Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi Perawatan Luka Berbasis Sistem Informasi Home Care di Puskesmas Ujanmas Kabupaten Muara Enim Yazika Rimbawati; Alex Atmasubrata; Alex Cardo
JURNAL LENTERA ILMIAH PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 3 No. 2 (2026): Jurnal Lentera Ilmiah Pengabdian Masyarakat (JLIPM)
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Luka merupakan salah satu masalah kesehatan yang paling sering dijumpai dalam pelayanan kesehatan primer di Indonesia, dengan risiko infeksi dan keterlambatan penyembuhan yang tinggi apabila penanganannya tidak dilakukan secara tepat. Masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Ujanmas, Kabupaten Muara Enim, masih menghadapi keterbatasan pengetahuan dalam melakukan perawatan luka secara mandiri di rumah, sementara pemanfaatan sistem informasi kesehatan berbasis home care di fasilitas kesehatan primer belum berjalan optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan keluarga pasien serta kader kesehatan dalam melakukan perawatan luka yang benar melalui pendampingan berbasis Sistem Informasi Home Care. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan identifikasi masalah, koordinasi dengan mitra, penyusunan media edukasi, pelaksanaan pretest, penyuluhan, demonstrasi perawatan luka, pelatihan penggunaan Sistem Informasi Home Care, pendampingan, posttest, serta monitoring dan evaluasi. Sasaran kegiatan meliputi keluarga pasien, kader kesehatan, dan masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Ujanmas. Media edukasi yang digunakan berupa leaflet, booklet digital, video tutorial, kode QR, grup WhatsApp, dan website Sistem Informasi Home Care. Evaluasi dilakukan melalui pretest-posttest, observasi keterampilan, serta kuesioner kepuasan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam perawatan luka mandiri serta peningkatan kemampuan peserta dalam mengakses layanan kesehatan melalui sistem informasi digital. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model edukasi kesehatan berbasis teknologi yang berkelanjutan di layanan kesehatan primer, khususnya dalam mendukung continuity of care bagi pasien dengan luka di lingkungan keluarga.
Edukasi Perawatan Luka Berbasis Sistem Informasi Home Care di Puskesmas Ujanmas Kabupaten Muara Enim Yazika Rimbawati; Alex Atmasubrata; Alex Cardo
JURNAL LENTERA ILMIAH PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 3 No. 2 (2026): Jurnal Lentera Ilmiah Pengabdian Masyarakat (JLIPM)
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Luka merupakan salah satu masalah kesehatan yang paling sering dijumpai dalam pelayanan kesehatan primer di Indonesia, dengan risiko infeksi dan keterlambatan penyembuhan yang tinggi apabila penanganannya tidak dilakukan secara tepat. Masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Ujanmas, Kabupaten Muara Enim, masih menghadapi keterbatasan pengetahuan dalam melakukan perawatan luka secara mandiri di rumah, sementara pemanfaatan sistem informasi kesehatan berbasis home care di fasilitas kesehatan primer belum berjalan optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan keluarga pasien serta kader kesehatan dalam melakukan perawatan luka yang benar melalui pendampingan berbasis Sistem Informasi Home Care. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan identifikasi masalah, koordinasi dengan mitra, penyusunan media edukasi, pelaksanaan pretest, penyuluhan, demonstrasi perawatan luka, pelatihan penggunaan Sistem Informasi Home Care, pendampingan, posttest, serta monitoring dan evaluasi. Sasaran kegiatan meliputi keluarga pasien, kader kesehatan, dan masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Ujanmas. Media edukasi yang digunakan berupa leaflet, booklet digital, video tutorial, kode QR, grup WhatsApp, dan website Sistem Informasi Home Care. Evaluasi dilakukan melalui pretest-posttest, observasi keterampilan, serta kuesioner kepuasan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam perawatan luka mandiri serta peningkatan kemampuan peserta dalam mengakses layanan kesehatan melalui sistem informasi digital. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model edukasi kesehatan berbasis teknologi yang berkelanjutan di layanan kesehatan primer, khususnya dalam mendukung continuity of care bagi pasien dengan luka di lingkungan keluarga.