketiga untuk mengetahui tingkat perubahan cara berpikir positif klien di YPRN Ar-Rahman yang mengalami relapse setelah diterapkan konseling kelompok dengan teknik motivational interviewing. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek dalam penelitian ini yaitu klien yang mengalami relapse di Yprn Ar-Rahman. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan ialah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Adapun hasil dari penelitian bahwa berpikir positif terdapat beberapa Aspek diantaranya Aspek harapan yang positif, Aspek afirmasi diri, Aspek pernyataan yang tidak menilai, dan Aspek penyesuaian diri yang realistis. Penerapan konseling kelompok dengan teknik motivational interviewing yang diberikan kepada klien dilakukan selama empat kali pertemuan, dimana sebelum diberikan intervensi klien memiliki cara berpikir yang tidak stabil dan cenderung negatif serta mengalami kesulitan dalam mengelola pikiran positif, sehingga penerapan konseling kelompok dengan teknik motivational interviewing merupakan proses membantu klien dalam mengembangkan pola pikir positif, meningkatkan kesadaran diri, mengelola ambivalensi, serta menumbuhkan motivasi untuk berubah dan melanjutkan proses pemulihan.